Mengimani Wilayah Ahlulbait as. Adalah Jaminan Keselamatan Dari Api Neraka Jahannam

Mengimani Wilayah Ahlulbait as. Adalah Jaminan Keselamatan Dari Api Neraka Jahannam

Allah SWT berfirman:

و قِفُوْهُمْ إنَّهُم مَسْؤُوْلُونَ

“Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.” (QS. ash Shaffat:24)

 Keterangan:

Di antara peristiwa-peristiwa mengerikan nun menentukan nasib di hari kiamat adalah diberhentikannya manusia di jembatan pemeriksaan di atas neraka Jahim. Allah memerintahkan para malaikat-Nya agar menahan umat manusia karena akan ada pertanyaan yang mesti mereka jawab. Pertanyaan yang akan mengungkap jati diri setiap orang. Allah berfiaman, “Hentikan (tahan) mereka karena mereka akan ditanyai.” Continue reading

Fatwa Sayyidina Umar: Boleh Hukumnya Merubah-rubah Teks Suci Al Qur’an!

Apa pendapat Anda tentang fatwa di bawah ini: “Tidak ada kewajiban membaca Al Qur’an sesuai dengan teks asli yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad saw., baik dalam shalat maupun di luar shalat! Tetapi boleh hukumnya mebaca Al Qur’an dengan redaksi apapun asal sesuai dengan maknanya atau yang mirip dengan maknanya! Yang penting jangan Anda rubah ayat tentang azab/siksa/murka menjadi ayat rahmat atau sebaliknya. Barang siapa membacanya Al Qur’an sesuai dengan syarat di atas maka bacaannya sah dalam pandangan syari’at! Dia adalah Qur’an yang diturunkan Allah. Sebab Allah telah mengiznkan manusia membaca Kitab suci terakhir dan mu’jizat Nabi-Nya dengan redaksi apapun yang kita buat sendiri dengan memerhatikan syarat sederhana di atas!

Kira-kira apa tanggapan dan sikap Anda terhadap fatwa seperti di atas? Mungkin Anda akan mengatakan di pencetus fatwa di atas adalah seorang yang fasik atau bahkan kafir!

Tetapi jangan terburu-buru dan gegabah menvonisnya dengan vonis apapun, sebab fatwa itu telah dicetuskan oleh Sayyidina Umar, Khalifah Nabi saw.! Continue reading

Potret Sang Nabi Mulia saw Dalam Hadis Bukhari (4) Astaghfirullah Tuduhan Nabi Saw Berusaha Bunuh Diri?! [2]

Nabi Muhammad Saw. Berniat Bunuh Diri Karena Stres Berat!

.

Artikel dibawah adalah sambungan (bagian ke ll)  dari artikel kami sebelumnya “Nabi Muhammad Saw. Dan Awal Prosesi Pelantikan Kenabian Dalam Gambaran Bukhari (BAGIAN I)

________________

Imam Bukhari meriwayatkan dalan kitab Shahih-nya; Kitabu at Ta’bîr,8/67:

.

وفَتَرَ الوحي فترةً حتى حزن النبي(ص) فيما بلغنا حزناً غدا منهمراراً كي يتردى من رؤس شواهق الجبال! فكلما أوفى بذِرْوَة جبل لكي يلقيمنه نفسه ، تبدَّى له جبريل فقال يا محمد إنك رسول الله حقاً ، فيسكن لذلكجأشه وتقرُّ نفسه فيرجع . فإذا طالت عليه فترة الوحي غدا لمثل ذلك فإذاأوفى بذروة جبل تبدَّى له جبريل فقال له مثل ذلك!!

“Dan berhentilah wahyu (tidak turun lagi) untuk beberapa waktu, sehingga Nabi saw. bersedih –sesuai riwayat yang sampai kepada kami- dengan kesedihan yang sangat sehingga berkali-kali berusaha melemparkan dirinya dari puncak gunung-gunung tinggi! Dan setiap kali beliau sampai di puncak gunung untuk melemparkan dirinya dari puncaknya, malaikat Jibril menampakkan diri kepadanya dan berkata, “Hai Muhammad, sesungguhnya engkau adalah benar-benar utusan (Rasul) Allah.” Maka tenanglah dan tentramlah hati dan jiwa beliau lalu beliau pulang”.

Dan jika panjang fatratul wahyi (waktu terputusnya wahyu) beliau kembali seperti semula (ingin melemparkan diri dari puncak gunung)! Dan ketika beliau sampai di puncak gunug Jibril kembali lagi menampakkan dirinya dan berkata yang sama seperti pada kali-kali sebelumnya!.”

.

Inilah riwayat Bukhari (kitab tershahih setelah Al Qur’an dan yang diyakini seluruh hadis di dalamnya adalah shahih dan barang siapa meragukannya maka ia telah keluar dari jalan kaum mukminin) yang menggambarkan Nabi mulia kita sebagai seorang yang stress berat sehingga tidak mampu mengontrol jiwanya dan selalu berusaha mau bunuh diri dengan melemparkan diri dari puncak gunung! Semua itu dikarenakan wahyu terlambat turun!

Continue reading

Tuhan Kaum Wahhâbi Duduk di Atas al-Kursi dan Berbunyi “Krieet.. Krieet”!!

Tuhan Kaum Wahhâbi Duduk di Atas al-Kursi dan Berbunyi “Krieet.. Krieet”!!

Satu lagi bukti penyimpangan akidah ketuhanan Wahabi/Salafi…. yang selama ini mereka menolak disebut sebagai kaum berakidah tajsim/Mujassimah  kendati semua bukti membenarkan kenyataan itu!

Di sini saya mengajak Anda memperhatikan bukti-bukti di bawah ini yang ditegaskan imam besar mereka dalam kitab as Sunnah; kitab standar paling diandalkan dan disakralkan.. Setelahnya sepenuhnya saya serahkan kepada Anda untuk mengomentarinya secara arif dan ilmiah.

Perhatikan Scan Kitab di bawah ini

Continue reading

Kata al Albani, Imam Syafi’i Berguru Kepada Seorang Pembohong Besar!!

Syeikh Nashiruddin al Albani Membongkar Imam-Imam Ahlusunnah wal Jama’ah!

Entah, karena memang demikian kenyataannya, atau karena alasan lain, kini terbongkar bahwa Imam Syafi’i (Imam besar Ahlusunnah wal Jama’ah) ternyata berguru kepada seorang pembohong besar, kadzdzab. guru besar andalan Imam Syafi’i itu (yang karena ia banyak meriwayatkan dan menimba ilmu agaama dan sunnah Nabi saw. darinya) ia mendapat kecaman keras dari ulama-ulama senior sezamannya.

Guru besar Imam Syafi’i yang dibongkar datanya oleh Syeikh Salafi; Nashiruddin al Albani ini bernama: Ibrahim ibn Abi Yahya al Aslami yang berkuni-yah Abu Ishaq al Madani.

Continue reading

Imamah, Studi Komperatif Sunnah-Syi’ah (2)

Apakah Imamah Ushûlddîn/Prinsip agama atau Furû’uddîn?

  • Pendapat Ahlusunnah:

Imamah dalam pandangan madzab Ahlusunnah bukan merupakan Ushuluddin, ia digolongkan furu’uddin dan masalah-masalah fiqih yang harus dipecahkan dengan dalil-dalil naqliah bukan aqliah. Bahkan mereka menganggapnya bukan hal penting yang harus dibicarakan dan di diskusikan. Continue reading

Tafsir Salaf Shaleh dan Kaum Salafiyah (2)

Di antara ayat yang juga mendapat perhatian dari para Salaf Shaleh adalah ayat Ikmâluddîn yang menegaskan bahwa Allah telah menyempurnakan agama-Nya, melengkapi nikmat-Nya dan meridhai Islam sebagai agama-Nya. Perhatian Salaf Shaleh meliputi; kapan dan dalam peristiwa apa ayat itu turun, dan faktor apa yang menyebabkan disempurnakannya agama Allah SWT? Continue reading

Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr

Ahlulbait as adalah Ahlu adz Dzikr

Allah SWT berfirman:

فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لاَ تَعْلَمُوْنَ .( النحل:43/ الأنبياء:7

Maka bertanyalah kepada orang yang berpengetahuan, jika kamu tidak mengetahui (QS:16;43 dan QS:21;7)

Arti Ayat Secara Umum

Ketika Allah Yang Maha Bijaksana mengutus para rasul dari kalangan manusia guna membimbing dan memberi petunju ke jalan yang lurus, sebagian orang (kaum Musyrik) yang dangkal ilmu dan pengetahuan mereka membantah dan membobongkan kebenaran para rasul tersebut dengan berbagai alasan yang dibuat-buat. Di antara alasan-alasan yang sering mereka kemukakan ialah mengapakah Allah mengutus manusia sebagai utusan-Nya, bukankah-kata mereka- manusia itu secara stuktur pencinptaan tidak mungkin dapat mengadakan kontak langsung dengan sumber wahyu (Allah SWT) Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.

Continue reading

Qur’an Syi’ah Versus Qur’an Sunni

Qur’an Syi’ah Versus Qur’an Sunni

Adalah cita-cita musuh-musuh Islam apabila umat Islam selangkah-selangkah menjauh dari Alqur’an dan mulai meragukan kesuciannya. Berbagai strategi mereka lakukan untuk merealisasikan cita-cita tersebut…. Akhir dari langkah licin musuh-musuh Islam tersebut adalah dengan membangkitkan kembali fitnah-fitnah klasik dengan menuduh ada Alqur’an lain selain yang diyakini umat Islam Sunni…. Bahwa Al-Qur’an Syi’ah adalah lain dari Al-Qur’an Sunni…. Mereka meyakini bahwa Al qur’an Sunni tidak lagi diyakini sebagai Al-Qur’an yang turun kepada Nabi Muhammad saw. 14 abad silam dan… dan… .

Continue reading

Nikah Mut’ah Antara Hukum Islam dan Fitnah Wahhabi (1)

Nikah Mut’ah Antara Hukum Islam Dan Fitnah Wahabi (1)

Bantahan atas artikel blog “haulasyiah” -Syiah Menghalalkan Zina-

Banyak sekali fitnah beracun yang dihembuskan kaum wahhabi terhadap Syi’ah. Di antaranya adalah kekejian dan kepalsuan yang tersebar hampir dalam setiap paragraf tulisannya seperti dalam artikel: SYIAH MENGHALALKAN ZINA. Mengingat kejinya fitnah itu dan rancunya tulisan dalam artikel tersebut maka kami akan menaggapinya dalam dua tahapaan, pertama, kami akan paparkan permasalahan Nikah Mut’ah jauh dari tuduhan keji dalam artikel tersebut, kedua, menaggapi butir-butir fitnah dan kesalahan fatal dalam artikel tersebut. Selamat mengikuti.

Nikah Mut’ah, Halal atau Haram?

Salah satu masalah fikih yang diperselisihkan antara pengikut Ahlulbait (Syiah) dan Ahlusunnah adalah hukum nikah Mut’ah. Tentang masalah ini ada beberapa hal yang perlu kita ketahui, berikut ini akan kita bahas bersama.

Continue reading

Ali Dan Syi’ahnya Sebaik-baik Makhluk Allah (II)

Bantahan (Bagian ke II) Atas:

“Tafsir Surat Al-Bayyinah Ayat Yang ke 7. Menurut Syiah”

Hadis Riwayat Imam Ali as.

1) Al Khawârizmi, Ibnu Mardawaih dan Al Hiskâni:

Dengan sanad bersambung kepada Ismail ibn Ziyâd al Bazzâr dari Ibrahim ibn Muhâjir, ia berkata, Yazid ibn Syurâhil al Anshari –juru tulis Ali- menyampaikan hadis kepadaku, ia berkata, “Aku mendengar Ali as. berkata, ‘Rasulullah saw. meesabda kepadaku ketika beliau bersandar di dadaku-, ‘Hai Ali, tidakkah engkau mendengar firman Allah –Ta’ala-:

إِنَّ الذينَ آمَنُوا و عَمِلُوا الصالِحاتِ أُولَئِكَ هُمْ خيرُ البَرِيَّةِ.؟

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk” (QS 98:7)

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 73 pengikut lainnya.