Wahhabi Menggugat Syi’ah (21)

Pembutaan Berencana Oleh al Alusi!

Dan yang sangat disesalkan adalah sikap al Alusi dalam tafsirnya Rûh al Ma’âni ketika ia menuding kaum Syi’ah sebagai yang memalsu hadis atas nama Abu Sa’id al Khudri bahwa ayat tersebut turun di Ghadir Khum.

Al Alusi berkata, “Syi’ah meriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudri bahwa ayat tersebut turun setelah Nabi saw. bersabda kepada Ali (Karramallahu Wajhahu/semoga Allah memuliakan wajahnya) di Ghadir Khum, ‘Barang siapa yang aku mawlanya maka Ali juga mawlanya’. Dan ketika turun Nabi saw. bersabda, ‘Allahu Akbar atas kesempurnaan agama, kelengkapan nikmat dan kerelaan Tuhan atas kerasulanku dan kewalian Ali sepeninggalku.’ Dan tidak samar bahwa ini adalah kepalsuan buatan mereka (Syi’ah), dan kerendahan redaksinya adalah bukti kepalsuannya sejak pertama mula… “[1]

Ibnu Jakfari berkata

Sungguh menyedihkan sikap dan mentalitas sebagian ulama Islam yang berusaha menari-nari di atas kebodohan kaum awam dan selalu berusaha dan terus berusaha secara rapi dan teratur dalam membutakan umat dengan, misalnya mengelabui mereka bahwa hadis ini atau itu adalah palsu bualan mulut-mulut kotor dan berbisa kaum Syi’ah! Bahwa hadis ini atau itu munkar atau maudhû’! Bahwa para muhaddis Ahlusunnah tidak meriwayatkannya! Dan lain sebagainya.

Akan tetapi perlu disadari, bahwa kepalsuan dan pembutaan itu tidak akan terus-menerus berlangsung tanpa koreksi… Banyak mata “melek” yang akan memelohoti setiap kata dan stitemen yang dilontarkan para ulama seperti itu!

Apa maksud dan tujuan al Alusi dengan kata-katanya, “Syi’ah meriwayatkan dari Abu Sa’id al Khudri”? apakah ia hendak mengatakan bahwa hadis itu hanya sebuah kelapsuan yang direkayasa kaum Syi’ah?! Dan para ulama Ahlusunnah tidak meriwayatkan dan apalagi menshahihkannya?!

Apakah ia hendak menutup-nutupi bahwa ternyata hadis tersebut telah diriwayatkan oleh para ulama dan ahli hadis Ahlusunnah?! Dan bahkan dengan banyak jalur dan dari banyak sahabat Nabi mulia ra., bukan hanya Abu Sa’id al Khudri seorang!

Mungkinkah al Alusi –sebagai seorang alim dan mufassir besar- tidak pernah membaca dan tidak mengetahui bahwa ternyata dalam riwayat Ahlusunnah banyak diriwayatkan hadis tentang turunnya ayat tersebut pada peristiwa Ghadir Khum?!

Saya tidak yakin al Alusi jahil akan hal itu! Ia pasti mengehatuinya! Dan menyadari bahwa hadis-hadis itu sangat menyulitkan kaum Nawâshib dan kaum Munafik yang sangat sakit hati terhadap keutamaan Imam Ali as. dan Ahlulbait as. Tentu ia mengetahui dan membaca hadis-hadis itu, akan tetapi saya khawatir bahwa fanatisme buta telah membelenggu pikirannya dan kemudian mendorongnya untuk bersikap subyektif!

Andai hadis tersebut tidak secara tegas menujukkan kepempinan Ali as., mungkinkah al Alusi bersikap curang seperti itu?!

Mengapakah kecurangan tersebut terpaksa ia lakukan? Tiada lain dikarenakan hadis tersebut tegas-tegas menujukkan kepemimpinan Ali as.

Adapun tuduhan bahwa kerendahan redaksi pada hadis tersebut sudah cukup sebagai bukti kepalsuannya! Maka tuduhan itu sangat ganjil dan sangat tendensius serta tidak berdasar! Sebab seperti dapat dirasakan oleh siapapun yang sedikit mau belajar bahasa Arab, pastilah ia tidak akan pernah menemukan tanda-tanda kerendahan, rakâkah pada redaksi hadis tersebut!

Rakâkah apa yang ia maksud? Kecuali jika ia membangun sebuah kaidah baru dalam Sastra Bahasa Arab, bahwa setiap sabda yang memuji Ali dan Ahlulbait as. adalah redaksi rendahan dan murahan! Tidak layak disabdakan Nabi mulia saw.!

Jika itu yang ia maksud, maka yang paling berbahagia dengannya adalah kaum Nawâshib dan musuh-musuh Ahlulbait as.! Dan sekaligus sebagai bukti kenashibiannya! 

Ringkas kata, saya berharap bahwa berbagai aksi pembutaan berencana seperti itu agar segera dihentikan! Demi kemuliaan kebenaran dan tanggung jawab kita di hadapan umat dan di hadapan Allah SWT kelak di hari pembalasan!



[1] Tafsir Rûh al Ma’âni,2/249.

3 Tanggapan

  1. <<<<<<<<<<>>>>>>>>>

    _____________
    Ibnu Jakfari

    Mas harlan
    tidak usah anda mencopas tulisan yang oanjang seperti itu, cukup tulis aja tanggapan singkat tentang artikel-artikel di blog ini.

    kenapa salafy/wahabi terlalu hoby berkomen denan copy-paste !!

  2. Hadis al-Ghadir adalah sahih dan para perawinya adalah thiqah…

  3. […] Wahhabi Menggugat Syiah (21) -Pembutaan Berencana Oleh Al Alusi !– […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: