Ahlulbait as. Bagaikan Pintu Pengampunan

Ahlulbait as. Bagaikan Pintu Pengampunan

Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Rasulullah saw. juga mengumpamakan Ahlulbait as. dengan pintu pengampunan di kalangan bani Israil, barang siapa masuk ke dalamnya ia akan mendapat ampunan Allah SWT. dan barang siapa enggan masuk ke dalamnya maka murka Allah akan mengenanya.

Di antara hadis baabu hiththah yang diriwayatkan para ulama’ ialah hadis dari riwayat Abu Dzar yang telah lewat saya sebutkan, dan juga dari riwayat sahabat Abu Sa’id al-Khudri, ia berkata, ” Rasulullah saw. bersabda:

وَاِنَّمَا مَثَلُ اَهْلِ بَيْتِيْ فِيْكُمْ مَثَلُ بَابِ حِطَّةٍ فِيْ بَنِيْ اِسْرَائِيْلَ مَنْ دَخَلَهُ غُفِرَ لَهُ .

Dan sesungguhnya perumpamaan Ahlulbait-ku di antara kalian bagaikan pintu pengampunan (hitthah) pada Bani Israil barang siapa memasukinya maka akan diampuni untuknya. [1]

Catatan tentang Pintu Hiththah:

Secara bahasa kata hiththah berasal dari kata kerja haththa, yahuththu, artinya menurunkan dan melemparkan. Kata ini disebut Al-qur’an ketika menyebutkan kisah bani Israil. Allah SWT. berfirman:

وَ إِذْ قُلْنَا ادْخُلُوا هذهِ القَرْيَةَ فَكُلُوا مِنْهَا حيثُ شِئْتُمْ رَغَدًا و ادخلوا البابَ سُجَّدًا و قُولُوا حِطَّةٌ نَغْفِرْ لَكُمْ خَطاياكُمْ و سَنَزِيْدُ المُحْسِنِيْنَ .

Dan (ingatlah), ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke negeri ini (Baitul Maqdis), dan makanlah dari hasil buminya, yang banyak lagi enak di mana yang kamu sukai, dan masukilah pintu gerbangnya sambil bersujud, dan katakanlah: Bebaskanlah kami dari dosa”, niscaya Kami ampuni kesalahan-kesalahanmu. Dan kelak Kami akan menambah (pemberian Kami) kepada orang-orang yang berbuat baik”. (QS:2;58)

Sabda Nabi saw. perumpamaan Ahlulbait-ku di antara kalian bagaikan pintu pengampunan (hitthah) pada Bani Israil di atas menunjuk kepada firman Allah di atas. Pintu hiththah adalah salah satu pintu masuk menuju Baitul Maqdis, seperti ditegaskan Abu Hayyan al-Andalusi, atau pitu kota Ariiha, atau depan kota Quds, seperti diasumsikan sebagian mufassir. Dan menyebut perumpamaan Ahlulbait as. di tengah-tengah umat Islam dengan baabu hiththah di antara bani Israil yang memperkenalkan mereka as. sebagai pintu pengampunan Allah SWT. adalah bukti kuat bahwa berpegang teguh dengan petunjuk Ahlulbait as. akan berperan besar dalam menghilangkan kekeruhan jiwa individu dan komonitas muslim dalam masyarakat Islam. Sebagaimana perintah Allah SWT. atas bani Israil agar memasuki pintu gerbang kota Baitul Maqdis dalam keadaan sujud sebagai lambang ketundukan dan penghambaan kepada Sang Maha Pencipta yang telah menganugerahkan kepada mereka kemenangan dan mengucapkan permohonan ampunan sebagai bukti kerendahan diri mereka di hadapan Allah SWT.

Demikian juga dengan umat Islam, Allah memerintahkan melalui Nabi mulia kesayangan-Nya agar umat Islam tunduk pasrah kepada ketetapan Allah SWT. dengan menerima Ahlulbait as. sebagai pemimpin umat Islam dan memasuki gerbang penghambaan memalui pintu Ahlulbait as. dengan penuh rendah hati dan tawadhu’ dan pasrah serta taslim terhadap keputusan Allah SWT., menjauhkan rasa congkak dan membangkang atas ketentuan-Nya.

Namun sayang sebagian umat Islam, mengambil sikap seperti sikap bani Israil, merka membangkang dan menyalahi perintah Allah SWT. mereka tidak masuk dengan bersujud, merendahkan diri kepada Allah SWT. akan tetapi mereka menyengaja melakukan pembangkangan kolektif dengan mamasuki pintu kota sambil mengangkat kepala mereka. Mereka degil lagi congkak membangkang atas perintah Allah SWT. demikian juga sebagian umat Islam, mereka enggan memasuki pintu gerbang keberuntungan; Ahlulbait as. yang akan membawa keselamatan dan memberi ampunan bagi dosa-dosa mereka.

__________________________

[1] HR. Al-Thabarani dalam al-Mu’jam al-Awshath.6,85 dan al-Mu’jam al-Shaghir.2,22 dan al-Shawa’iq.152

17 Tanggapan

  1. Maaf kajian yang bagus, tetapi lebih bagus lagi kalau ada kajian masalah sanad hadis ini
    Biasanya banyak orang yang menolak dengan mendhaifkan hadis yang dimaksud
    salam

    Ibnu jakfari:

    Saya pikir sebagian kajian di sini melibatkan telaah sanad.

  2. Mungkin maksud saudara Secondprince itu, hadis pintu hitthah diatas akhi😀

  3. Apa benar bahwa salah satu tanda hadis palsu adalah kalau ia menyebut fadfoil Alhul Bait yang diriwayatkan orang? rofidhah. dana apa sikap ulama hadis dalam masalah itu?


    Ibnu Jakfari:

    Benar, memang ada kaidah begitu dalam buku-buku musthalah hadis sunni, tapi itu jelas-jelas tidak berdasar.

  4. Maaf yang saya maksud adalah hadis dalam tulisan diatas
    Saya tahu kok kalau kajian di blog ini banyak membahas masalah sanad
    salam

  5. Bacrit. Bicara ahlul bait..? Hh siapa takut. Sini mari kusembeleh kau.
    Abu Bakar Siddiq Bukan Ahlul Bait? Anaknya Menikah dengan Rasulullah. Jadi misalnya mamak kau kawin sama bapak kau, bibi kau bukan ahlul bait? Uwak kau bukan ahlul bait kau?
    Bacrit.. Bicara ‘Ali ibn Abi Tholib Radhiyallahu’anhu gak Pake ilmu.
    Jadi ‘Utsman bin Affan bukan ahlul bait? Kedua anak Rasulullah menikah dengannya.
    Umar bin Khattab bukan ahlul bait? Anaknya menikah dengan Rasulullah.
    Kenapa nggak sekalian kau mencintai Abu Lahhab dan Abu Jahhal atau Abu Thollibnya sendiri?! Bacrit bicara ahlul bait gak pake’ ilmu.
    Isi blogmu sama seperti isi mengajak kepada agama ahlul kitab.


    Ibnu Jakfari:

    Kalau mau berbicara soal agama pakailah rujukan agama. Apa buktinya kalau mereka itu Ahlulbait Nabi saw.? Apa Nabi pernah menyebut mereka sebagai Ahlulbait? Jangan bicara pakai hawa nafsu.
    kalau pakai logika kamu, Huyai ibn AKhthab (si benggolan Yahudi yang mati dibunuh Nabi saw.) juga Ahlulbait dong, kan ia mertua beliau, ia ayah dari istri beliau yang bernama Shafiyyah?! Kami berharap yang memberikan komentar di sini bermodalkan ilmu dan bukan nafsu!

  6. Ahlul bait Rasulullah banyak, MAKSOD LOO!!
    Ada Abu Jahal, ada Abu Tholib, ada Abu Lahhab,naah..sekarang yang mana bagaikan pintu pengampun??


    Ibnu Jakfari:

    Satu lagi bukti kebodohan Anda tentang Islam. Anda mengatakan Ahlulbait banyak termasuk Abu Jahal, Abu Lahab…. sepanjang ada orang awam belum pernah ada yang mengatakan bahwa mereka berdua itu Ahlulbait. Jadi kami harap saudara tenangkan pikiran anda, luruskan pengetahuan anda dan jernihkan cara berpikir anda. tanpanya anda sulit mendapat Hidayah Allah SWT. Tanpanya anda belum layak berbicara soal agama…. saya persilahkan anda jadi kementator bola aja, tidak perlu referensi dan akal sehat.

  7. Ahlulbait as. yang akan membawa keselamatan dan memberi ampunan bagi dosa-dosa mereka.

    Mirip ucapan orang kristen,”Hanya Yesus juru selamat dan mengampuni dosa-dosa mereka.”

    Wooi…bego yang membawa keselamatan dan memberi ampun bagi dosa-dosa mereka cuma Allah Ta’ala. Bukan Ahlul bait. Kurang bacaan ko ya?

    Apa untungnya ikut ahlulbait?
    Yang beruntung adalah ikut Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam, dengan pemahaman para sahabat Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam.

    Blogmu ini bukan mengajak kepada Islam, malahan mengajak kekafiran seperti orang-orang kristen itu.

    -Ibnu Jakfari-
    ______________________________

    Nabi saw. memerintah kita mengikuti Alqur’an dan Ahlulbait, anda datang mengatakan apa untungnya mengikuti Ahlulbait!
    Apa anda bisa buktikan omongan anda di sini:

    Yang beruntung adalah ikut Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam, dengan pemahaman para sahabat Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam.

    mengapa perlu pemahaman sahabat? Apa dalilnya harus mengikuti Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam, dengan pemahaman para sahabat Rasulullah .

  8. KEPADA SAUDARA HAMBA ALLAH
    SAYA HIMBAU KALAU MAU MEMBERI TANGGAPAN HENDAKNYA MEMAHAMI TERLEBIH DAHULU KATA PERKATA DAN KALIMAT PERKALMAT YANG DISEBUTKAN PAK jAKFARI SEBAB DENGAN TANPA MEMAHAMI DENGAN BENAR KAMU BISA TERJATUH DALAM KESALAHAN DAN LALU KAMU MENUDUH SEMBARANGAN YANG TIDAK PERNAH DIKATAKAN PAK KAJFARI, MISALNYA KAMU MENULIS ((Ahlulbait as. yang akan membawa keselamatan dan memberi ampunan bagi dosa-dosa mereka.
    LALU KAMU MENYIMPULKAN DENGAN SALAH ((Mirip ucapan orang kristen,”Hanya Yesus juru selamat dan mengampuni dosa-dosa mereka.”
    Wooi…bego yang membawa keselamatan dan memberi ampun bagi dosa-dosa mereka cuma Allah Ta’ala. Bukan Ahlul bait. Kurang bacaan ko ya? ))
    PADAHAL YANG DITULIS PAK JAKFARI ADALAH (( mereka enggan memasuki pintu gerbang keberuntungan; Ahlulbait as. yang akan membawa keselamatan dan memberi ampunan bagi dosa-dosa mereka.)) JADI YANG MEMBAWA KESELAMAT DAN MEMBERI AMPUNAN ADALAH KETIKA MASUK GERBANG KEBERUNTUNGAN ITU! LIHAT JELAS BEDA KAN.
    SATU LAGI MAS HAMBA ALLAH, APA BUKTINYA BAHWA ((Yang beruntung adalah ikut Al Qur’an dan Sunnah Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam, dengan pemahaman para sahabat Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam.)) APA BUKTINYA?
    APA PEMAHAMAN SELURUH SAHABAT NABI TANPA KECUALI ATAO HARUS DIPILIH DULU MANA YANG ALIM DAN MANA YANG TIDAK, MANA YANG MUNAFIQ DAN MANA YANG MUKMIN BENERAN?
    MAS HAMBA ALLAH KALAU CUMAN EMOSI YANG DIBANGGAKAN, KAMU BISA RUGI DI AKHIRAT NANTI, APA BUKTINYA KALAU BLOG INI SEPERTI KATA KAMU ((Blogmu ini bukan mengajak kepada Islam, malahan mengajak kekafiran seperti orang-orang kristen itu.)) MEMANG BENAR KATA GURU-GURU KAMI BAHWA KAUM WAHABIYUN SELALU GAGAL DALAM MEMAHAMI DALIL DAN PANDANGAN ORANG LAIN LALU DARI KESALAHPAHAMAN ITU MEREKA MENGHUKUM SEENAKNYA SENDIRI. CONTOHNYA YA KAMU INI!!!!!!!!!!!!!!

  9. nampaknya blog ini bagus untuk penyaluran emosi dari orang-orang yang memiliki gangguan psikis.

    semoga ini menjadi pahala tersendiri yach.

  10. pfff….
    saya bener2 ngeri kalau benar “hamba allah” itu memang hambaNya.
    lebih baik saya cari Allah yang tidak punya hamba seperti itu.
    kasihan banget allah yang punya hamba seperti itu. wekekek..

  11. Jakfari ente berislam ibarat katak dalam tempurung……..alias jahil, sesat, bathil………….!!
    Semoga Allah merahmati Abubakar,Umar,Utsman,Ali dan seluruh sahabat beliau yang beriman dan berjuang bersama Rasulullah…dan mati dalam keadaan beriman………..
    Ya rabb kami tunjukilah kami ke jalan yang lurus, jalan yang Engkau ridoi dan Engkau beri nikmat atas mereka
    ( Jalan shiddiqin= Abubakar panglimanya, syuhada= Hamzah panglimanya, sholihin= Ali dan semua sahabat serta yang mengikuti jalan mereka )
    Bukan jalan sesat dan jalan yang Engkau murkai ( Yahudi dan antek2nya,
    Syiah Rafidhoh dan pengelola blog ini JAKFARI )……..Amin.


    Ibnu Jakfari:

    Salam pak abu_amr.
    saya sarankan agar ketika menyampaikan pandangannya, anda tidak disetir oleh hawa nafsu, bisa bahaya!

    Apa anda keberatan dengan apa yang kami utarakan di sini bahwa Ahlulbait as. adalah PINTU PENGAMPUNAN? Apa dalil yang kami utarakan belum cukup menurut Anda? Coba kita bahas dengan kepala dingin dan dengan mengedepankan dalil bukan emosi dan arogansi!

    Gimana tawaran kami? Setuju?
    kami nanti kesiapan Anda dan rekan-rekan Anda.

    Wassalam.

  12. Memperhatikan komentar pak Abu_Amr saya jadi ngeri, ya kok berani-beraninya menafsirkan ayat Al Qur’an dengan hawa nafsu dan ra’yu nyimpang tanpa dalil yang shahih……..
    pak abu apa kamu tidak takut ancaman Rasul bahwa siapa saja yang menafsirkan Al Qur’an dengan pendapatnya tanpa dasar maka hendaknya ia bersiap-siap menenmapati tempatnya di nerana, dan ia pasti salah dan menyimpang. Mengapa kamu berani menafsirkan ayat Al Qur’an dengan semau nafsu kamu! Apa dasarnya?
    (((Jalan shiddiqin= Abubakar panglimanya, syuhada= Hamzah panglimanya, sholihin= Ali dan semua sahabat serta yang mengikuti jalan mereka)
    Bukan jalan sesat dan jalan yang Engkau murkai ( Yahudi dan antek2nya,
    Syiah Rafidhoh dan pengelola blog ini JAKFARI )……..)))
    Nafsu ya yang mendorongmu untuk berani berbicara tentang ayat Al Qur’an.

  13. Hanya segitu aja keberanian (kebisaan) orang-orang yg mengaku mengikuti quran dan hadis berdasarkan pemahaman sahabat dihadapan pak jakfari,diajak diskusi malah lari (bikin malu aja) coba donk di ladeni tantangannya pak jakfari tapi dengan kepala dingin ya seperti yg al quran bilang” wa jadilhum bil lati hia ahsan!” ok…monggo di mulai diskusinya!!

  14. Iya nih… ayo donk terusin diskusinya…

    Kan nanti bisa terlihat orang yang berakal dan yang berilmu… dan juga akan kelihatan orang yang sesat dan bahlul…

    Saya pernah mendengar bahwa Rasulullah saw diutus salah satunya adalah memperbaiki akhlak manusia, tetapi saya nggak liat akhlak yang mencerminkan Rasulullah dari saudara kita Abu Amr dan Hamba Allah (seharusnya Hamba Allah menunjukkan kearifan budi pekerti yang baik kan…)

    Sayang aja kalau kita tidak mau membuka hati kita untuk suatu ilmu yang mungkin juga akan membawa kita ke jalan kebenaran, karena kita masih dalam proses pencarian kan… (tul ga..!?)

    Kalau lihat tulisan2 mereka (yang menghujat) kesannya Hak Mutlak Allah SWT diambil ya.. sehingga bisa menghakimi orang.. sesat, jahil, iblis dllsbgnya.. Hebat juga… Tapi memang enak koq, menghujat, kesannya seperti jagoan… atau preman pasar… Mudah2an aja mereka seperti sahabat Umar bin Khatab, yang segera insyaf dan berjuang dalam agama (pada zaman Rasulullah saw sebagai pemimpin).. nah selebihnya kita pikir lagi deh…

    Shalawat dan Salam atas Rasulullah saw dan keluarganya yang suci serta para sahabat pilihan…

  15. maaf saya yang bodoh ini bertanya… ahlulbait itu apa? mohon penjelasannya.. terima kasih

    Ibnu Jakfari:

    Ahlulbait adalah keluarga suci Nabi saw yang diperumpamaakan seperti Bahtera Nuh di tengah-tengah umatnya…. yang disejajarka dengan AL Qur’an sebagai sumber rujukan Islam seperti ditegaskan Nabi saw. dalam hadis Tsaqalain… dan orang-orang yang disucikan seperti dalam surah al Ahzab (33) ayat 33.

  16. […] Ahlulbait as. Bagaikan Pintu Pengampunan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: