Al Ghadhab

Kulian 4:

Al Ghadhab[1]

Janganlah engkau marah sebisa mungkin, hiasi dirimu dengan ke Al Hilm.

Ketahuilah bahwa marah adalah pintu segala kejelekan[2]. Mungkin puncak darinya dapat membawa kematian mendadak.

Diriwayatkan dari Rasulullah saw.:

الغَضَبُ يُفْسِدُ الإِيْمانَ كما يفسد الخَلُّ العَسَلَ.

“Marah merusak imam seperti cuka merusak madu.”

Dan cukup sebagai kecemanan atas marah ialah dengan engkau merenungkan tindakan seorang yang sedang marah.[3]


[1] Al Ghadhab adalah kosidi responsif yang penting eksisitensinya. Ia akan muncul dari seorang sebagai reaksi dengan tujuan membela diri atau kehormatan. Sikap itu akan memperkuat potesi fisik dan memepersiapkannya untuk melakukan pembelaan dan atau menghilangkan rintangan yang menrintanginya. Adalah hal wajar apabila seorang marah. Dan sifat/potesi fitri itu sengaja dirakitkan bersama keberadaan manusia karena memang dibutuhkan untuk kelangsungannya. Hanya saja sasaran amarah itulah yang perlu diterhatikan sehingga tidak salah sasaran. Adalah hal terpuji seorang marah ketika norma-norma agama diinjak-injak, harga diri dan kehormatan sejatinya dihina dll. Tetapi tercelahlah amarah yang ditampakkan kepada orang-orang yang tidak berhak; para kekasih Allah SWT, dan atau karena hal-hal yang tidak sepatutunya dijadikan sasaran amarah…

[2] Rasulullah saw. bersabda:

الغَضَبُ جَمْرَةُ الشيطانِ

“Marah adalah bara api setan.” (Bihar Al Nawar,73/265)

Imam Ja’far as. bersabda:

الغَضَبُ مِفْتاحُ كُلِّ شَرٍّ.

“Marah adalah kunci segala kejehatan.” (Bihar Al Nawar,73/266)

[3] Imam Ali as. bersabda:

إِياكَ و الغَضَبَ، فَأَوَّلُهُ جُنونٌ و آخِرُهُ نَدامَةٌ.

“Hati-hatilah engkau dari marah, sebab permulaannya dalah kegilaan dan kesudahannya adalah penyesalan.” (Ghurar Al Hikam)

الغضبُ يُفْسِدُ الألْبابَ و يُبْعِدُ مِنَ الصوابَ.

“Amarah akan merusak pikiran dan menjaukan dari kebenaran.” (Ghurar Al Hikam)

الغضبُ يُرْدِيْ صاحِبَهُ وَ يُبْدِيْ معايِبَهُ.

“Amarah akan menjerumuskan penyandangnya dan menampakkan iab-aibnya.” (Ghurar Al Hikam)

بِئْسَ القرينُ الغضبُ يُبْدِيْ الْمَعايِبَ ، و يُدْنِيْ الشَّرَّ، و يُباعِدَ الخيرَ.

“Sejelek-jelek teman/pendamping adalah amarah ialah menampakkan aib-aib, mendekatkan kejahatan dan menjauhkan kebaikan.” (Ghurar Al Hikam)

Kisah:

Ada seorang berkata kepada Harun (khalifah Abbasi): Ada seorang arab badui menceraikan lima wanita. Harun berkata, “Bagaimana itu bias terjadi, bukankah seorang pria hanya boleh menihaki empat wanita?” dijawab, “Orang itu memiliki empat istri. Pada suatu hari ia masuk menemui mereka, iamendapatkan mereka sedang bertengkar, ia marah dan berkata kepada mereka, “Sampai kapan ini terus terjadi?! Ini pasti gara-gara kamu (sambil menunjuk salah satu dari istrinya), pergilah engkau kucerai! Seorang dari isrtinya yang lain memprotes, “Engkau tergesah-gesah dengan menceraikannya.” Andai engkau beri didikan terlebih dahulu, pastilah lebih tepat.” Mendengar ucapan itu, ia mengatakan, Dan engkau juga kuceraikan!” istri ketiga berkata sambil marah, Jelek sikapmu! Demi Allah kedua istrimu itu sangat baik kepadamu, merteka sangat mengutamakanmu!” ia pun marah atasteguran itu dan berkata, ” Hai engkau yang menyebut-nyebut kebaikan mereka, pergilah, engkau kucerai!” Yang keempat (ia dari suku Hilaliyah), dan penyabar berkata kepadanya, “Apakah telah sempit dadamu dari mendidik mereka selain dengan menceraikan! Hai engkau, engkau juga kucerai! Sahutnya. Peristiwa secara kebetulan didengar oleh seorang wanita tetangga mereka, ia memantau kejadian itu dan mendengar ucapan suami tersebut, kemudian ia masuk dan berkata kepadanya,” Demi Allah bangsa Arab tidak pernah menyaksikan kecuali kelemahanmu dan kelemahan kaummu…engkau enggan kecuali mencerai empat istrimu dalam satu saa’t.” mendengar teguran itu,ia marah dan berkata kepada,”Dan engkau, hai wanita sok ngurus, engkau kuceraikan juga. Kalau suamimu membelohkan!” Sementara suami wanita itu dari dalam rumahnya mendengar, ia sepontan menjerit, “Ya, aku bolehkan! Ya, aku bolehkan!” demikaianlah lima wanita diceraikan sekaligus.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: