Al Qur’an Dalam Sabda Para Imam Ahlulbait asS

Dalam kesempatan ini, saya akan mengajak pembaca melihat langsung hadis-hadis Nabi saw. dan para Imam suci Ahlubait as. Dalam riwayat Syi’ah Imamiyah Ja’fariyah tentang Al Qur’an; hakikat, keagungan dan keistimewaannya.

· Hakikat Al Qur’an:

Imam Ja’far as. bersabda:

لَقَدْ تَجَلَّى اللّهُ لِخَلْقِهِ فِي كَلامِهِ ، و لَكِنَّهُم لا يُبْصِرُون»

“Allah telah bertajalli lepada makhluk-Nya dalam frirman-Nya, akan tetapi mereka tidak menyaksikan(Nya).” (Bihâr al Nawâr,92/107)

· Hidayah Al Qur’an:

Rasulullah saw. bersabda:

وهو الدليلُ يَدُلُّ عَلى خَيْرِ سَبِيْلٍ

“Al Qur’an adalah penunjuk jalan yang akan menunjukkan kepada sebaik-baik jalan.” (Tafsir al Ayyasyi,1/2)

dalam hadis lain, beliau saw. bersabda:

القرآن هدىً من الضلالة وتبيان من العمى واستقالة من العثرة

“Al Qur’an adalah petunjuk dari kesesatan dan penjelas dari kebutaan dan pelepas dari ketergelinciran.” (Tafsir al Ayyasyi,1/5)

Imam Ali as. bersabda:

أيـّها الناس، إنّه من استنصح اللّه وُفّق، ومن اتّخذ قوله دليلاً هُدي للتي هي أقوم.

“Wahai manusia, sesungguhnya barang siapa tulus karena Allah pasti Allah memberinya taufiq (petunjuk dan kemudahan), dan barang siapa menjadikan firman-Nya sebagai penunjuk jalan pasti ia diberi petunjuk kepada jalan yang paling luerus.” (Nahjul Balâghah, khutbah:145)

Fatimah az Zahrâ’ as. bersabda:

وقائدٌ إلى الرضوان اتباعه،ومؤدّ إلى النجاة أشياعه.

“Mengikuti Al Qur’an adalah menuntun kepada keridhaan Allah dan menyampaikan pengikutnya kepada keselamatan.” (‘Ilal asy Syarâi’:248)

· Al Qur’an Kitab Suci Yang Universal

Imam Ja’far as. bersabda:

إن العزيز الجبّار أنزل عليكم كتابه وهو الصادق البارّ، فيه خبرُكم وخبرُ من قبلَكم وخبرُمن بعدَكُم وخبر السماء والارض، ولو أتاكم من يُخبركم عن ذلك لتعجّبتُم.

“Sesungguhnya Allah Yang Maha Perkasa telah menurunkan kepada kalian Kitab-Nya, dan Dia adalah Dzat Yang Maha Jujur dan Baik, di dalam kitab-Nya terdapat berita kalian dan berita umat seberum kalian, serta bertia kaum setelah kalian. Di dalamnya terdapat berita langit dan berita bumi. Andai telah dating orang yang akan mengabarkan kepada kalian semua itu pastilah kalian terheran-heran.” (Al Kâfi,2/599)

Imam Ja’far as. bersabda:

إنّ اللّه أنزل في القرآن تبيان كل شيء، حتى واللهِ ما تَرَك شيئاً يحتاج العباد إليه إلاّ بيّنه للناس.

“Sesungguhnya Allah telah menurunkan dalam AL Qur’an keterangan segala setuatu, sampai-sampai, demi Allah ia tidak meninggalkan sesuatu apapun yang dibutuhkan manusia melainkan telah dijelaskan untuk menausia.” (Bihar al Anwâr,92-81)

· Al Qur’an Adalah Penjelas

Dalam salah satu pidatonya, Imam Ali as. menjalaskan beberapa sifat Al Qur’an, di natara beliau bersabda:

… وتبياناً لا تهدم أركانه.

“… Dan ia (Al Qur’an) adalah penjerlas yang pilar-pilarnya tak akan teruntuhkan.” (Nahjul Balâghah, khutbah:198)

dalam khutbah lainya, Imam Ali as. bersabda:

وعليكم بكتاب اللّه فإنّه الحبل المتين.. لا يَعوَجُّ فيُقام،ولا يزيغُ فيُستعتَب.

“Dan hendaknya kalian berpegang dengan Kitabullah, karena ia adalah tali yang kokoh…. Tidak bengkok sehingga perlu ditegakkan dan tidak menyimpang sehingga perlu ditegur/diluruskan.” (Nahjul Balâghah, khutbah:156)

Imam Ali Zainal Abidin as Sajjâd as. bersabda menjelaskan keistimewaan AL Qur’an dalam sebuah rintiah doa panjang beliau:

… وميزان قسط لا يحيفُ عن الحقِ لسانُه، ونور هدىً لا يُطفأ عن الشاهدين بُرهانُه.

“… Dan (Al Qur’an) adalah neraca yang adil yang tidak akan menyimpang dari kebenaran, dan cahaya penunjuk yang buktinya tidak akan padam bagi penyaksinya.” (ash Shahîfah as Sajjâdiyah, doa:42)

Imam Ja’far ash Shadiq as. bersabda:

هو قول اللّه .. وهو الكتاب العزيز الذي لا يأتيه الباطل من بين يديه ولا من خلفه تنزيلٌ من حكيم حميد.

“Dia adlah firman Allah… dia adalah Kitab yang Aziz yang kebatilan tidak akan dating kepadanya baik dari arah depan maupun belakan, ia adalah Kitab yang diturunkan oleh Dzat Yang Maha Bijak dan Maha Trepuji.” (Amâli ash Shadûq:326 dan Bihâr al Anwâr,91/117)

· Al Qur’an Tidak Dapat Diganti Oleh KItab Apapun!

Imam Ali as. bersabda:

واعلموا أنه ليس على أحد بعد القرآن من فاقة، ولا لاحد قبل القرآن من غنىً.

“Ketahuilah bahwa tidak akan ada kebutuhan/kemiskinan bagi seorang setelah Al Qur’an dan tidak ada kecukupan bagi seorang sebelum Al Qur’an.” (Nahjul Balâghah, khutbah:167)

Beliau juga bersabda:

ومن طلب الهدى في غيره أضلّه اللّه.

“Barang siapa mencari petunjuk dari selain Al Qur’an maka Allah akan menyesatkannya.” (Bihâr al Anwâr,91/32)

Dalam sabda lain:

وفيه ربيع القلب .. وما للقلب جلاءٌ غيره.

“Di dalamnya terdapat kesuburan bagi jiwa… dan tidak ada pencerah jiwa selain Al Qur’an.” (Nahjul Balâghah, khutbah:167)

Dalam sabda lain:

ولا تكشف الظلماتُ إلاّ به.

“Dan kegelapan tidak akan dapat disingkap kecuali dengannya. (Nahjul Balâghah, khutbah:18 dan152)

12 Tanggapan

  1. Alhamdulillah rabbil alamin… saya sejak dulu sih yakin bahwa syi’ah qur’an mereka ya sama dengan qur’annya Sunni hanya kalau ada bedanya ya paling-paling sampulnya aja, atau bentuk khathnya…
    dan saya juga pernah baca beberapa hadis keutamaan al qur’an dari hadis-hadis kitab-kitab Syi’ah dan mereka mewajibkan membaca satu surah penuh pada setiap raka’at shalat mereka… jadi dalam hemat saya itu sudah cukup bukti bahwa al qur’an mereka itu tidak ada yang muharraf, sebab kalao muharraf kan tidak bisa dibaca lengkap

  2. Saya tetap meminta tuan Jakfari dengan segera membedah kitab “Fashl Khitab Fi Itsbati Tahrif Kitab Rabb al-Arbab”, tapi jangan nika-niko, saya punya naskah cetakan yang kuno.

    Ibnu Jakfari:

    Alhamdulillah jika saudara punya buku tersebut. Saya harap Anda mau merenungkan dalil kedua yang diajukan Syeikh Nuri Thabarsi (rahimahullah), sebab ia sepenuhnya terkait dengan Ahlusunnah, bukan denga Syi’ah!
    kalau Anda punya, pasti Anda mampu menyebutkan dalil apa itu?
    Tapi saya berharap And juga mau menaggapi tulisan di atas, apa ada hadisnya yang kurang shahih atau kurang pas menurut saudara?
    Terima kasih sebelumnya.

  3. Kamu itu kok sudah aneh!
    Yang saya minta tanggapan dari anda dan di tulis di sini, malah anda menyuruh saya merenunginya. Tulis donk!!! biar pembaca yang lain juga bisa membaca bagaimana tokoh muhaddits syiah yang diagung-agungkan sebetulnya menpunyai kesalahan yang besar dengan membuat buku itu.

  4. El satpam…ente itu yang ga jeli atau memang aneh..ente bisa baca ga…??

    ente khan suruh IJ membedah Fashl Khitab Fi Itsbati Tahrif Kitab Rabb al-Arbab…dan ente bilang punya cetakan kuno..krn ente bilang punya maka ente disuruh sebutkan dalil kedua yang disebutkan Syeikh Nuri…klo ente memang punya ya ente bisa sebutkan sepenuhnya dunk..!! justru yang berargumen itu yang harus mengeluarkan dalil lbh dulu..yang neko2 itu ente..!

  5. Diskusi sesuai tema donkz. LOL

  6. bahas saja menurut versi anda el-askari…tapi jgn panjang2…
    biar di bahas oleh ibnu jafari….
    dan kami bisa baca….dan belajar….
    tapi satu hal….pendapat satu ulama (kalo pun ini benar) apakah bisa dipakai utk menggugurkan satu mahzab…apalagi kalo pendapatnya ditolak ulama mahzab itu jumhuriyah…

    sekalian bisa dijelaskan bgmn kedudukan ulama apalagi yg sudah meninggal dalam syiah…oleh bung jakfari..

    di pesrsilahkan….

    Ibnu Jakfari:

    Dalam Syi’ah, bertaqlid dalam fikih kepada seorang mujtahid yang sudah wafat masih diperselisihkan, ada yang membolehkan dan ada yang tidak.
    Lebih lengkapnya dapat ditemukan dalam kajian fiqh.

  7. setahu saya Syeikh Nuri Thabarsi itu dipuji-puji allamah Syi’ah, lalu kenapa disebut tidak terkait dengan Syi’ah? maksudnya? Anda tidak sedang ber-taqiyyah kan?

    Ibnu Jakfari

    Anda harus propossional dalam menilai seorang ulama… dalam pandangannya yang keliru ia patut disalahkan dan dikiritik…. tetapi tidak berarti ia harus dibuang total, kecuali jika ia salah total juga!
    Syeikh Nuri (semoga Allah merahmati beliau) adalah seorang ulama besar… tapi jangan lupa ia tidak ma’shum… beliau bisa salah…. Jadi pujian tersebut tidak dalam kontek memuji dan membenarkan kesalahan beliau dalam sebagian pendapatnya.

    Anda perlu membiasakan diri dalam arena ini… supaya tidak terjebak dalam kultus individu.
    Sejak saya duduk belajar agama di Ponpes darul Hadits al Faqihiyah di Malang di bawah asuhan langsung al Muhaddits al Musnid al Allamah al habib Abdullah putra al Imam Al Muhaddist Abdul Qadir Balfaqih (rahimahumallah), saua telah dididik untuk menaykini bahwa Abu Thabil (paman Nabi saw.) adalah Mukmin dan beliau menyalahkan ijtihad Imam Bukhari dalam menshahihkan hadis yang mengatakan Abu Thalbi itu mati kafir… beliau sangat menyalahkan Imam Bukhari dalam masalah ini. Tapi dalam hal-hal lain Imam Bukhari tetap beliau puji! Itu sangat ilmiah kan!! begitu juga beliau (Guru kami Al Habib Abdullah) menegaskan kepada kita bahwa ayah bunda Nabi saw. adalah mati ala al iman dan beliau menyalahkan ijtihad Imam Muslim yang menshahihkan hadis kekafiran ayah bunda Nabi saw. Tapi dalam hal-hal lain belaiau juga memuji Imam Muslim dan kitab Shahihnya.

  8. Yang BENAR/hak kita ambil yg SALAH/bathil kita tolak dari siapun keluar perkataan tsb.

  9. jadi el askary…..
    kapan mau nulisnya….?
    mode nunggu nih…

  10. ” jadi dalam hemat saya itu sudah cukup bukti bahwa al qur’an mereka itu tidak ada yang muharraf, sebab kalao muharraf kan tidak bisa dibaca lengkap”…
    Al Qur’an telah muharraf itu keyakinan …keyakinan bahwa nanti diakhir zaman ada Mushaf Fatimmah yang jauh lebih banyak ( menurut Syi’ah ) lebih lengkap…yah..kalo dilihat skrng Al Qur’an di Iran ma di Saudi sama..lha wong yang asli mnrt mereka lum dateng…gak tahu datengnya kapan…dibawa Dajjal kalee..:-))

    Ibnu Jakfari:

    Obat kejahilan adalah bertanya dan belajar. memfitnah adalah modal kaum lemah…. jangan jadikankejahilan kamu tentang Al Qur’an dan Mushaf Faitmah sebagai modal ftimah!
    Wassalam.

  11. Apa sih bedanya al Quran skr dengan Mushaf Faitmah ??

    Ibnu Jakfari:

    Muhshaf Fatimah bukan Al Qur’an bung! jadi pertanyaannya yang perlu diperbaiki…..Jangan terpengaruh fitnah kaum pemfintah dan jangan biarkan kejahilan merusak pikiraan!
    Wassalam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: