Tafsir Salaf Shaleh dan Kaum Salafiyah (1)

Di antara slogan yang tak henti-hentinya dibanggakan kaum Salafi adalah bahwa akidah, pola pandang dan praktik keberagamaan mereka ditegakkan di atas pondasi Al Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman para Salaf Shaleh! Untuk sementara ini, saya tidak bermaksud mengadili konsep di atas yang mengharuskan kita memformat pemahaman kita tentang nash-nash agama; Al Qur’an dan Sunnah Nabi saw. sesuai dengan pemahaman Salaf Shaleh yang tidak terlalu jelas batasan dan kriterianya.

Akan tetapi kali ini saya handak menguji sejauh mana ketulusan, kejujuran dan konsistensi mereka dalam memelihari konsep ini… darinya Anda dapat menyaksikan sendiri sejauh mana konsistensi mereka terhadapnya!

Baca selebihnya »

Imam Bukhari dan Perawi Pencaci Maki sahabat!! (1)

Sikap damai lagi mesra terhadap para pembenci dan pencaci maki Imam Ali dan Ahlulbait serta berbanggga dalam mengandalkan riwayat mereka oleh para ulama hadis Sunni juga diperagakan Bukhari –Imam Besar Hadis, bahkan mungkin diangap Imam teragung-. Dalam kitab Shahihnya yang diyakini keshahihan seluruh hadis di dalamnya oleh ulama Sunni sehingga menjadi pandangan resmi mazhab itu, telah mengandalkan kaum Nawâshib yang sangat membenci Imam Ali as. dan juga mencaci maki dan menghina serta melaknati beliau as. sebagai sumber kepercayaan agamanya. Ia banyak meriwayatkan dari kaum Nawâshib. Baca selebihnya »

Perlakuan Diskriminatif Terhadap Pembawa Syari’at Islam

Seperti kita maklumi bersama bahwa agama Islam ditegakkan di atas dua pilar utama; Al Qur’an dan Sunnah Nabi saw. Kemutawatiran Al Qur’an menjadikannya tidak membutuhkan tawtsîq sanadi/pengukukan kebenaran nashnya dari sisi para pembawa berita (sanad). Sementara tidak demikian dengan Sunnah Nabi saw.[1] Baca selebihnya »

Ternyata Mencaci Maki Sahabat Nabi -Menurut Sunni- Tidak Apa-apa Hukumnya! (Bagian 2)

Adalah hal mengherankan lagi mengerikan bagi kemurnian agama Islam yang kita yakini kesuciannya apabila para penjahat perang, kaum bengis haus darah, kaum fasik, tiran, pembantai jiwa-jiwa mukminah tak berdosa dan kaum munafik dibanggakan sebagai pembawa ajaran suci tersebut! Baca selebihnya »

Salafiyah Wahhabiyah Pelanjut Misi Sesat Kaum Nawâshib!! (II)

Ibnu Taimiyah Pelestari Manhaj al Bakriyah an Nawâshib!

Klaim: Nabi Saw. Telah Menunjuk Abu Bakar Sebagai Khalifah Adalah Palsu!

Persembahan Untuk Blog haulasyiah

Pendahuluan:

Seperti telah saya katakan dalam artikel sebelumnya: Salafiyah Wahhabiyah Pelanjut Misi Sesat Kaum Nawâshib! (1) pandangan umum kaum Muslimin tentang masalah ada atau tidaknya nash penunjukan Nabi saw. atas Khalifah pengganti beliau bahwa Ahlusunnah sepakat akan ketiadaan nash dan bahwa Nabi saw. tidak menunjuk siapapun untuk mengisi posisi sentral tersebut. Sementara Syi’ah meyakini adanya nash atas Imam Ali as. sebagai Khalifah dan Imam sepeninggal Nabi saw.

Sementara itu ada kelompok ketiga yang meyakini bahwa Nabi saw. telah menunjuk Abu Bakar sebagai Khalifah. Kelompok terakhir ini adalah kelompok al bakriyah atau Nawâshib (para pembenci Imam Ali dan keluarga Nabi saw.). kelompok ini terpecah dalam dua pandangan; sekelompok mengatakan adanya nash penunjukan terang dan sebagian lainnya mengatakan nash penunjukan atas Abu Bakar itu bersifat samar atau sekedar isyarat.

Baca selebihnya »

Masihkah Ahli hadis Ahlusunnah Dapat Dipercaya? (6)

Muhammad ibn Yahya adz Dzuhali Musuh Bebuyutan Imam Bukhari!

Di antara tokoh yang sangat diandalkan dalam memberikan penilaian terhadap para periwayat Sunnah Nabi saw. adalah: Muhammad ibn Yahya adz Dzuhali. Ia adalah seorang al Imam Syeikhul Islam, Hâfidz kota Nisabur… kepemimpinan ilmu di wilayah Khurasan berada di tangannya, ia terpercaya, tsiqah, berhati-hati dalam agama dan konsisten menjalankan sunnah… Baca selebihnya »

Masihkah Ahli Hadis Ahlusunnah Dapat Dipercaya? (5)

Imam Ahmad ibn Hanbal

Tokoh lain yang begitu diandalkan Ahlusunnah dalam penukilan hadis dan penilaian para periwayat adalah Imam Ahmad ibn Hanbal –sala seorang pendiri empat mazhab fikih Ahlusunnah dan bapaak Mazhab Kala Sunni-. Baca selebihnya »

Salafiyah Wahhabiyah Pelanjut Misi Sesat Kaum Nawâshib ! (1)

Persembahan Untuk Blog haulasyiah

Tidak ada kebencian terhadap keluarga suci Nabi Muhammad saw. yang ditampakkan kelompok yang mengaku Muslim melebihi kebencian kaum Nawâshib, baik al Bakriyyah al Utsmaniyyah maupun kaum Khawârij. Sejarah mencatat bahwa tidak sedikit dari mereka yang menyelinap di tengah-tengah umat Islam dengan menyembunyikan identitas mereka sesungguhnya, namun demikian kebusukan akidah dan jiwa mereka sulit mereka sembunyikan, sebab sepandai-pandai seorang menyembunyikan bangkai di kantungnya toh pasti akan terciaum juga cepat atau lambat! Kebusukan mental dan jiwa mereka akan tercium melalui kata-kata yang terlontar atau sikap sinis yang tampak dari mereka

Baca selebihnya »

Lima Belas Bukti Palsu Khilafah Abu Bakar (9)

Persembahan Buat Kaum Salafiyah Wahhabiyah dan Blog Haulasyiah!

Kisah Abu Bakar Menjadi Imam Shalat Di Hari-hari Akhir Hidup Nabi saw. adalah Kisah Kepalsuan

Tak henti-hentinya saudara-saudara kami Ahlusunnah, dan khususnya yang Nawâshib di antara mereka, di antaranya adalah Pendiri Sekte Wahhabiyah dan kaum Wahabi …. Tak henti-hentinya mereka berdalil dengan kasus ditunjuknya Abu Bakar menjadi imam shalat di hari-hari akhir kehidupan Nabi saw. bahwa sebenarnya penunjukan itu oleh Nabi saw. adalah sebuah isyarat atau bahkan dianggap sebagai penunjukan samar/khafiy atas kekhalifahan Abu Bakar… Baca selebihnya »

Lima Belas Bukti Palsu Khilafah Abu Bakar (8)

Di antara hadis yang diandalkan oleh Ibnu Abdil Wahhab –pendiri sekte Wahabiyah- dan juga oleh para pemuka kaum Nawâshib adalah riwayat yang mereka nisbatkan kepada Nabi saw. bahwa beliau telah menegaskan nama-nama para Khalifah dalam sebuah peristiwa ketika beliau berpatisipasi dalam membangun sebuah masjid. Hadis itu sebagai berikut: Baca selebihnya »

Lima Belas Bukti Palsu Khilafah Abu Bakar (7)

Untuk lebih meyakinkan kaum awam, para Nawâshib membawa-bawa nama suci Imam Ali as. untuk mereka palsukan! Dan itu adalah cara lugu dan hanya orang lugulah yang termakan olehnya! Baca selebihnya »

Para Imam Dan Pembesar Ulama Ahlusunnah Saling Menyesatkan! (1)

Imam Abu Hanifah Dikecam Habis Tokoh-tokoh Ahlusunnah!

Permusuhan dan perseteruan hingga batas menfasikkan, menyesatkan bahkan mengafirkan di antara para imam mazhab dan pembesar ulama Ahlusunnah adalah sebuah kenyataan pahit memalukan yang tak dapat ditutup-tutupi oleh sikap curang dan merahasiakan. Imam Malik ibn Anas mengecam habis Abu Imam Hanifah, para ulama pendukung Imam juga mengecam habis Imam Malik… Imam Syafi’I dihujat habis dan diragukan keimanannya bahkan dikatakan lebih jehat dari Iblis… Imam Ahmad mengecam dan juga dikecam oleh para ulama lainnya… al hasil, yang akan ditemukan dalam cacatan sejarah mereka hanya mengecam dan dikecam…. Mungkin itu penjelmaan sabda nabi saw. bahwa perselisihan umaatkku adalah rahmat!!! Baca selebihnya »

Ternyata Mencaci Maki Sahabat Nabi -Menurut Sunni- Tidak Apa-apa Hukumnya! (Bagian 1)

Pendahuluan:[1]

Dunia hadis Sunni sedang menghadapi ujian berat dalam banyak sisi dan lini untuk mempertahankan kenetralan dan kevalidannya! Mampukah ia keluar darinya dengan sukses mengusung etika kejujuran, kenetralan, obyektifitas dan berpihak kepada al haq? Itulah pertanyaan yang hendak kita cari tau jawabannya dalam artikel ini. Baca selebihnya »

Mengapa Ali Tidak Memprotes Pembaiatan Atas Abu Bakar? (2)

Mengapa Imam Ali as. Akhirnya Membaiat Abu Bakar?

Adapun mengapa akhirnya Imam Ali as. memberikan baitannya untuk Abu Bakar? Riwayat-riwayat dari Aisyah di atas mengatakan bahwa ia memohon perdamaian dengan pihak Abu Bakar dikarenakan kematian Fatimah yang mengakibatkan berpalingnya orang-orang dari Ali as. Baca selebihnya »

Mengapa Ali Tidak Memprotes Pembaiatan Atas Abu Bakar? (1)

Pengingkaran Pendiri Mazhab Wahabi; Syeikh Ibnu Abdil Wahhâb terhadap tegasnya petunjuk hadis Ghadir sebagai penujukan atas Imam Ali as. sebagai Pemimpin Tertinggi Umat Islam sepeninggal Nabi saw. yang telah kami bantah kepalsuan dan kebatilan anggapannya pada edisi sebelumnya, ia susul denan kata-kata:

Baca selebihnya »