Masyaikh Wahhabi Salafi Saling Mengkafirkan: Kali Ini Syekh Salafy Kondang -Al-Albani- Kena Batunya!

Masyaikh Wahhabi Salafi Saling Mengkafirkan: Kali Ini Syekh Salafy Kondang -Al-Albani- Kena Batunya!

Ada pepatah mengatakan, “Jika api tak menemukan kayu tuk dibakarnya, ia pasti akan membakar diri sendiri.” Demikian juga dengan para masyâikh, yang sejak sekolah dasarnya, pikirannya sudah dipenuhi dengan doktrin pengkafiran dan mulut-mulutnya di didik dan dilatih untuk memuntahkan racun takfir… maka bocah bersih itu tumbuh dewasa dalam kubangan gerombolan Jama’ah Takfiriyah, sehingga ketika dewasa, ia makin menjadi terlatih dan ganas sikap pengkafirannya, tidak kenal toleransi, ta’addudiyah. Yang ia kenal hanya mengarahkan moncong-moncong meriam pengkafiran, tuduhan syirik, bid’ah ilhâd/kafir terhadap ayat-ayat Allah dll.

Inilah yang terjadi di antara para masyâikh Wahhâbi-Salafi… jangan heran jika setelah tuntas mengkafirkan kaum Muslimin (yang karena bertawassul, bertabarruk dan praktik-praktik sejenis yang dianggap kaum Wahhabi sebagai menyembah selain Allah/syirik) mereka akhirnya saling melontar tuduhan kafir, sesat, ilhâd fi âyâtillah, memutar balikkan ayat-ayat Al Qur’an dll.

Kini giliran Syeikh Muhaddis kondang dan Muhaqqiq ulung Al-Albani (walau sering kali linglung) divonis oleh Syeikh agung Wahhabi lainnya bernama at-Tuwaijiri sebagai telah berilhâd fi fi âyâtillah dan memutar balikkan ayat-ayat Al Qur’an. Al-Bani benar-benar terganggu dengan vonis ini sehingga ia mengeluhkannya dalam sebuah kitabnya yang berjudul: Bantahan Membungkan atas Orang yang Menentang Para Ulama dan Berkeras-karas serta Bersikap Fanatik dan Mewajibkan Wanita Menutup Wajah dan Kedua telapak Tangannya, dan Ia Tidak Puas Menerima Ucapan Ulama Bahwa Hal Itu Hanya Sunnah dan Anjuran.

.

al-mufhim_cover

.

al-mufhim_48

.

al-mufhim_49

... Dan ia menuduh saya karena saya berbeda pendapat dengannya sebagai mengkufuri ayat-ayat Allah. Ia berkata pada hal.233: “Dan ucapan/pendapat al Al-Albâni dalam tafsir ayat (surah) al Ahzâb belum pernah didahului oleh seorang pun dari sahabat dan tabî’in. Ia bertentangan dengan pendapat tokoh Umat (Ibnu Abbas) dan lainnya dari pembesar tabî’in dalam tafsirnya. Ia termasuk mengkufuri ayat-ayat Allah dan mentahrif/merubah-rubah pembicaraan.”

Setelahnya Syeikh kembali menyerang at-Tuwaijiri dengan mengancam bahwa pengkafirannya atas dirinya akan berbalik mengenai dirinya sendiri sesuai dengan sabda Nabi saw.

“BARANG SIAPA MEMANGGIL SEORANG SEBAGAI KAFIR  ATAU BERKATA, ‘HAI MUSUH ALLAH, SEDANGKAN YANG IA TUDUH TIDAK SEPERTI ITU, MAKA IA AKAN KEMBALI KEPADA PENGUCAPNYA.”

Setelahnya, al-Albâni memvonis bahwa at Tuwaijiri sebagai penyembah hawa nafsu, karenanya ia menyembunyikan riwayat lain dari Ibnu Abbas yang bertentanga dengan hawa nafsunya.

Ibnu Jakfari:

Demikianlah sikap kaku para masyaikh didikan para imam Wahhabi begitu mudahnya melontarkan vonis kafir, sesat, musyrik dan ahli bid’ah!!

Kalau sesama Wahhabi saja tidak selamat dari meriam pengkafiran pawa Wahabi-Salafi galak, lalu bagaimana bayangan kita dengan para ulama Ahlusunnah beraliran Asy’ariyah  seperti Allamah Sayyid Muhammad al Maliki yang getol mempertahankan ajaran murni ulama Islam di sepanjang zaman dan tidak terkontaminasi dengan kesesatan pendapat Ibnu Taimyah dan Ibnu Abdil Wahhab!!

Pasti dalam pandangan gerombolan masyaikh Wahhabi Arab dari negeri terkutk Najd, al-Maliki lebih kafir dari Fir’aun dan Amr ibn Luhay!!

Inilah kesudahan dari didikan sekte Wahhabiyah-Salafiyah… hanya mengundang wailat/bencana bagi umat Islam sedunia!

About these ads

6 Tanggapan

  1. dalam membela agama Allah seorang ulama tidak boleh kecuali bersikap tegas… kalau ada yang salah ya wajib disalahkan biar umat tidak ketipu… albani jelas salah karena ia tidak mengindahkan tafsir salaf dan lebih suka membolahkan wanita membuka wajahnya..
    haram mas!!!!!!!
    haram mas!!!!!!!!!
    apa kamu maukan wanita muslin jadi pajangan wajahnya ditonton semua pria ajnabi?
    mana ghirah kamu hai muslim?

  2. @banggawahbi
    Knp kedua-a smpai saling mengkfirkan ? Yg satu nuduh mengkufuri ayat2 Allah, yg dtuduh g trima sklgus menuduh balik bhw lawanya tu penymbah hawa nafsu.

  3. Islam itu luas seluas langit dan bumi, tidak sesempit pemikiran orang atau kelompok. Janganlah saling mengkafirkan sesama muslim karena perbedaan individu atau kelompok tertentu. komunikasi saling memahami, jalin persatuan dan kesatuan, kerukunan, kasih sayang, tolong menolong. Ini lho harapan orang awam/kebanyakan.

  4. ALBANI…
    MULUTNYA ASAL BUNYI…
    HATINYA PENUH BENCI…

    GARA-GARA ALBANI…
    BERAGAMA JADI NGERI…
    ISLAM JADINYA TAK BERBUDI…

    ALBANI…
    RAJANYA TAKFIRI…
    MAUNYA MASUK SURGA SENDIRI…

    ALBANI…
    MUHADDITS KELAS TERI…
    BANYAK SALAH NGGAK TELITI, TAPI TERUS DIPUJI WAHABI…

    ALBANI…
    FATWANYA NGAWUR TAK BERPERI…
    ITULAH PAHLAWAN WAHABI…

  5. buat asSafanjany…gila lu man.lu bikin puisi buat albani..ky gt lg..dia kan ulama bos.tp terus terang gw,tmn2 gw n byk bgt org emang dibuat gerah sm tu org2 slafy.ky agama punya mereka aja.emang bnr mrk agama islam tp bkn brarti mrk bisa jd ahli fatwa yg bisa seenak udelnya ngebidahin org lain..kalo belagu..meku lu jauh…yo..yo..yo
    wassalam

  6. kalo memang sdh nyata kekafiran seseorang gak usahlah kita tutupi, tapi kita juga jangan mudah menjatuhkan vonis kafir kepada saudara muslim kita, sebelum ada bukti nyata kekafiran yang dilakukanya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: