Kata Ibnu Tamiyah: Pembunuh Imam Husain Itu Kaum Nawâshib. Bukan Syi’ah!

Kata Ibnu Tamiyah: Pembunuh Imam Husain Itu Kaum Nawâshib. Bukan Syi’ah!

Sering kita dengar dari para pembela bani Umayyah yang gencar melakukan permusuhan kepada para pengikut Ahlulbait Nabi as., bahw kaum Syi’ah telah mengkhianati Imam Husain as. dan kemudian mereka membantai secara keji Imam mereka sendiri! Karenanya, -masih kata musuh-musuh Ahlulbait as.- kaum Syi’ah sekarang menyesali pengkhianatan para Salaf mereka dan meratapi Imam Husain as. setiap bulan Muharram datang!

Para pembenci Ahlulbait as. yang getol memusuhi Syi’ah itu selalu menjadikan Ibnu Tamiyah; Syeikhul Islam mereka sebagai idola dan panutan dalam menghujat Syi’ah.

Nah, sekarang mari kita simak apa kata Ibnu Tamiyah, Syeikhul Islamnya kaum Nawâshib/pembenci Ahlulbait Nabi as. tentang siapa yang membunuh Imam Husain as. di karbala?

Ketika membantah kritikan tajam Ulama Syi’ah bernama Allamah Ibnu Mutahahhar Al Hulli, yang menghujat Ahlusunnah yang bersemangat menyematkan gelar Ummul Mukminin hanya untuk Aisyah seorang. Ibnu Taimyah berkata:

فصل:
قال الرافضي : وسمّوها أم المؤمنين ولم يسموا غيرها بذلك ولم يسموا أخاها محمد بن أبي بكر مع عظم شأنه وقرب منزلته من أبيه وأخته عائشة أم المؤمنين فلم يسموه خال المؤمنين وسموا معاوية بن أبي سفيان خال المؤمنين لأن أخته أم حبيبة بنت أبي سفيان إحدى زوجات النبي صلى الله عليه وسلم وأخت محمد بن أبي بكر وأبوه أعظم من أخت معاوية ومن أبيها

والجواب : أن يقال أما قوله إنهم سموا عائشة رضي الله عنها أم المؤمنين ولم يسموا غيرها بذلك, فهذا من البهتان الواضح الظاهر لكل أحد ، وما أدرى هل هذا الرجل وأمثاله يتعمدون الكذب ، أم أعمى الله أبصارهم لفرط هواهم حتى خفى عليهم أن هذا كذب ، وهم ينكرون على بعض النواصب أن الحسين لما قال لهم أما تعلمون أني ابن فاطمة بنت رسول الله صلى الله عليه وسلم قالوا والله ما نعلم ذلك وهذا لا يقوله ولا يجحد نسب الحسين إلا متعمد للكذب والافتراء ومن أعمى الله بصيرته باتباع هواه حتى يخفى عليه مثل هذا فإن عين الهوى عمياء .

والرافضة أعظم جحدا للحق تعمدا وأعمى من هؤلاء فإن منهم ومن المنتسبين إليهم كالنصيرية وغيرهم من يقول إن الحسن والحسين ما كانا أولاد علي بل أولاد سلمان الفارسي ومنهم من يقول إن عليا لم يمت وكذلك يقولون عن غيره

ومنهم من يقول: إن أبا بكر وعمر ليسا مدفونين عند النبي صلى الله عليه وسلم .
ومنهم من يقول: إن رقية وأم كلثوم زوجتي عثمان ليستا بنتى النبي صلى الله عليه وسلم ولكن هما بنتا خديجة من غيره .

ولهم في المكابرات وجحد المعلومات بالضرورة أعظم مما لأولئك النواصب الذين قتلوا الحسين وهذا مما يبين أنهم أكذب وأظلم وأجهل من قتلة الحسين

“Pasal: Si Rafidhi berkata, “Dan mereka menamakan Aisyah Ummul Mukimin dan tidak menamai selainnya dengan nama itu. Mereka juga tidak menggelari Muhammad putra Abu Bakar dengan gelar Paman kaum Muslimin padahal ia sangat mulia dan dekat kedudukannya di sisi ayah dan saudarinya; Aisyah Ummul Mukminin. Sementara itu mereka mengelari Mu’awiyah dengan gelar Paman kaum Mukminin dengan alasan karena Ummu Habibah bintu Abu Sufyan saudarinya adalah seorang dari istri Nabi saw. Saudarinya Muhammad ibn Abu Bakar dan ayahnya lebih agung dari saudarinya Mu’awiyah dan ayahnya.

Jawab: Dikatakan di sini bahwa perkataannya bahwa mereka (Ahlusunnah) menamakan Aisyah ra. dengan sebutan Ummul Mukminin dan tidak menggelari istri-istri lainnya dengan gelar itu adalah sebuah kepalsuan nyata yang tampak bagi setiap orang. Aku tidak mengerti apakah orang itu dan yang semisalnya menyengaja berdusta atau Allah membutakan mata mereka karena hawa nafsu yang berlebihan sampai-sampai samar bagi mereka bahwa yang demikian itu adalah dusta?! Sementara itu mereka mengingkari terhadap sebagian orang Nawâshib bahwa ketika Husain berkata kepada mereka, “Tidakkah kalian mengetahui bahwa aku ini adalah putra Fatimah putri Rasulullah saw.?!” Lalu mereka menjawab, “Demi Allah kami tidak mengetahuinya!” yang demikian itu tidak mungkin mengatakannya dan tidak mungkin mengingkari nasab Husain kecuali orang yang menyengaja berdusta dan mengada-ngada. Dan barang sispa yang dibutakan Allah mata hatinya karena mengikuti hawa nafsunya, sehingga ia mengingkari yang demikian. Dan mata hawa nafsu itu buta!

Dan kaum Rafidhah lebih dahsyat pengingkarannya terhadap kebenaran dan lebih buta dibandingkan mereka (yang mengingkari nasab Husain). Di antara mereka (Rafidhah) adalah kaum Nushairiyah daan selainnya yang berpendapat bahwa Hasan dan Husain bukan putra-putra Ali, akan tetapi anak Salman al Farisi. Di antara mereka ada yang berpendapat bahwa Ali tidak mati… dan demikianlah pendapat-pendapat lain.

Dan di antara mereka ada yang berkata, “Abu Bakar dan Umar tidak dikebumikan di samping Nabi saw.”

Dan di antara mereka ada yang berkata, “Ruqayyah dan Ummu Kultsum istri Utsman itu bukan putri Nabi saw. tetapi putri Khadijah dari suami lain.

Dan kaum Syi’ah punya sikap ngeyel dan menentang kebenaran pasti lebih dahsyat dari apa yang dilakukan kaum Nawâshib yang telah membunuh Husain. Dan ini adalah bukti bahwa mereka adalah paling pembohong, paling zalim dan lebih jahil dari para pembunuh Husain.”

(Baca: Minhâj as Sunnah,4/366-368) dan rujuk juga di sini:

http://arabic.islamicweb.com/Books/t…ok=365&id=2072)

Ibnu Jakfari Berkata:

Jadi jelaslah bagi kita semua sesuai apa yang dikatakan Syeikhul Islamnya kaum Salafi/Wahhâbi bahwa para pembunuh Imam Husain itu adalah kaum Nawâshib… bukan kaum Syi’ah seperti yang selama ini dilontarkan mulut kaum pembenci kebenaran dari kalangan Nawâshib dan antek-antek bani Umayyah, asy Syajarah al Mal’unah fil Qur’ân/pohon terkutuk dalam Al Qur’an!

Dan segala puji bagi Allah yang telah membukakan mulut Ibnu Taimiyah untuk mengucap kebenaran walaupun tidak ia kehendaki!

Atau jangan-jangan apa yang ditegaskan Ibnu Taimyah itu digolongkan para pemujanya sebagai ijtihad yang salah?!

Atau mungkin mere akan menuduhnya sebagai menggigau, yahjuru?!

About these ads

26 Tanggapan

  1. subhanallah… saya yakin pasti sekarang arek-arek wahabi atau habib-habib dungu pasti percaya kalau yang bunuh itu bukan Rafidhah tapi Nawashib alias Sunni plus kebencian/bughudh ahlulbait…
    sebab yang ngomong nabi yuniornya Sunni yang anti ahlilbait…

  2. Semua sih sudah tau kalau yang bunuh pastinya bukan Syi’ah Rafidhah… alasannya sih gampang sebab syi’ah itu pecinta Ahlul Bait Nabi saw. jadi ya nggak mungkin lah membunuh orang mereka cintai… yang tega membunuh yang musuhnya..
    tapi bener juga karena banyak tuh orang awam tapi sok peduli agama ngomong kalau yang bunh Imam Husain as. itu orang-orang Syi’ah… ya kalau begitu, waktu itu Sunni wal jamaah di mana? jadi penonton aja? Atau membela Imam Husain?
    Tuh orang-orang kebanggan kalian malah diam aja tidak membela cucu Nabi di bantai di karbala…. itu Ibnu Umar dkk. malah bangga mebela Yazid…
    al hasil… sampai sekarang juga kelihatan kalau DEDENGKOTNYA WAHABI YANG NAMANYA IBNU TAY MIAH membela yazid….. mau tau? baca langsung tulisanya di bukunya…

    • Antum ini (Syi’iyyuun) yang kurang paham soal sejarah yang “benar”. Memutar balikkan fakta dan “menambah-nambah cerita dusta”. Yazid ibn Mu’awiyah memang tidak bersalah ketika itu. Yang bersalah adalah ‘Ubaidullah bin Ziyâd dan para pasukannya yang durhaka (tahu tidak nama ini???). Bahkan ketika itu para istri Yazid menangisi kematian Husain radhiyallahu ‘anhu dan berbela sungkawa bersama para istri Husain radhiyallahu ‘anhu. Adapun Yazid sendiri benar-benar merutuk, melaknat perbuatan ‘Ubaidullah bin Ziyâd dan sangatlah bersedih atas kematian Husain radhiyallahu ‘anhu. Beliau sedang berda di Syam ketika itu dan kejadian Karbala tentunya berlangsung di Irak.

      http://almanhaj.or.id/content/2606/slash/0

      Antum ini mungkin “buta” terhadap kekejaman yang dilakukan oleh Syi’i (khususnya Rawaafidh 12 Imam) terhadap ahlussunnah di Ahwaz? belum lagi salah satu antek “syi’i” *rezim tirani* Basyar Asad?

      Kalo salah satu sub sekte antum, “rawaafidh” ini mencela ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha sebagai wanita kafir..wanita pezina dan antum mengaku mencinta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam…apakah mungkin seorang Nabi yang maksum menikahi “minal baghaaya???!!”…sebaiknya antum kalo bicara itu hendaknya berpikir lah terlebih dahulu. Berpikir menggunakan otak, bukan berpikir menggunakan “dengkul”.

      • HADIS: sesungguhnya pemimpin (yazid) bertanggung jawab terhadap pengikutnya (Ubdlh bin ziyad)..

        pertanyaan saya
        1. apa hukuman buat ubdilh bin ziyad yg telah membunuh cucu kesayangan dan penghulu pemuda di surga?? (dipecat dari gubernur?? dipancung?? dirajam??) jawabannya malah dapat pujian dari yazid..
        2. Pasca pembantaian Karbala apa alasan Yazid mengerahkan pasukannya untuk membantai penduduk kota Madinah selama kurang lebih tiga hari???

        **antum jangan asal mangap kalo ngomong,, belajar sejarah lagi dehhhh (dari kitab suni juga dipersilahkan)

        AYAT: siapa saja yang menyakiti hati Rosul Allah sesungguhnya azab yang pedih akan ditimpakan. Pertanyaan: apa yang Rosul Allah rasakan ketika cucu kesayangannya dibantai dipenggal tanpa dikasih minum (embargo)????

        saya akan berdoa sepenuh hati kepada semua pendukung yazid bin muawiyah semoga kalian bertemu dengan beliau (yazid) di akherat dan mendapat safa’at yazid karena pembelaan anda kepada Yazid… aminnn ya Allah amin..
        kalau saya lebih memilih bertemu Imam Husein (Amin ya Allah amin) Labaik ya Husein!!

  3. I was looking on the internet something about this post and found your blog now, I can only thank you

    Ibnu Jakfari:

    Thank you for your visit.

  4. bung, kaum nawasib itu siapa ya……..?

    mohon pencerahannya

    Ibnu Jakfari:

    Kata nawashib adalah bentuk jamak dari kata nashibi. artinya orang yang menampakkan kebencian kepada Ali dan Ahlulbait Nabi as. (Baca ketarangan ulama Sunni dalam mukaddimah Fathul Bari oleh Ibnu Hajar al Asqollani)

    • hei ibnu jakfari.. celaka kau. jangan sekali-kali kau menghina kaum Wahabi..sungguh senang kau mengatakan bahawa Ibnu Tamiyah mengesahkan nawashib sebagai pembunuh Husin.. Celaka kau.

      apa buktinya.. dari mana kau dapat teks ucapan diatas. halaman berapa.. adakah kau hanya copy/paste dari situs2 yg suka menyebarkan fitnah.. celaka kau..tunjukkan aku buktinya(Kitab apa dia..halaman ke berapa)

      • salam..ustaz..
        tolong delete komentar saya diatas..saya malu membaca kembali komentar tersebut..dulu saya terlalu fanatik dan membenci syiah..

        saya kira wahabi adalah golongan yang baik, kerna mereka dipilih oleh Allah untuk menjaga Masjidil Haram dan Masjid Nabawi,,tetapi setelah saya tahu sejarah mereka..yaitu mereka mendapatkan Hijaz dengan kekerasan serta menghancurkan tinggalan sejarah Islam dan pusara2 Keluarga serta Sahabat nabi..saya terus hilang penghormatan terhadap mereka..saya amat membenci mereka..

        saya meminta maaf kepada ustaz atas kelancangan saya dalam menuturkan kata2..saya minta maaf banyak2 ustaz.

    • salam ustaz ibnu jakfari..

      saya memohon maaf akan kelancangan saya..saya benar2 meminta maaf..dulunya saya seorang yg fanatik sgt terhadap mazhab sunni..

      bagi saya memang syiah banyak bercanggah dgn ahlusunnah..malah,dlm mazhab empat(hambali,maliki,hanafi,syafie) juga banyak bercanggah..jadi,kini saya ingin bersikap adil dan tidak fanatik mengatakan syiah sesat hanya kerana banyak bercanggah dgn ahlusunnah dalam pelbagai perkara..
      Menurut saya ajaran yg boleh dikatakan dan diiktiraf sesat ialah ajaran yg 100% bercanggah dengan kitabullah..
      sedangkan syiah(ia memang byk bercanggah dgn ahlusunnah) akidah dan kepercayaan syiah tidak bercanggah dgn kitabullah..seperti kepercayaan raj’ah,manusia boleh jadi lebih mulia dari malaikat,kasus mut’ah(tiada ayat yg memansukhkan) dan lain2.
      bagi saya juga,masalah perbezaan khilafah adalah satu rahmah.

      dan dalam kesempatan ini..berdasarkan komentar saya
      “jangan sekali-kali kau menghina kaum Wahabi”
      …saya berkata demikian kerana pada mulanya saya kira wahabi adalah golongan orang2 yg baik..kerana saya ada terbaca satu artikel bahasa inggeris..artikel itu yang saya ingat kata-katanya berbunyi begini(saya terjemahkan terus)
      “semoga rahmat tuhan dilimpahkan keatas keluarga Bani Saud yang bermazhab wahabi kerana tanggungjawab dan jasa mereka menjaga Baitullah dan Masjid Nabawi.”

      jadi saya kira mereka ini orang yang baik..tapi apabila saya tahu sejarah bani saud dalam mendapatkan tanah Hijaz dengan cara yg biadab dan jahat..saya terus membenci mereka..saya tidak sangka begitu sebenarnya bani saud mendapatkan Hijaz..

      dan apalagi saya mendapat tahu mereka melarang dari membaca alfatihah untuk orang yang sudah meninggal dunia..ini satu aqidah yg karut.

  5. artikel menarik. saya jadi tertarik untuk mengeetahui sejarahnya lebih dalam..

  6. Assalamualaikum Wr Wb

    Senang sekali membaca tulisan ustad… semakin komplit dan memberikan banyak bukti bahwa yang mengkhianati Imam Husain as adalah para nawashib dari kalangan asyraf al qabail…

    salam takzim

    wasalamua’alikum wr wb

    Ibnu Jakfari:

    Syukran katsiran atas perhatian Anda… semoga kita semua dalam lindungan-Nya. Amin

  7. Inilah blog yang penuh dengan pembahasan yang kalo dilihat sepintas sangat kontroversial. Namun apabila dibaca secara lebih mendalam dan dalam kontek pencarian kebenaran, maka inilah blog yg SANGAT MENCERAHKAN. Lihatlah bahasa yang santun dituntun dengan pemikiran amat logis serta diperkuat dengan kutipan-kutipan sahih sebagai pembuktiannya.
    Ustadz Jakfari sebagai pengelola blog hanya ingin agar kebenaran dalam Islam yang selama ini tersembunyi (sengaja disembunyikan) dengan segala macam alasannya adalah perlu dan harus dimunculkan demi kemaslahatn umat Islam itu sendiri.
    Saya menghimbau kepada saudara2 ku sesama muslim, terutama yang tidak setuju dgn artikel P. Jakfari, hendaknya sampaikan bantahan atau ketidaksetujuan antum dengan kalimat2 santun dan pembuktian ilmiah yg dapat dipertanggungjawabkan seperti yg sdh dilakukan P. Jakfari. Bukankah ashobiyah hanya akan mengembalikan kita kepada masa Jahiliyah, yang artinya mengingkari secara nyata jasa Rasullulah Muhammad SAAW. Naudzubilah mindzalik…!!!
    Katakanlah benar kepada yang haq dan katakan selamat tinggal kepada kebatilan, karena Allah mencintai orang2 yg sabar dan bersungguh-sungguh mencintai kebenaran.
    Utadz Jakfari, keep on going your works. Allah SWT will accompany us to tell the truth. Allohuma Sholi ala Muhammad wa ali Muhammad.
    Wasalam

  8. salam ustaz..saya syiah..tapi x tahu nawashib/nashibi tu spe..boleh jelaskan secara detail. adakah sunni anggap nashibi sama spt syiah menganggap nashibi tu ape. kerana ada hadis syiah yg mencaci nashibi,,,dan bagi sunni nashibi ialah ahlu sunnah..

    n dlm kesempatan ni..saya nk tny..betul ke imam kita ada ckp bhw klau nak tahu sama ada hadis itu benar2 diriwayatkan oleh imam atau direka..lihat kndungan hadis tsebut..btentangan dgn quran atau tdk..boleh ustz jelaskan dgn detail..saya mharap sgt..

    _____________
    Ibnu Jakfari:

    Nashibi itu orang yang menampakkan permusuhan kepada Ahlulbait as. dengan, misalnya mencaci, melaknat mereka apalagi memerangi dan memerangi hadis-hadis keutamaan mereka karena dorongan kebencian.
    Ahlusunnah bukan kaum Nawashib. Tapi memang benar bahwa di antara yang mengaku Ahlusunnnah ada yang disinyalir bahkan dipastikan oleh Ulama Suuni sendiri sebagai berfaham Nashibi seperti misalnya Al Jauzajani, Hariz ibn Utsman, dan juga Ibnu Taimiyah.
    Jadi hadis kecaman atas orang-orang nashibi yang membenci keluarga Nabi saw. adalah sangat shahih. Ahlusunnah juga meriwayatkan banyak hadis seperti itu. Bahkan yang membenci Ahlulbait as. tidak dianggap keimanannya dan tidak diterima amalnya.
    Banyak usaha untuk menyalah-tafsirkan arti nashibi dengan diartikan orang Sunni. Itu ulah kaum Wahhabi untuk mengadu domba antara kaum Muslimin antara satu mazhab dengan mazhab lainnya.
    Waspadalah!

  9. Hei Ustaz Syiah..kau ini sungguh BODOH sekali.. Kau xtahu ramai daripada ulama syiah mengatakan bahwa nasibi itu adalah ahlu sunnah.. kau pergi ke link ini ustazlove.com..

    kalau kau hebat kau berhujjahlah dgn dia.. dia banyak pengetahuan..dia banyak membongkar kesesatan dan penipuan syiah..

    dan ada juga dia menerangkan siapa nashibi menurut syiah..
    ini catatannya

    “Maka, nak tak nak, Ustaz Love terpaksa membandingkan dgn kenyataan itu dgn kenyataan sebenar drp Ulamak Besar mereka…

    Dalam Usul al-Kafi, kitab paling sahih di sisi Syiah yang mereka dakwa mengatasi Sahih al-Bukhari menyebut menyebut satu riwayat yang menggunakan lafaz ‘al-nasib’ kepada Imam Abu Hanifah. Lihat al-Kafi jil 8, m.s : 292, Cetakan Dar al-Kutub al-Islamiyyah, Teheran. . Begitu juga kitab Iddah al-Masai’l, cetakan Qom – pada muka surat 253,263, 265, 268 dan 270.

    Syeikh Husin bin Muhammad Aali al-’Usfur ad-Darazi al-Bahrani menegaskan : “Riwayat-riwayat para imam menyebutkan bahawa an-Nasibi (si Kafir) adalah mereka yang digelar Ahli Sunnah wal-Jamaah” Lihat Al-Mahasin al-Nafsaniyyah fi Ajwibah Al-Masail al-Khurasaniyah. Hlm. 147, Cetakan Beirut.

    Berkenaan dgn pernikahan dgn pasangan Sunni-Syiah, memang boleh berlaku.. berapa banyak kes pernikahan Islam-Buddha, Islam-Kristian, Islam-Hindu dsb?.. bukanlah sbb ianya memang ajaran Islam, sebaliknya ia merupakan kehendak mereka sendiri yg dipandu nafsu tanpa memikirkan batas syariat..

    Tambahan pula, ada di kalangan Syiah yg kurang kuat pegangan dlm akidah Syiah (spt Syiah liberal dsb).. maka tiada masalah bagi mereka untuk bernikah dgn golongan Sunnah…”

    berani kau..cepat berhujjah padanya jika kau org yg benar..

    • yantz…..
      assalamualaikum..

      saya hanya mau menanggapi apa yang sudah dikatakan oleh Yantz tentang hal diatas,..

      kitab hadis al kafi yang dijadikan sandaran oleh para muslim syiah adalah bukan kitab shahih yang seperti saudara ahlu sunnah sebagai kitab no 2 setelah al quran, kitab tersebut memuat hadist hadist yang setelah setelah diteliti oleh al-‘Allamah al-Hilli (w. 598 H.) dan al-Majlisi dengan menggunakan kaedah ‘Ulum al-Hadis, dapat diklasifikasikan sebagai berikut:

      1. 5.072 hadis sahih

      2. 144 hadis hasan

      3. 1.128 hadis muwassaq

      4. 302 hadis qawi (kuat),

      5. 9.485 hadis da’if.

      (mohon dilihat persentasenya)

      Dari klasifikasi hadis di atas, nampak bahwa di kalangan mazhab Syi’ah terdapat perbedaan dengan di kalangan Sunni. Secara umum, hadis di mazhab Syi’ah terbagi atas empat macam yakni hadis sahih, hadis hasan, hadis muwassaq dan hadis da’if.

      Istilah hadis muwassaq digunakan atas periwayat yang rusak aqidahnya. Demikian juga atas istilah-istilah lain diselaraskan dengan keyakinan syiah, seperti dalam memaknai hadis sahih yaitu hadis yang memiliki standar periwayatan yang baik dari imam-imam di kalangan syiah yang maksum.

      Hadis-hadis yang da’if (hadis yang tidak memenuhi kriteria dalam tiga klasifikasi sebelumnya bukan berarti tidak dapat diamalkan. Keberadaan hadis tersebut dapat disejajarkan dengan hadis yang sahih manakala hadis tersebut populer dan sesuai dengan ajaran yang ada dalam al-Qur’an dan sunnah atau menurut pendapat ulama hadis tersebut dapat diamalkan.

      demi menjaga sifat kesalahan al quran, maka kitab al kafi memuat seluruh pendapat dari penulisnya.

      Banyak orang yang sering menjadikan hadist lemah ataupun dhaif sebagai propaganda untuk menyerang syiah, tanpa melalui pemahaman yang rasional dan ilmiah, padahal sesuatu tersebut adalah lemah, dhaif ataupun palsu..sehingga orang awam akan menjadikan iini sebagai sesuatu yang benar terjadi,

      Saya berlindung dari allah atas orang seperti anda wahai yantz,

      mohon maaf untuk udztad pemilik blok atas kelancangan saya..

      Salam Wa rahma

  10. @yantz

    ini ada link kitabnya…coba tunjukin di mana, saya kesulitan nyarinya… atau scan aja kitabnya..biar jelas..

    saya pernah ditipu mentah-mentah dengan model beginian……. jadi tolong bantu saya. Biar tambah ilmu.

    terimakasih

    • @yantz, u puny ustaz love tidak lebih dari manusia dungu yang keras kepala.
      Semua hadist yang dibawa palsu.
      Argument nya tidak Ada yang masuk akal.
      Dan lebih hebat lagi cerita nya cerita bohong alias fitnah saja.

    • kamu pergi saja ke link ustazlove.com. . cari tajuk
      “Soal Jawab : Bukti Syiah Mengkafirkan Dan Menghalalkan Darah Sunni”

      DAN

      “Soal Jawab : Siapa Nasibi?

      kamu tanya saja pada ustaz itu.

  11. Al-Mahasin al-Nafsaniyyah fi Ajwibah Al-Masail al-Khurasaniyah.

    http://www.al-asfoor.org/books/index.php?book=250&part=1

  12. sungguh dia ( taymiyah ) tidak mengrti sejarah , seandai dia mengerti tidak akan bicara seperti orang jalanan ya tak menentu hidupnya, perbanyaklah istigfar

  13. Justru Kalian dan situs ini bukan Syiah nya Ali,, tapi Nawashib..
    Pake label cinta Ahlul bait segala.. Nawashib juga cinta Ali awalnya, kafir pada akhirnya..

    Dasar Situs Nawashib…..

  14. blognya orang syi’ah

  15. maaf sebelumnya ..sya ingin mengemukakan pendapat sya..di sini..klaw saudara dekalian mengakui.mencintai..alulbait..nya muhamad rasululah..,tapi…sya ..heran,.. kenapa..sampai..saat ini..baik mazap sunni..atau..paun mazap..syi,ah.,.selalu saling.menyalahkan..dan menuduh..siapa.yg bertangung jawab atas..pembantaian..atas imam husen bin ali bin abi tholib..berserta keluaraga beliau di padang karbala….pernah kah ..saudara berpikir..di mana..kaum sunni..pada waktu itu..dan di mana kaum syi,ah..pada waktu itu….???. ketiduran.. atau lagi ngelamun…..dan siapa..yg jadi penguasa..pada waktu itu….!!!…sungguh…demi allah.. ..zat yg menciptalan alam..ini..allah..paling..benci..melihat perpecahan..di umat ini.. masing-2 berlagak sok suci dan berkuasa…tapi mereka tak sadar..mereka di bawa ke lembah iblis….apa saudara tak sadar.,.bahwa allah.telah…haramkan..imam.husen..bin ali bin abi tholib..di bela pada waktu itu,.olah orang yg mengaku muslim..dan umat ..nya muhamad….tapi mereka berrpecah belah.., mereka sibuk dengan urusan kepentingan mereka .masing-2,.,. sungguh allah telah menghina umat ini waktu itu..!! sehinga..allah menbiarkan..anak cucu..kekasihnya….wafat sebagai syuhada.. di padang karbala..dan beberapa.pengikutnya.. di mana kalian waktu itu hai..sunni….di mana kalian waktu itu hai..syi,ah…bukan kah kalian..uamat yg banyak pada waktu itu…?????……????!!!!!!…. buka mata..buka telinga…..buka hati…….sewaktu salahudin al..ayubi..menyatukan..kaum sunni..dan..syi,ah….bukan kah..bumi palestina..jatuh di tangan..umat ini….haiiiiiii….bukan kah..bumi palestina..jatuh di tangan umat ini..!!..ingat …PERBEDAAN..ADALAH RAHMAT..PERTENGKARAN AKAN MENIMBULKAN.LAKNAT..ALLAH.SWT….KARNA..ALLAH..MAHA PENCIPTA..dia lah pencipta perbedaan itu..asalkan..tak menyinpang..dari..AL,QURAN…..wassalam….maff..hai saudaraku..klaw kata-2 sya sedikit pedas..tapi itu lah kenyataan..yg terjadi..yg sya rasakan..swmunya untuk kebaikan umat ini.. sya hnya mengemuka kan pendapat yg sya yakini benar..BERMAZAB LAH..TAPI JANGAN FANATIK…!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!…………fanatik menutub kebenaran.melahirkan..kesombongan..menghina..membenci..

  16. saya hanya sarankan pada siapa saja , agar mempelajari ajaran syi’ah Ahlul Bait tujuannya agar menambah wawasan pengetahuan , bukan debat yang akhirnya membawa emosi dan saling mengejek , jika kalian ingin tahu kebenaran ajaran syi’ah Ahlul Bait maka belajarlah , nanti kalian akan mendapat kebenaran, dan bahwa syi’ah tidak perlu utk menarik kalian menjadi pengikut syi’ah.
    kebenaranlah yang akan menjawabnya.

  17. Trima kasih Ust.Jak…atas pencerahan Anda…teruslah berkarya..smoga limpahan karuniaNya dicurahkan kepada Anda…Amiin…

  18. Assalam,
    kebebasab beragama membawa erti kebebasan bermazhab.Kebenaran adalah tujuan dalam mencari kebenaran, asasnya jika kita diberi pilihan sama ada memilih ahlul bait atau golongan yang zalim….tentu mereka yg waras akan memilih ahlul bait.
    Ja’far Sadiq dgn Mzhab Imammiah, Maliki, Hanafie……..siapa sahaja bebas memeleh. Namun Sunah Wal Jamaah..bukan Mazhab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: