Hadis Palsu Keutamaan Abu Bakar (1): Allah Tampil Kepada Abu Bakar di Hari Kiamat

Di antara kepalsuam yang ramai dibicarakan yang kerapuhannya melebihi sarang laba-laba  adalah hadis palsu yang diatas-namakan Nabi saw. Bahwa kelak di hari kiamat Allah akan tampil khusus kepada Abu Bakar di samping tampil secara umum kepada seluruh manusia!

Para pengagum Khalifah Abu Bakar telah menisbatkan kepalsuan kepada riwayat beberapa orang sahabat, di antaranya Jabir, Anas, Abu Hurairah, Aisyah dll.

Dalam sebagian redaksinya, hadis itu berbunyi demikian:

Dalam kisah kedatangan delegasi suku Qais, Abu Bakar telah menjawab dengan jawaban memuaskan sehingga Nabi saw. Bersabda:

يا أبا بكر أعطاك الله الرضوان الاكبر، فقال بعض القوم: وما الرضوان الاكبر يا رسول الله، قال: يتجلّى الله لعباده في الاخرة عامّة ويتجلّى لابي بكر خاصّة

“Wahai Abu Bakar Alah telah memberimu Ridhwan/kerelaan terbesar”

Lalu orang-orang bertanya, “Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan Ridhwan terbesar itu”

Maka beliau bersabda, “Di akhirat nanti Allah akan tampil secara umum kepada hamba-hamba-Nya dan akan tampil secara khusus kepada Abu Bakar.”

Hadis Palsu:

Ibnu al Jauzi telah menegaskan kepalsuan seluruh hadis yang berbicara tentangnya… seluruh jalannya dipenuhi dengan para pemalsu dan pewari cacat berat!  Bahkan ia menyebutkan hadis ini pada urutan pertama di antara hadis-hadis palsu keutamaan Abu Bakar dan ia bersunguh-sungguh dalam membongkar sisi-sisi kepalsuannya.

Ia berkata, “Dan telah berfanatik sekelompok orang yang tiada nasib baik baginya, yang mengaku berpegang tegung dengan Sunnah, mereka membuat-buat hadis-hadis palsu tentang keutamaaan Abu Bakar… .” (Al Maudhû’at,1/225)

Al Fairûz Abâdi juga menegaskan kepalsuannya dan menggolongkannya kepalsuan yang paling konyol dalam keutamaan Abu Bakar, seperti dalam kitab Sifru as Sa’adah-nya:280.

Demikian juga dengan al Khathib al Baghdadi dalam Tarikh Baghdad-nya,12/20.

Asy Syaukani juga memandang hadis itu palsu, maudhû’. Baca al Fawâid al Majmû’ah: 330.

Ketika menerang jalur-jalur hadis Aisyah, Ibnu al Jauzi berkata:

هذا الحديث لا يصح من جميع طرقه.

“Hadis ini tidak shahih dari selurh jalurunya.”

5 Tanggapan

  1. jika pekerjaan anda ini anda niatkan untuk mencacat Abu Bakr -semoga Allah meridhainya-, sungguh hal ini tak mengurangi sedikit pun kakek Imam Ja’far al-Shadiq ini.

    Jakfari:

    Menurut ulama mazhab Anda ayah-ayah Nabi adalah orang-orang kafir, lalu Nabi pun mmebanggakannya (?), Jadi kalau benar Imam Ja’far membangakan Abu Bakar ya bukan apa-apa?
    Kalau ada yang mencacat hadis palsu keutamaan Abu Bakar ya jangan diartikan mencacat Abu Bakar dong!! Kalau begitu logika Anda berarti ulama Sunni yang mencacat hadis keutamaan Imam Ali as. berarti mencacat Imam Ali as.! Apa Anda setuju?!

  2. boz jakfari…mbok coba bersikap jujur…tampilkan hadits2 yang shahih ya…

    jangan yang palsu aja yang ditampilin….

    apa perlu saya yang menampilkan….tar dihapus lagi he,,,he…

    sepertinya saya perlu membuat blog khusus, bantahan buat ibnu jakfari he…he…

    biar ga dihapus, cape ngetik ulang bos…he…he…

  3. Hadist palsu itu begitu banyak dibuat para alim palsu yang bersatupadu dalam kekuasaan Muawiyah dulu. Salah seorang tokoh pembuat Hadist palsu adalah Abu Hurairah bekas sahabat nabi. Dia itu senantiasa ikut penguasa takkira penguasa itu dhalim atau tidak.

    Pertama sekali yang dilakukan Muawiyah membuat pengumuman dengan haiah besar kepada siapapun yang menumpulkan hadist tentang kebaikan Abubakar dan Umar. Apabila hadist palsu yang berhubungan beliau ini sudah begitu banyak, Muayiah memerintahkan agar berhenti dan mulai menulis hadist tentng kebaia Usman dan dirinya sendiri.

    Justru itu ketika ahli fikir yang belum ada duanya di jaman kita ini, berkata: ” Kalau benar hadist itu benar dari Rasulullah sampai berjumlah puluhan ribu yang dirawikan Abu Hurairah, Nabi harus hidup puluhan tahun lagi”, demikian kira-kira ucapan Ali Syariati dimana saya gak ingat betul secara persisnya.

    Puncanya adalah sebahagian sahabat nabi membuat rapat rahasia untuk menjauhkan Imam Ali dari kepemimpinannya di belakang Ka-bah. Padahal Umar dan Abubakar ikut menyaksikan ketika Rasulullah melantik Imam sebagai penerus kepemimpinannya. Terkenal pengakuan Umar: “Tahniah ya Abbal Hasan, anda telah menjadi pemimpin kaum muslimin dan muslimat”

    Ironisnya ucapan dan perbuatan saling bertentangan alias hipokrit.
    Salam Ramadhan
    (Muhammad al Qubra)
    Acheh – Sumatra

  4. […] Hadis Palsu Keutamaan Abu Bakar (1): Allah Tampil Kepada Abu Bakar di Hari Kiamat […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: