Nasihat Para Imam Ahlulbait as. Untuk Syi’ah Mereka (2)

Syi’ah Ahlulbait as. Harus Menjadi Tauladan Baik Bagi Umat Islam

Salah satu ciri positif yang harus disandang oleh Syi’ah Ahlulbait as. adalah mewujudkan kondisi keteladanan hasanah di tengah-tengah masyarakat Muslim dalam sikap, sepak terjang individu maupun sosial. Hal itu sangat ditekankan para Imam suci Ahlubait as. dalam membina Syi’ah mereka dan sekaligus dijadikan tujuan pembentukan masyarakat percontohan yang akan diperangkan oleh Syi’ah.

Penekanan pada sifat-sifat wara’, ketaqwaan, dan kekhusyua’an dalam ibadah yang telah disebutkan sebelumnya adalah bagian dari ciri positif tersebut. Namun para Imam suci Ahlulbait as. menerkankan agar ciri-ciri positif tersebut terealisasi pada diri Syi’ah mereka dalam kualitasnya sebagai teladan baik di tengah-tengah masyarakan Muslim.

Dari sini kita menyaksikan Imam Ja’far as. bersabda:

إنَّ أَحَقَّ الناسِ بالورعِ آلُ محمدٍ و شِيْعَتُهُمْ كَيْما يَقْتَدِيْ الرَّعِيَّةُ بِهِمْ.

“Yang paling berhak bersikap wara’ adalah keluarga Muhammad dan Syi’ah mereka, agar masyarak dapat meneladani mereka.”[1]

Dalam hadis lain Imam Ja’far as. bersabda:

إِنَّ الرجُلَ كانَ يكونُ في القبيلَةِ مِنْ شيعَةِ علِيٍّ (عليه السلامُ) فيكون زَيْنَهَا، أدَّاهُم ِلِلأَمانَةِ، و أقضاهُمْ للحُقُوقِ، و أَصْدَقَكُمْ للحديثِ، إليهِ وصاياهُمْ و وَدائِعَهُمْ، تَُسْألُ العَشِيْرَةُ عنه فتقولُ: مَنْ مثلُ فلان! إنَّهُ أدَّانا للأمانةِ و أصدقُنا للحَدِيْثِ.

“Sesungguhnya seorang dari Syi’ah di sebuah kabilah, maka ia menjadi penghias kabilah itu, ia paling teguh menjalankan amanat, paling menunaikan hak-hak orang lain, paling jujur turur katanya, wasiat dan titipan orang diserahkan kepadanya, keluareganya ditanya tentangnya maka ia menjawab, ‘Siapakah yang seperti dia?! Sesungguhnya ia paling teguh menjalankan amanat dan paling jujur tutur katanya.’”[2]

Sungguh mengagumkan kuwalitas Syi’ah Ali as. ia adalah pribadi terbaik di kalangan kaumnya… paling terpercaya sebagai tempat wasiat dan penitipan amanat… paling jujur tutur katanya… paling bergegas dalam melaksanakan hak-hak orang lain.

Imam Ja’far as. bersabda menyifati Syi’ah Ali as.:

إنَّ أصحابَ علِيٍّ (عليه السلام) كانوا مَنْظُورِإليهِم في القبائِلِ، و كانوا أصحاب الودائِعِ، مرضيِّيْنَ عند الناسِ.

“Sesungguhnya Syi’ah Ali adalah orang-orang terpandang di suku-suku mereka. Mereka adalah tempat penitipan amanat-amanat mereka. Mereka diridhai di kalangan manusia.”[3]


[1] Dawr Ahlilbait fî Binâ’ al Jamâ’ah ash Shalihah,1/70 dari Bisyâratul Mushthafa:17.

[2] Wasâil asy Syi’ah,8/399.

[3] Al Misykât:63.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: