Abu Hurairah Belajar Ayatul Kursi Dari Setan, Bukan Dari Rasululah saw.

Ada sebuah riwayat yang telah dishahihkan para ulama Ahlusunnah dan tidak seorang pun dari mereka meragukannya, karena ia telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam Kitab tersuci setelah Al Qur’an… riwayat tersebut mengatakan bahwa Abu Hurairah –sahabat yang paling diandalkan dalam meriwayatkan sunnah Nabi saw.- telah mendapat keistimewaan dengan dipilih sebagai murid khusus SETAN untuk diajarkan ayat Kursi, dan SETAN menasehatinya agar membacanya sebelum tidur….

Kisah itu demikian, Abu Buhairah bercerita bahwa pada suatu saat Nabi saw. mengamanatinya untuk menjaga zakat fitrah yang telah dikumpulkan, lalu ditengah malam ia dikejutkan dengan masukknya seorang penyusup yang mencuri beberapa genggam gandum zakat itu… untuk Abu Hurairah cekatan, ia langsung mengkap sang pencuri itu.. ia mengancam akan melaporkannya kepada Rasulullah saw…. Si pencuri tak henti-hentinya merayu Abu Hurairah agar tidak melaporkannya karena ia benar-benar sedang dihimpit kebutuhan yang sangat mendesak… memdengar keluhannya itu, Abu Hurairah pun iba… ia tidak jadi melaporkannya..

Keesokan harinya menegur Abu Hurairah, ‘Hai Abu Hurairah, bagaimana kabar tawananmu tadi malam? Abu Hurairah menyampaikan uzurnya mengapa ia melepaskannya… ia mengeluh benar-benar sedang kepepet! Nabi saw. mengingatkan Abu Hurairah bahwa ia dusta dalam alasan yang ia sampaikan, dan –kata Nabi- ia akan kembli lagi nanti malam… Abu Hurairah pun yakin, pencuri akan datang lagi… persis seperti yang dikabarkan Nabi saw. ia datang lagi dan kembali mencuri… dan untuk kedua kali Abu Hurairah menangkapnya dan mengancam akan melaporkannya kepada Rasulullah saw. dan sang pencuri pun menyampaikan permohonannya seperti malam pertama dan Abu HHurairah pun iba dan kasihan sehingga merahasiakan kejadian itu… keesokan harinya, Nabi kembali menegur Abu Hurairah… Malam ketiga juga terjadi lagi aksi pencurian itu…. Kali ini Abu Hurairah agak serius hendak melaporkannya… sehingga setan malakukan negoisasi dan memberikan kompensasi asal Abu Hurairah tidak melaporkannya kepada Nabi… Abu Hurairah setuju… dan SETAn pun mulai mengajarkan doa mujarrab untuk keselamatan dari gangguan setan… Abu Hurairah bertanya, ‘Doa apa yang Engkau maksud?” SETAN berkata mengajari Abu Hurairah, “Jika engkau mendatangi tempat tidurmu, bacalah ayat Kursi… pasti kamu sentiasa dalam penjagaan Allha dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi.”

Keesokan harinya, Abu Hurairah melaporkan peristiwa itu, dan Nabi pun memberitahukan kepadanya bahwa yang datang mengajarimu tadi malam adalah SETAN!

Ini Teks Riwayat Abu Hurairah di atas:

عن ‏ ‏محمد بن سيرين ‏ ‏عن ‏ ‏أبي هريرة ‏ ‏رضي الله عنه ‏ ‏قال وكلني رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏بحفظ زكاة رمضان فأتاني آت فجعل ‏ ‏يحثو ‏ ‏من الطعام فأخذته وقلت والله لأرفعنك إلى رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏قال إني محتاج وعلي عيال ولي حاجة شديدة قال فخليت عنه فأصبحت فقال النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏يا ‏ ‏أبا هريرة ‏ ‏ما فعل أسيرك البارحة قال قلت يا رسول الله شكا حاجة شديدة وعيالا فرحمته فخليت سبيله قال أما إنه قد كذبك وسيعود فعرفت أنه سيعود لقول رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏إنه سيعود ‏ ‏فرصدته ‏ ‏فجاء ‏ ‏يحثو ‏ ‏من الطعام فأخذته فقلت لأرفعنك إلى رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏قال دعني فإني محتاج وعلي عيال لا أعود فرحمته فخليت سبيله فأصبحت فقال لي رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏يا ‏ ‏أبا هريرة ‏ ‏ما فعل أسيرك قلت يا رسول الله شكا حاجة شديدة وعيالا فرحمته فخليت سبيله قال أما إنه قد كذبك وسيعود ‏ ‏فرصدته ‏ ‏الثالثة فجاء ‏ ‏يحثو ‏ ‏من الطعام فأخذته فقلت لأرفعنك إلى رسول الله وهذا آخر ثلاث مرات أنك تزعم لا تعود ثم تعود قال دعني أعلمك كلمات ينفعك الله بها قلت ما هو قال إذا أويت إلى فراشك فاقرأ آية الكرسي ‏

الله لا إله إلا هو الحي القيوم ‏

‏حتى تختم الآية فإنك لن يزال عليك من الله حافظ ولا يقربنك شيطان حتى تصبح فخليت سبيله فأصبحت فقال لي رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏ما فعل أسيرك البارحة قلت يا رسول الله زعم أنه يعلمني كلمات ينفعني الله بها فخليت سبيله قال ما هي قلت قال لي إذا أويت إلى فراشك فاقرأ آية الكرسي من أولها حتى تختم الآية ‏

‏الله لا إله إلا هو الحي القيوم ‏

‏وقال لي لن يزال عليك من الله حافظ ولا يقربك شيطان حتى تصبح وكانوا أحرص شيء على الخير فقال النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏أما إنه قد صدقك وهو كذوب تعلم من تخاطب منذ ثلاث ليال يا ‏ ‏أبا هريرة ‏ ‏قال لا قال ذاك شيطان ‏

(Lebih jelasnya baca langsung Shahih Bukhari, pada Kitab “al-Wakalah” Bab “Idza Wakkala Rajulan…”, Baca juga  tafsir Ibnu Katsir,1/306 dan ia berkata hadis ini dari Riwayat Bukhari, an Nasa’i dalam Kitab al Yaum wa al Lailah) Hadis diatas kami ambil dari  situs “Kementerian Urusan Agama dan Waqaf Saudi Arabia” silahkan anda merujuknya disini

Ibnu Jakfari Berkata:

Karena Abu Hurairah adalah seorang sahabat terpandang dan jujur tutur katanya, maka saya yakin Anda pasti percaya bahwa beliau belajar paling afdhalnya ayat Al Qur’an; Ayatul Kursi dari mulut setan yang berbaik hati dengan mengajarinya senjata yang akan menyemalatkannya dari gangguan setan yang terkutuk, tidak seperti para sahabat lainnya yang belajar langsung Ayatul Kursi dari mulut suci Rasulullah saw.

Dan kita sekarang mungkin lebih beruntung sebab SETAN sekarang tidak lagi gemar menjarah KUD atau KIOS-KIOS PEDAGANG BERAS DAN SEMBAKO! Kalau SETAN terus menjarah KUD kita pastilah persiapan PANGAN kita akan terancam!

About these ads

64 Tanggapan

  1. hehehehe…
    aya..aya wae

  2. ya allah jauhkanlah aku dari pemikiran sesat ini, tunjukkanlah kami kejalan MU bukan jalannya setan terkutuk ini yg telah memperdaya abuhuroiroh dan memperdaya muslimin.

    Ibnu Jakfari:

    Kawan apa yang anda maksud dengan pemikiran sesat adalah hadis Bukhari di atas?

  3. Salam Ustaz

    Kami berasa sgt bahagia kerna penjelasan2 yg Ustaz bawakan.

    Kami terbaca hadis Abu Hurairah dlm shahihin ttg Nabi Sulaiman as yg menggauli kesemua isterinya utk mendapatkan anak, tanpa mengucapkan insya Allah, lalu tiada yg mengandung kecuali seorang, yg kemudian melahirkan anak yg separuh manusia. Kami baca komentar di situs Wahabi yg berkata, maknanya, anak itu tiada anggota badan dari pinggang ke bawah. Benarkah? Mohon, jika berpeluang utk Ustaz jelaskan.

    Wassalam

    Ibnu Jakfari:

    Insya Allah dalam artikel2 akan datang kami sajikan tentang hadis itu. Doakan.

  4. Weleh-weleh aya’ aya’ wae pak jakfari ini…. Masak setan ngajarin ayat yang bisa menangkal bisikan setan… tapi anehnya yang diajari malah sedang kena tipu setan! Aneh rasanya….
    Dalam hemat saya cuma ada dua asumsi: Pertama: Abu Hurairah atau salah seorang perawi hadis itu berbohong… kedua: Atau bukhari yang mengada-ngada!
    Kalau ada kemungkinan lain tolong disajikan di sini…. biar jadi seru…

  5. ya Allah jauhkanlah aku dan bangsa ini tipudaya dan kejahatan syetan, tunjukkanlah kami kejalan MU bukan jalannya para salaf yg telah terpedaya syaethon spt abuhuroiroh ini…amiiin

  6. ya Allah jauhkanlah aku dan bangsa ini dari tipudaya dan kejahatan syetan, tunjukkanlah kami kejalan MU bukan jalannya para salaf yg telah terpedaya syaethon spt abuhuroiroh ini…amiiin
    Balas

  7. Pemikiran yang nyeleneh…. ini nih orang baru bisa bahasa arab terus mengartikan semau udelnye (bodongnya) tanpa bimbingan guru/ulama yang terpercaya ilmunya…

    Ente kalo buat pemahaman sendiri…. hati2x aja terhadap azab & hari pembalasan nanti…. semua akan di minta pertanggung jawaban

    Hati2x mas terhadap pemahaman ente yang ngawur & mengina sabahat nabi yang mulia

    Ibnu Jakfari:

    Tayyib ya akhi, kalau pemahaman ana ente bilang ngawur, lalu gimana pemahaman yang benar tentang hadis itu? Tolong ajarkan kepada kita semua di sini!

    • Ya Allah, Ente menyampaikan sebagian hadis dan membuang sebagian yang lain, dari rujukan yang ente kasih justru ada kalimat terakhir yang menjadi inti hadist itu yakni kalimat “sesungguhnya dia benar dan dia juga dusta” sebelum kalimat “Nabi pun memberitahukan kepadanya bahwa yang datang mengajarimu tadi malam adalah SETAN!”

      Bagaimana kalian berdakwah dengan cara berdusta seperti ini, kalian tidak lebih seperti setan, sebagian benar, sebagian dusta. WAHAI PEMBACA, CEK LAH DGN BENAR SIAPA YG BERDUSTA SAYA ATAU PEMBUAT BLOG INI.

      • @mas Anti Setan

        Mas jangan seperti setan toh asala tuduh…. tanpa bukti

        Ya Allah, Ente menyampaikan sebagian hadis dan membuang sebagian yang lain….,

        padahal oleh penulis sudah diterangkan sumber pengambilan hadis tersebut dari webiste milik negara wahabi saudi arabia kementrian urusan agama…..-

        ….Hadis diatas kami ambil dari situs “Kementerian Urusan Agama dan Waqaf Saudi Arabia” silahkan anda merujuknya disini

        nah kalo ente klik kata -disini- ente akan dibawa ke sumber penukilan ini:

        http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?Doc=0&Rec=3630

        jadi kalo gitu KEMENTRIAN AGAMA SAUDI ARABIA YANG WAHABI ITU DONG YANG menyampaikan sebagian hadis dan membuang sebagian yang lain SEPERTI ENTE BILANG !!

        kebanyakan salafy/wahabi memberi komrentar tanpa membaca tulisan sebelumnya, jadi akibatnya ya seperti ini..!!

        baca dong prol!

    • memang betul, yang datang kepada abu hurairah adalah setan yang kemudian mengatakan jika mau tidur dan selamat dari ganguuan jin, maka bacalah ayat kursi..

      tetapi bukankah itu sudah dalam persetujuan rosululloh??
      Beliau mengatakan; dia adalah pendusta sedang yang dia katakan benar.

      Abu hurairah sedang diberi ilmu oleh Rosululloh melalui kisah si iblis tadi bukan???

      jadi bukan kemudian abu hurairah hanya MENGAMINI apa yang iblis katakan….

      piye pak jakfari? sampeyan pasti nyari bantahan lagi.
      POKOKE ILMUNE SYIAH ITU PIYE CARANE PARA SAHABAT JELEK DIMATA KAUM MUSLIMIN.

      PADAHAL SYIAH-LAH YANG SESAT…….

      ___________________
      Ibnu Jakfari:

      Akhi, semua analisa “jitu” yang penjenengan sampaikan itu perlu dibuktikan, biar tidak menjadi bahan tertawaan kaum berilmu.

  8. salam.,saya agak ragu dengan penulisan ustaz ni.apa pun kepada pembaca sekalian jgn menghukum abu hurairah berdasarkan kenyataan diatas.belum tentu benar apa yg di tulisnya.disebabkan abu hurairah kita memahami hadis berkaitan iman dan tauhid.hati-hati dgn fahaman syiah yg kian meracuni kita supaya membenci sahabat rasulullah..astaqfirullahhalazim…..

  9. Maksudnya NGIBUL: pemahaman apapun tentang “membuka” kesalahan riwayat adalah SALAH. jadi dalam madzhab NGIBUL kita harus tutup mata dan menelan mentah-mentah semua riwayat. Kalau toh kita lihat riwayatnya aneh, sebaiknya pikiran kita yang “diselewengkan” untuk memberi ta’wil yang lebih aneh lagi supaya kelihatan riwayatnya tidak aneh…hehehe bingung ya?!

  10. ^_^
    ya akhi, tidak henti-hentinya anda coba memojokkan Sahabat Nabi yah,
    coba anda jabarkan dulu, apakah Abu Hurarirah tau kalau yang mengajarkannya ayat itu adalah Syetan ?

    anda sudah curang, karena matan hadit itu anda terjemahkan sesuka hati, bisa saya pastikan bahwa lafadz Syethan dalam matan hadit itu hanyalah 1x, itupun bila ia dilafadzkan oleh Rosulullah

    ‏حتى تختم الآية فإنك لن يزال عليك من الله حافظ ولا يقربنك شيطان

    namun, kenapa dalam terjemahan anda menukil lafadz Syetan begitu banyak ?

    kenapa Rosulullah menyatakan demikian ?
    itu dikarenakan Abu Hurairah tidak mengetahui satu yang Ghoib atas kejadian yang menimpanya pada hari itu.

    Anda seharusnya tidak perlu memojokkan Sahabat Nabi seperti Abu Hurairah hanya dikarenakan melakukan perbuatan yang tidak ia ketahui, karena itu hanya mengotori hati anda dan insyaAllah tuntutan itu akan berlaku di akhirat.
    wallahu a’lam

    _____________________
    Ibnu Jakfari Menjawab:

    Ya akhi, teks hadisnya sudah saya cantumkan. jadi kalau ada penyelewengan penerjemahan tolong dikoreksi!
    kalau mengungkap kenyataaan ini dianggap memojokkan sahabat Abu Hurairah, makaa Bukhari lah yang pertama kali harus bertanggung jawab!!

  11. salam…..

    sama sekali tidak ada keraguan dengan hadis itu….

    bukankah itu semakin menunjukkan keutamaan Abu Hurairoh…,bahwa bener2 hati beliau sangat polos dan bersih dari segala penyakit hati…,walaupun sudah jelas sang pencuri..,namun karena akan memberikan nasehat beliau mau menerimanya…
    dan begitulah yang dikatakan Imam ALi:
    “lihatlah yang yang dikatakan,jangan melihat siapa yang mengatakan”

    bahkan Rasul bersabda:
    “Kebaikan itu bagaikan permata yang hilang milik orang mu’min…,maka jika kau temukan walau di comberan ambillah….,au kama qol”

  12. Mana nih si NGIBUL?Klo msh punya nyali dan ngrasa punya ilmu jwb deh pertanyaan ibnu jakfary!udah pd kabur nih wahabi

  13. salam………

    benar….,dan tak ada sedikitpun keraguan bagi kami akan hadis itu…..,sungguh benar apa yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhary dalam Kitab Shohihnya tentang riwayat Abu Hurairoh itu.

    Namun demikian,memang harus dimaklumi, begitulah akibatnya jika selalu memandang dari sudut yang negatif…,sehingga walaupun sebenarnya yang dilihat adalah kebaikan ,justru dipahami sebagai suatu yang buruk…

    namun sebelum berkomentar lebih lanjut,ada yang belum disebutkan dalam kisah di hadis itu, yaitu, tentang disaat hari ketiga, Rasulullah berkata lagi kepada abu hurairoh tentang pencuri yang telah ditangkapnya, bahwa pencuri itu sebenarnya adalah syaitan yang menjelma sesosok mahkluk, namun demikian, yang diajarkan kepadanya tentang ayat kursi adalah memang benar,sebagai pengusir Syaitan.

    Adapun pemahaman yang sesuai dari riwayat hadis di atas,bagi kami justru semakin menunjukkan keutamaan Sahabat Abu Hurairoh…,ya hadis diatas justru semakin membuktikan kepolosan dan kebersihan hati beliau dari segala penyakit hati….

    kenapa demikian….,sebab bukankah sikap demikian mencerminkan kebersihan hati seseorang.
    Maka timbul pertanyaan…,Kenapa bisa demikian..?
    Jawabnya, yaa….,sebab, meskipun beliau mengetahui bahwa “mahluk” itu sebenarnya seorang pencuri,bahkan telah 3 kali dalam 3 malam berturut-turut beliau tlah berhasil menangkap basah…..,namun karena sang pencuri akan memberikan ilmu kepada Abu Hurairah,beliau tidak lagi melihatnya sebagai pencuri……,karena memang beliau sangat haus terhadap ilmu,walaupun dari seseorang yang telah jelas sebagai pencuripun masih beliau hargai karena ilmu yang akan diberikan.

    beginilah sikap yang harus dimiliki bagi setiap kaum muslimin, khususnya sebagai pecinta Imam Ali, sebab, bukankah beliau telah mengatakan:
    “lihatlah terhadap apa yang dibicarakan…,jangan melihat siapa yang membicarakan”…
    Kalam bijak beliau yang lain juga:
    “aku adalah budak bagi siapapun yang mengajariku walau satu huruf”
    bahkan ditegaskan pula oleh Habibullah Muhammad SAW, bahwa:
    “Kebaikan itu ibarat permata berharga yang hilang milik orang mu’min,maka jika kau menemukannya walau dari mulut hemar sekalipun maka ambillah” atau dalam riwayat yang lain “…walau ditemukan dari air comberan sekalipun, maka ambillah ” au kama qaoul…

    Manakah yang lebih berharga dari pada kalam Allah (baca:ayat kursi)
    Wallahu’alam

    _____________
    Ibnu Jakfari Menjawab:

    Salam akhi sagifah BSA bin Haddar…. (mengapa ganti nama akhi?)
    tentang kesimpulan yang Anda katakan, itu adalah sepenuhnya hak Anda, saya tidak berhak mencampurinya. tapi sepertinya kepolosa tidak harus membiarkan, gandum zakat diserahkan kepada pencuri walaupun ia menjanjikan akan mengajari ayat Al Qur’an! Sebab gandum itu bukan milik Abu Hurairah kan?
    tapi itu mungkin hasil ijtihad Abu Hurairah yang kalaupun salah tetap diberi satu poin pahala!!!

    Dan kalau seperti yang Anda katakan bawha maksud saya mencela Abu Hurairah tolong ditunjukkan dalam kata-kata mana celaan itu, saya akan rubah nanti. Syukran katsiran.

    • pecinta Imam Ali, sebab, bukankah beliau telah mengatakan:
      “lihatlah terhadap apa yang dibicarakan…,jangan melihat siapa yang membicarakan”…

      iya betul….tetapi menerima ilmu (apa yg dibicarakan) bukan dengan kompensasi membebaskan hukum mencurinya, karena yg berbicara itu sdh ketangkap basah mencuri 3x. bukan itu maksud dr Imam Ali as

  14. kenapa tulisan saya dihapus ?
    seperti inikah wujud kejujuran ?

    ya akhi fillah..
    sampai kapanpun anda coba mencela Sahabat Nabi, toh hakikat tidak akan berubah, Surga bukan kepunyaan anda dan Adzab Allah adalah dekat sekali.

    _____________________
    Ibnu Jakfari Menjawab:

    ya akhi tulisan yang mana yang kamu maksudkan? kami tidak pernah menghapus komen di sini. Semua kami muat biar ngawurnya seperti apa, asal bukan copy paste!
    Apa yang kamu maksud dengan mencela sahabat itu? Ini kan riwayat Imam Bukhari? masa sih Imam Bukhari mencela sahabat?
    Wallahu a’lam

  15. ya akhy….
    kenapa yaa…moderasinya kok lama…
    Ada apa dengan Jakfari…?!

    ______________
    Ibnu Jakfari

    Karena saya tidak bekerja mengurus blog ini (tidak ada yang menggaji) karenanya saya harus bekerja, mengurus keluarga dll. jadi harap bersabar !

  16. wahai anak laki2nya pak jakfari…sampeyan ini wong wahabiyun tho.klo ayat kursi itu bisikan syetan, ngapain jg omongan syetan yg terkutuk ada dlm alquran.sampeyan mang pinter tapi rodo’ sedeng alias senteng alias g e n d e n g

  17. Sahabat Nabi saw itu kriterianya bagaimana sih???
    Kalau semua yang pernah berjumpa dengan Nabi dikatagorikan sahabat, rasanya janggal bagi saya{mungkin karena ilmu sy dangkal}, sebab jika semua sahabat dengan kriteria diatas, berarti semua adalah baik, semua mengikuti ajaran Nabi, semua ilmunya mendalam.
    Sebab dalam logika saya, tak mungkin Nabi menganggap seseorang itu sbg sahabat Beliau, kalau orang tersebut tidakl taat pada Allah dan Rasulnya.

  18. kalau boleh saya ingin menerjemahkan potongan dialog terakhir antara Nabi saw dan Abu Hurairah dalam hadits yang pak ustad kutip di atas,

    Nabi saw bersabda, “adapun dia (pencuri itu) sesungguhnya dia telah mengatakan sesuatu yang benar, walau pun dia tetap tukang bohong. dan tahukah kamu, hai Abu Hurairah, siapa yang berbicara (bukan belajar-red) denganmu sejak tiga hari yang lalu itu?”
    Abu Hurairah menjawab, “tidak”.
    Nabi saw bersabda, “dia itu setan”

    saya agak bingung pak ustad?
    1. bukankah di akhir hadits itu Nabi saw sendiri yang menyatakan bahwa pencuri itu berkata jujur ? (walaupun dengan catatan bahwa dia tetap dinyatakan tukang bohong)
    2. bukankah Nabi saw sendiri yang memberi tahu Abu Hurairah bahwa yang berbicara dengannya adalah setan? artinya Abu Hurairah tidak mengetahui kecuali setelah diberitahu Nabi saw.
    3. dan bukankah Nabi saw sendiri tidak menyalahkan ucapan sang setan itu karena dia sedang berkata jujur?
    4. jadi, bisakah dikatakan bahwa Abu Hurairah belajar kepada setan? padahal setiap pembicaraan dan kejadian di tiga malam itu diketahui dan ada laporannya kepada Nabi saw.

    maaf, saya masih belajar..

    • ya akhi ana coba bantu menjawab yah…maaf klo ga sesuai dengan yang anda inginkan
      1 & 3 ) pertama: hadist ini sangat aneh bunyinya, peletakan proposisi bahasa dalam kalimat tersebut menyatakan bahwa hal tersebut adalah mustahil! ini dikarenakan, bagaimna mungkin sesuatu yang bertolak belakang (kontradiksi) dapat di satukan dalam satu momen..!
      contoh : Apakah mungkin anda melihat ke sebelah kanan disaat anda sedang melihat ke kiri?
      kesimpulannya adalah :
      – Hadist diatas di tulis asal-asalan (alias palsu)
      – Perawi sedang berdusta
      – ga masuk diakal untuk kita mengikuti dan membela Abu Hurairah karena hal ini. karena sangat bisa dia berdusta.. :)

      2 & 4 ) yang berbicara dengan Abu hurairah tersebut tidak diketahui bahwa dia adalah setan, tapi Abu hurairah tersebut telah mengetahui bahwa yang akan datang lagi adalah “pencuri” yang kemarin mencoba melakukan pencurian seperti malam-malam sebelumnya. pertanyaan yang mesti antum jawab terlebih dahulu adalah :
      1. Kenapa dia masih mau melepaskan pencuri tersebut yang telah berulang kali mencoba melakukan pencurian tersebut? jika ini di vonis sebagai kepolosan atau kemulian hati beliau, maka
      2. Apakah Nabi sudah mengatakan padanya untuk membawa pencuri tersebut kehadapan Nabi, kenapa tidak dilakukan olehnya? Siapa yang lebih di dengar oleh Abu Hurairah tersebut Apakah Nabi, atau Pencuri tersebut?
      disini saya menemukan suatu pemaksaan pembenaran terhadap apa yang dilakukan oleh Abu Hurairah tersebut. Afwan
      3. Disini adalah betapa kita menemukan bahwa Abu Hurairah betapa bodohnya si Abu Hurairah tersebut dikarenakan masih saja dia tertipu oleh orang yang sama sebanyak 3 kali berturut-turut..! dan jika Ajaran Islam kita masih memaksakan bahwa Abu Hurairah ini adalah sosok yang dapat di percaya, berarti kita musti menyangsikan apa yang akan dia katakan lagi karena, pasti jika ada orang yang sedang bertusta memberitakan kepada dia tentang sesuatu maka dia langsung akan mengiyakannya karena dia tidak melakukan suatu penganalisaan terhadap kebenaran dari suatu berita tersebut, seperti kisah diatas. Afwan.

      pertanyaan untuk antum :

      1. Apakah mesti setiap orang yang hidup di masa Rasulullah dianggap sebagai Sahabat?
      2. Tahu ga sejarah Abu Hurairah tersebut? Berapa lama dia bersama Rasul? Kenapa dia bisa meriwyatkan banyak sekali Hadist di bandingkan sahabat-sahabat Rasul lain yang telah bersama Rasul dari masa-masa Awal Kerasulan?

  19. untuk teman2 ahlussunnah tidak usah di tanggapi si syiah satu ini.. memang begitu kerjanya sesat dan menyesatkan

    Allahu yahdiik..

    • siapa yg ahlu sunnah? syiah atau suni yg justru kitab Bukhari-Muslim terlalu berlebihan meriwayatkan hadis dr Si Bapak Kucing ini?
      di mana hadis2 Imam Jakfar yg justru dia salah satu ahlulbait Nabi Saww? bahkan hadis2 melalui Imam Ali yg jelas2 Ahlulbait Nabi Saww sangat sedikit di bandingkan dg Abu Hurairah (dia dekat dg nabi hanya 2 th saja???)

    • Abubakar dan Umar yg sdh puluhan tahun bersama Nabi Saww, tetapi hadisnya hanya 1:50 dg Abu hurairah ??

      Aneh sekali Suni ini yah, ngaku ahlusunnah tetapi sngat mengecilkan peranan Ahlulbait Nabi Saww di dalam referensi sunnahnya.

    • @abu wildan

      nyerah nih yeh? :-) !

      harusnya salafy/wahabi pantang menyerah mendakwakan “kebenaran” jadi tidak cuman bisa ngomong dan nuduh orang “syirik, bid’ah, dholal, kapir”

      gitu dong !

  20. muhammad ibnu sirin siapa ya.. kaya’nya baru denger deh

  21. Wah sudah pasti abu haraihah membaca ayat kursi dengan cara yang diajarkan langsung oleh rasulullah bukan setan yang terkutuk.

    Waktu ayat kursi turun dari langit setan2 pada tutup kuping dan lari kocar kacir ketakutan

  22. blog yang bagus sungguh terus terang dan berani.Terus berjuang

  23. kenapa rujukan hadist ente imam bukhori???
    bukankah imam bukhori bukan imam ente??
    pake aja hadist yg dibawakan dalam kitab2 imam syiah..

  24. Saya akan memberikan jawaban secara lugas dan mantap setelah anda mengomentari hadist-hadist senada dalam kitab-kitab syiah sendiri, seperti riwayat yg telah saya tampilkan. Dan jawabannya akan sy comot dr kitab2 syiah sendiri.

  25. Mas Jakfari, apakah Anda berkenan kalau saya minta no HP Antum, untuk konsultasi pribadi?

    _______________
    Ibnu Jakfari:
    ma’af, banyak psikolog lain. jangan saya.

  26. Saya kira sangat jelas sekali bahwa Hadits Abu Hurairah di atas sama sekali tidak menjelaskan bahwa Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu belajar ayat kursi dari setan. Jakfari berusaha mendistorsi pemahaman. Hadits tersebut hanya menjelaskan dari mana Abu Hurairah mengetahui sebagian fadhilah ayat kursi, dan kemudian di iqrar oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa alihi wa shahbihi ajma’ina wa sallam. adakah dari kata-kata “idza awaita ila firasyika” menunjukkan bahwa Abu Hurairah belajar ayat kursi. jika demikian pengertiannya alangkah awamnya orang yang mengartikannya, dan semestinya tidak perlu di jawab terlalu jauh. kita cukup mengatakan “salama” (wa idza khathabahumul jahiluna qalu salama).

  27. Semua Perkataan kelak akan d pertanggung jawabkan.

  28. Jangan gampang-gampang mendistorsi arti kemudian arti baru tersebut digulirkan di khalaya’. dikira orang bodoh semua apa?

  29. Mana tanggapannya?

  30. sudah mati tah saudara jakfari? atau sedang mencari wanita mut’ah? saya juga pengen mut’ah, carikan dooong!

  31. @ngibul: setuju jangan sembarangan mengartikan hadits sesukanya.
    dari hadits tersebut mungkin saja abu hurairah sudah belajar al qur’an melalui rosul secara langsung. Mungkin setan tersebut memberitahu abu hurairah sederet ayat qur’an (yang kemudian dinamakan ayat kursi) yang membuat setan merasa lebih tersiksa jika mendengarnya. Jadi disini abu hurairah tidak belajar dari setan apalagi sebagai murid setan. astaghfirullah, akhi jangan menghakimi orang yang banyak mengingat sabda rasul dan terkenal kejujurannya.

  32. Mana ya Ustad, kok tidak ditanggapi balik milik saya?

  33. قال ابو عبد الله جعفر الصادق: أني بريء من مبغض الشيخين أبي بكر وعمر، ولو وليت لتقربت إلى الله بدماء من يكرههما
    (كذا في موقف العلوين تجاه الشيعة

    ___________________
    Ibnu Jakfari Menjawab:

    Akhi Ali Hadakallah, Imam ja’far as. tidak lebih afdhal dari Rasulullah saw.; kakek beliau! Jika Nabi saw. saja telah dipalsukan sabdanya atas nama beliau, apalagi Imam ja’far as!! Jadi buktikan dulu keshahihan bahwa ucapan itu telah disabdakan Imam Ja’far as.!!! Baru Anda boleh menari-nari kegirangan!!!!

  34. Ainal jawab?

  35. …..maaf, saya org baru di sini.
    saya liat Ibnu Jakfari belum dapat respon. Saya coba analisis. [Sayang hadist tsb tidak dikutif lengkap dan orisinil]. .
    Bismillaah. insya Allaah
    Gini:
    1. Di redaksi hadist tsb ada “….ayatul kursyi” sebelum “Allaahu laa ilaaha illa huwa…” Itu bisa berarti:
    ” Allaahu laa ilaaha illa huwa..dst hanya sebagai keterangan/ tambahan/ penegasan bahwa “ayatul kursyi” yang dimaksud setan tsb adalah “Allaahu laa ilaaha illa huwa…dst” Hal itu bisa jadi ditambahkan oleh perawi hadist yang meriwayatkan dari Abu Hurairah RA.
    2. Saya menangkap makna bahwa yang diajarkan setan adalah “jika engkau mendatangi tempat tidurmu, bacalah ayat Kursi.” itu pointnya. Bukan Ayat Kursyi nya itu sendiri
    3. Hal-hal itu diperkuat dengan tidak-adanya pertanyaan Abu Hurairah R.A, kepada Rosulullaah SAW seperti misalnya :” Apakah benar telah turun ayat demikian ya Rosulullaah?” dan semisalnya. Lagipula akhir dari hadist tsb kalo ngga salah berupa ungkapan Rosulullaah SAW bahwa setan telah berkata benar. Hanya itu.
    4. Si A belajar dari B jika A minta B mengajarkan lalu A mengikuti. Atau A tidak meminta tapi A mengikuti apa yang dilakukan B dengan keyakinan atas kebenaran B. Jika A mengkinfirmasi “pelajaran” itu kepada Si C karena B memberikan sesuatu sebagai tembusan atas kejahatannya …….. A belajar ke Si B atau Si C ?
    5. Jika ada turis dari Amerika mengatakan kepada kita bahwa Jakarta itu ibukota Indonesia, di sana ada Taman Mini dan Monas yang di dalamnya ada Teks Proklamasi” Kami bangsa Indonesia, dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia…..”
    …..Apakah kita belajar tentang Jakarta dan tentang proklamasi dari turis itu???

  36. Jakfari sekarang kok pengecut ya?

  37. Gak heran lah, syiah memang aqidah mereka membenci sahabat (kecuali beberapa saja).

    Tidak ada didunia ini yang membenci para sahabat kecuali syiah. Mereka membenci sahabat karena semua hadist nabi sampai kepada kita melalui sahabat. Semua ayat quran sampai kepada kita juga melalui sahabat….

    Terus kalau apa-apa yang sampai kepada kita itu (quran dan sunnah) dibawa sahabat, padahal dimata syiah para sahabat adalah orang jelek, maka logikanya yang mereka bawa berupa quran dan sunnah itu batal (karena dibawa orang2 jelek)

    intinya, syiah ingin membatalkan quran dan sunnah…
    betul mas jakfari…????
    (sampeyan PASTI buru2 mengatakan : TIDAK)

    ________________
    Ibnu Jakfari:

    Akhi, menuduh sembarangan tanpa bukti itu tidak baik. Al Qur’an dan Sunnah itu sampai kepada kita hanya melalui sebagian sahabat saja bukan? Atau menurut mas wawan melalui seluruh sahabat?
    Tolong dijawab mas!!

    • Thoiyb…
      Saya bawakan bukti-buktinya, dan antum bersumpah bagaimana?

      siapa yang tidak bisa memenuhi hak-nya, atau berdusta dalam tuduhan dan sumpahnya bersedia di LAKNAT Alloh, bagaimana mas…???

  38. Mana Jawaban saya kok tidak ditampikan dan ditanggapi?

  39. barang siapa yang mengaku ahlussunnah maka ia wajib mengikuti jalanya ahlussunnah yaitu para sahabat nabi yang telah mendapat petunjuk

    • @Alhaq

      Apakah semua sahabat Nabi mendapat petunjuk?
      Siapa2 saja kah sahabat Nabi serta siapa2 sajakah yg telah mendapat petunjuk? Dapatkan mas menguraikannya?

      Bagaimana dgn mereka2 yg munafik, fasik dan ingkar?

      Salam

      • @alhaq

        wajib mengikuti jalanya ahlussunnah yaitu para sahabat nabi yang telah mendapat petunjuk

        kalo gitu ada sahabat nabi yang tidak mendapat petunjuk dong?

        siapa itu mas yang mendapat petunjuk dan yang tidak mendapat petunjuk?, tolong dijelaskan biar hamba tidak kesasar mengikuti sahabat nabi yang tidak mendapat petunjuk!

        thanx sebelumnya!

  40. salam..

    maaf ikutan ya…
    kalau saya, apabila seseorang memberikan nasehat yang benar, kemudian berkesan dalam hati. setiap melakukan apa yang dinasehatkannya, saya akan selalu ingat kepada si pemberi nasehat tersebut, dan cenderung untuk mendoakan kebaikan baginya.
    saya jadi kasian pada si setan (hik … hik .. hik .. ).
    saya jadi bertanya dalam hati…. apa perlu saya berlindung pada Allah dari setan ???
    barangkali saja saya dapat nasehat yang baik dari setan.
    mmmm…makasih.

  41. Utk Ibnu Jakfar :

    Sayang sekali anda tak memuat sepenuhnya komentar nabi ttg peristiwa yg di alami Abu Khurairah.

    Di hadis tsb jelas bahwa Abu Hurairah melaporkan apa adanya kepada nabi, dan menulis apa adanya dari nabi.

    Ibnu Jakfari:
    ya kalau tidak keberatan ANda sebutkan lengkap hadisnya di sini, biar semua tau. beres kan?!
    dan yang Anda maksud itu menulis apa?

  42. menurut saya hadist yang disampaikan abu hurairah benar adanya tapi kawan ingat rasullulallah juga tidak mengingkarinya dan menurut faham saya seribu kebohongan dan satu kebenaran./

    ketika abu hurairah menangkap pencuri dan abu hurairah tidak akn melepaskannya maka nya setan itu memberi ilmu tentang pengusiran syetan melalui membaca ayat kursi tsb.
    dan ingat kawan jangan anda menjelek-jelekan sahabat nabi lebih baik anda ngaca dulu sebesar apa anda memberi kepada agama ini dibandingkan sahabat nabi,,,,,,,,,,

  43. Al-afwu, jika blok ini mau d katakan blok ilmiah maka semestinya semua komentar yg berkaitan dg tema d tanggapi, jg cuma yg bisa d jawab saja.

  44. Jadi penasaran. Mau tanya ke sunniers nih. Setan yang mencuri makanan/beras itu setan jenis apa ya? Buat apa setan kok nyuri beras segala? Memangnya setan itu doyan beras? Setannya (….sensor, ma’af admin) ya? Wakakakakakakkk

  45. بسم الله الرحمن الرحيم

    وصلى الله تعالى على حبيبه محمد وعلى اهل بيته الطاهرين

    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته وبعد :

    اخي ابن جعفري الموقر حفظه الله امين

    متي ستبحث بعض احاديث ابو هريرة الأخري مثل

    أبوهريرة يعترف أنه يكذب على رسول الله …

    بعد أن روى حديثاً فسالوه هل هذا من من رسول الله؟ فقال لا هذا من كيس أبوهريرة

    حدثنا ‏ ‏عمر بن حفص ‏ ‏حدثنا ‏ ‏أبي ‏ ‏حدثنا ‏ ‏الأعمش ‏ ‏حدثنا ‏ ‏أبو صالح ‏ ‏قال حدثني ‏ ‏أبو هريرة ‏ ‏رضي الله عنه ‏ ‏قال ‏
    ‏قال النبي ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏أفضل الصدقة ما ترك غنى واليد العليا خير من اليد السفلى وابدأ بمن تعول ‏ ‏تقول المرأة إما أن تطعمني وإما أن تطلقني ويقول العبد أطعمني واستعملني ويقول ‏ ‏الابن أطعمني إلى من تدعني ‏ ‏فقالوا يا ‏ ‏أبا هريرة ‏ ‏سمعت هذا من رسول الله ‏ ‏صلى الله عليه وسلم ‏ ‏قال لا هذا من ‏ ‏كيس ‏ ‏أبي هريرة ‏

    صحيح البخاري – النفقات – وجوب النفقة على الأهل والعيال –

    http://hadith.al-islam.com/Display/Display.asp?Doc=9&ID=84746&SearchText=%DF%ED%D3%20%20%C7%C8%ED%20%E5%D1%ED%D1%C9&SearchType=root&Scope=all&Offset=0&SearchLevel=QBE

    او الحديث

    ابوهريرة يقول : حفظت عن رسول الله وعاءين من العلم فأما أحدهما فبثثته وأما الآخر فلو بثثته قُطع هذا البلعوم…

    الوعاء الذي لو بثه ابوهريرة لقطع بلعومه .

    نحن بانتظار هذا البحث

    جزاكم الله خيرا و دمتم في عون الله وان يمن عليكم في الصحة و العافية

    ______________
    ابن جعفري يقول

    سلام عليكم و رحمة الله
    أخي الكريم -أيدك الله بتأييده-
    إذا سنحت لنا فرصة سندخل في مناقشة مثل هذي الأحاديث، إن شاء الله.
    وفقنا الله لما يحب و يرضى.
    و السلام
    .

  46. Assalamualaikum,
    kawan2 semua, sudahlah jangan memperpanjang perdebatan, karena hal itu akan memecah belah kita umat islam. perbedaan pendapat adlh wajar, karena kita punya akal dan pikiran. pro dan kontra juga wajar, karena masing2 punya dasar pijakan. bukankah awal munculnya syiah dan sunni berawal dari pro dan kontra? hadis ini bkn utk diperdebatkan, tp utk diambil sbg bhn pelajaran bagi kita. Ingatlah firman Allah:

    “dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta laksanakanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang2 musyrik, yaitu orang2 yg memecah belah agama mereka menjadi beberapa golongan, masing2 golongan merasa bangga dgn apa yg ada pada golongan mereka.” (Ar-ruum(30):31-32).

  47. Assalamu alaikum wr.wb

    Benar apa yang telah ditulis oleh saudara Ibnu Jakfari.
    Memang senyatanya Abu Huraihah adalah penipu ulung.

    Klo menurut pendapatQ,para perawi hadits diatas tidak masalah. Tapi memang Abu Huraihah sendiri yang berdusta atas peristiwa yang telah dialaminya.

    DASARnya: Mana ada syaitan mengajari kebaikan kepada manusia. Boro-Boro, yang ada tuch Syaitan selalu mengajari dan mengajak manusia kepada kesesatan hingga hari kiamat nanti.

  48. sudahlah…mari berbaik sangka thdp para sahabat nabi …. mungkin si abu hurairah mbuat hadits sembarangan krn lagi stress banyak pikiran…. jadi ngelantur deh….bisa dimaklumi ….iya kan ??

  49. IBNJU JAKFARI BENER² GUUOOBLOKKK
    …..
    TAK HAJAR BARU TAU RASA KAU….
    AYO SINI KAMU TAK KAMPLENG KAPOK KON….

  50. Wahai Sodaraku Suni, berfikirlah…Abu Hurairrah itu jelas tdk beriman kepada Rosulullah Saww.
    banyak kesalahanfatal abu kucing dlm hadist ini,
    1. Dia tdk mengimanani dan membangkang perkataan Rosulullah saww yg mengatakan bahwa pencuri itu BERDUSTA !, tetapi Abu kucing ini lebih beriman pd perkataan pencuri. Luar biasa….seorang Rosulullah tdk dipercaya oleh seorang yg bernama Abu Kucing ini.??
    2. Mencuri adalah perbuatan tercela, apapun alasannya dia tdk boleh begitu saja melepaskan pencuri, apalagi tanpa seizin rosulullah

    Ibnu Jakfari:

    Akhi yang mulia, jika komentar Anda lebih santun pasti akan lebih terhormat… Marilah kita mrngikuti bimbingan para imam Ahlulbait as. dalam etika berdialoq atau bertutur kata.

  51. Ingatlah bahwa Allah Maha Berkehendak! Tak ada yg salah kalaupun setan dikehendaki untuk berlaku demikian, termasuk membuka rahasianya sendiri (kelemahannya).

  52. kalo sdh ngaji beneran, judul g terlalu salah…….syaratnya yaa ngaji/ ikutan langsung……

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: