Ulama Ahlusunnah Mengecam Kaum Hanbaliyah (Wahabi) Sebagai Mujassimah!

Ulama Ahlusunnah Mengecam Kaum Hanbaliyah (Wahabi) Sebagai Mujassimah!

Wahhabi-Salafi adalah Kaum Mujassimah!

Kekentalan Kaum Ghulât/Ektrimis Hanâbilah dengan akidah Tajsîm yang memposturisasi tuhan adalah bukan rahasia lagi…. Semua juga tahu hal itu… hanya saja kaum Wahhâbi/salafy (yang mengaku pewaris akidah Hanâbilah) yang melestarikan akidah sesat lagi menyimpang itu selalu mengelak dengan alasan-alasan yang menggelikan… mereka persis seperti burung onta yang berusaha menyembunyikan kepalanya sementara badannya yang sebesar itu tetap terpajang!!

Para tokoh ulama Ahlusunnah dari kalangan Asy’ariyah telah mengecam karas penyimpangan akidah Salafi-Wahhâbi yang mencoreng kemurnian akidah Tauhid Islam! Penyimpangan itu terjadi akibat dari banyak faktor, di antaranya, kedangkalan dalam memaknai teks suci (Al Qur’an dan Sunnah) dan ‘keracunan hadis-hadis palsu’ yang sering mereka telan mentaah-mentah!

Saya tidak hendak mengadili mereka! Tetapi yang hendak saya katakan bahwa karena akidah menyimpangnya itu, para pengikut sekte Salafi-Wahhâbi telah dikecam habis ulama Ahlusunnah (walaupun saya menyadari bahwa kini kaum Salafi-Wahhâbi mengklaim bahwa hanya merekalah yang berhak menyandang lebel Ahluusunnah wal jam’ah, sedangkan kaum Asy’ariyah dan al Mâturidiyah, yang merupakan mayoritas Muslim dunia dan yang  di Indonesia diwakili oleh saudara-saudara kami Muslim dari NU)

Di bawah ini saya akan menyebutkan buktinya dari kitab kaum Salafi sendiri yang diterbitkan di saranhg Wahhâbi, meskipun banyak bukti lain seperti yang diakui Ibnu Jauzi; seorang tokoh ulama bermazhab Hanbali moderat.

Seorang ulama bermazhab Asy’ari bernama Abdur Rahîm ibn Abdul Karîm ibn Hawâzin yang dikenal dengan nama Ibnu Qusyairi (w.514 H) mengecam kaum Hanâbila (biangnya mazhab Wahhâbi) sebagai berakidah tajsîm.

Perhatikan scan di bawah ini:

.

.

.

Fitnah Ibnu Qusyairi…….

Ringkas kisahnya, bahwa Abu Manshur ibn Qusyairi datang ke kota Baghdad pada tahun 469 H. Ia tinggal di Universitas Nidzamiyah. Ia mulai mengecam kaum Hanabilah daan menisbatkan mereka sebagai berfaham Tajsim.

.

.

Jadi, jelaslah bagi kita hakikat akidah mereka!

Namun pasti mereka akan mengelak dengan menyangkal bahwa mereka adalah berakidah Mujassimah…. dan mereka juga pasti akan menyerang Anda (pengikut mazhab kaum Asy’ariyah) sebagai Mu’aththil yang sesat dan menyimpang dari manhaj Salaf Shaleh!

Sebagaimana mereka (Wahhabi-Salafi) akan segera meluncurkan vonis sesat bahkan kafir kepada kaum Syi’ah dan menuduh mereka sebaagai menyekutukan Allah dangan menuhankan Ali dan para imam suci dari keluarga Nabi  as.!

Akan tetapi, bukti-bukti yang terus akan kami gelar dan bongkar di sini semakin membuktikn bahwa mereka adalah kaum Mujassimah yang kental dengan akidah memposturkan Allah dengan shurah/bentuk makhluk-Nya…. persis seperti para penyembah berhala menggambarkan tuhan-tuhan sesembahan mereka!

Nantikan episode yang akan datang di sini! Insya Allah

15 Tanggapan

  1. aduuuuh sampai kapan ya kira2 ulama2 sunni itu mau akur…. ayo akur jangan gontok2an! kan kalian punya musuh bersama yang nama syi’ah… bersatulah wahai arek-arek wahabi lan salafi demi menyambut Dajjal yang akan muncul membela musuh-musuh ahlulbait nabi as!!!!

  2. Wah postingnya manstabs … trims sharingnya
    Salam dari Surabaya,
    A Fauzi
    solusi berpromosi

  3. Salafi wahabi memang dangkal didalam memahami teks al-Quran, ini sudah saya buktikan waktu saya di sesatkan salafi al-atsyari baru-baru ini.
    Saya sendiri sunni yang non salafi-wahabi, tetapi sebagai seorang muslim kita dituntut untuk selalu berlaku adil, baik kepada kawan maupun lawan.

    • mantap…ana juga kurang paham dengan yang namanya golongan salafi, mereka selalu menganggap bahwa semua orang selain golongan mereka adalah kafir dan tidak wajib diberi salam bila bertemu, padahal sandal yang mereka pakai bisa saja buatan orang kafir, kecuali yang punya pabrik sandal adalah orang salafi…yah mungkin juga…petani yang menghasilkan makanan mereka juga adalah bukan orang salafi, bagaimana bisa mereka makan makanan yang dihasilkan orang kafir sedangkan memberi salam saja haram buat mereka,,,sungguh golongan yang aneh…

  4. “Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al-Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka ……………. ”

    Sudah jelas terjawab kelemahan mereka dlm memandang Dzat Allah ….
    menafsir secara tekstual namun tidak sampai ke hakikatnya (hanya sampai kerongkongan)….

  5. Salam,

    Salam kenal untuk semuanya, terutama pemilik blog, mas jakfari.

    Wassalam.

  6. Apa yang disebutkan pak ustaz jakfari itu adalah potret buruk para pendahulul Sunni yang saya pikir tidak baik kalau masih juga ilestarikan sekatang!!! main sikat!! main tuduh seenaknya!!!
    Mungkin karena dulu imam2nya salafi digebuki oleh ulama sunni jadi sekarang gilirang mereka gebuki sunni dengan menuduhnya musyrik! 1-1!!!!!

  7. Sekali-kali tampilin scan mushaf fathimah, dong (yang “katanya” ada, bisa gak?) kalo gak bisa, wah orang2 syiah berarti benar2 pembual..penipu. Gue sunni, jangan seenaknya menghina imam2 kami baik maliki, syafi’i, hambali, ahmad dan para sahabat nabi. Mereka orang2 berilmu, bukan seperti kalian penipu.Jangan ngaku2 temen NU, orang NU itu sunni dan ga pernah menghina para sahabat….syiah memang spt yahudi dan dua2nya musuh sunni.

  8. salafi kloo udah ndak bisa jawab pertanyaan kita pada saat diakusi alias udah ngak punya hadist dhoif pake ngejawab pertanyaan,langsung aja maen tunjuk2 muka lawan diskusi,dasar gobLLLLLokkkk

  9. kata siapa syiah ngaku2 temennya NU ?
    mas, syiah itu ngga butuh siapa siapa Kecuali ALLAH SWT.
    dari dulu syiah hidup sendiri tanpa pernah minta perlindungan dr para penguasa zolim mas, sekarangpun Syiah masih terkucilkan kok. Dunia Internasional pun sedikit sekali yg membela Syiah (Iran). Berlindung pd mahluk dan tergantung pd Mahluk anti bagi Kaum Syiah,..

    lagian kalaupun ada orang NU yg membenci syiah kebanyakan justru dari mereka yg masih awam pemahaman agamanya/ngaku2 jamaah NU, padahal kenyataannya para ulama NU banyak kok yg masih menjaga silaturahminya dg baik pd Ulama Ahlulbayt/syiah.

    Mgkn hanya wahabi/salafi aja yg terlalu bangga berlindung di balik ketiak para Penjajah Dunia…kalian korbankan agama demi kepentingan penguasa dan kaum Zionis.

  10. HR. Muslim dalam Kitabul Fitan

    يَخْرُجُ نَاسٌ مِنَ الْمَشْرِقِ يَقْرَأُوْنَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَاوِزُ تَرَاقِيَهُمْ يَمْرُقُوْنَ مِنَ الدِّيْنِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ لاَ يَعُوْدُوْنَ فِيْهِ حَتَّى يَعُوْدَ السَّهْمُ إِلَى فَوْقِهِ سِيْمَاهُمْ التَّحْلِيْقُ. رواه البخاري

    Akan keluar dari arah timur segolongan manusia yang membaca Al Qur’an namun tidak sampai melewati kerongkongan mereka (tidak sampai ke hati), mereka keluar dari agama seperti anak anah keluar dari busurnya, mereka tidak akan bisa kembali seperti anak panah yang tak akan kembali ke tempatnya, tanda-tanda mereka ialah bercukur. HR. Bukhari no 7123, Juz 6 hal 20748. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ahmad, Ibnu Majah, Abu Dawud dan Ibnu Hibban.
    Nabi SAW pernah berdoa
    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ شَامِنَا, اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ يَمَنِنَا

    Ya Alloh, berikanlah kami berkah dalam negara Syam dan Yaman.

    Para sahabat bertanya: Dan dari Nejed wahai Rasulullah, beliau berdoa: Ya Alloh, berikanlah kami berkah dalam negara Syam dan Yaman, dan pada yang ketiga kalinya beliau SAW bersabda:

    هُنَاكَ الزَّلاَزِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلَعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ وَفِيْ رِوَايَةٍ قَرْنَا الشَّيْطَانِ

    Di sana (Nejed) akan ada keguncangan fitnah serta di sana pula akan muncul tanduk Syetan. Dalam riwayat lain: Dua tanduk Syetan.

    Bani Hanifah adalah kaum nabi palsu Musailamah Al-Kadzdzab dan Muhammad bin Su’ud. Kemudian dalam kitab tersebut Sayyid Alwi menyebutkan bahwa orang yang tertipu ini tiada lain ialah Muhammad bin Abdul Wahhab…”.

    Dalam hadits-hadits tersebut dijelaskan, bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul). Dan ini adalah merupakan nash yang jelas ditujukan kepada para penganut Muhammad bin Abdul Wahab, karena dia telah memerintahkan setiap pengikutnya mencukur rambut kepalanya hingga mereka yang mengikuti tidak diperbolehkan berpaling dari majlisnya sebelum bercukur gundul. Hal seperti ini tidak pernah terjadi pada aliran-aliran sesat lain sebelumnya seperti yang dikatakan oleh Sayyid Abdur Rahman al-Ahdal: “Tidak perlu kita menulis buku untuk menolak Muhammad bin Abdul Wahhab, karena sudah cukup ditolak oleh hadits-hadits Rasulullah SAW itu sendiri yang telah menegaskan bahwa tanda-tanda mereka adalah bercukur (gundul), karena ahli bid’ah sebelumnya tidak pernah berbuat demikian”.

    Al Allamah Sayyid Alwi bin Ahmad bin Hasan bin Al-Quthub Abdullah Al-Haddad menyebutkan dalam kitabnya “Jala’udz Dzolam” sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abbas bin Abdul Muthalib dari Nabi SAW:

    سَيَخْرُجُ فِيْ ثَانِيْ عَشَرَ قَرْنًا فِيْ وَادِيْ بَنِيْ حَنِيْفَةَ رَجُلٌ كَهَيْئَةِ الثَّوْرِ لاَيَزَالُُ يَلْعَقُ بَرَاطِمَهُ يَكْثُرُ فِيْ زَمَانِهِ الْهَرَجُ وَالْمَرَجُ يَسْتَحِلُّوْنَ أَمْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَيَتَّخِذُوْنَهَا بَيْنَهُمْ مَتْجَرًا وَيَسْتَحِلُّوْنَ دِمَاءَ الْمُسْلِمِيْنَ

    Akan keluar di abad kedua belas nanti di lembah Bani Hanifah seorang lelaki, yang tingkahnya bagaikan sapi jantan (sombong), lidahnya selalu menjilat bibirnya yang besar, pada zaman itu banyak terjadi kekacauan, mereka menghalalkan harta kaum muslimin, diambil untuk berdagang dan menghalalkan darah kaum muslimin”. Al-Hadits

    Ber hati2lah jamaah-haji-umrah-dan-proses- wahabisasi..klikk..link

  11. yang benar tidak semua hanabilah adalah mujassimah tapi kebanyakan mereka memang mujassimah. al Hafidz Ibnul Jauzi bermadzhab Hanabilah tapi paling anti pada mujassimah hingga beliau menulis kitab DAF’U SYUBAHIT TASYBIH BI AKUFFITTANZIH sebagai serangan kepada mujassimah. Assubki dalam THOBAQOT SYAFI’IYYAH KUBRO merilis pendapat Syaikh Taqiyuddin Ibnu Sholah yang mengatakan bahwa : ada dua imam yang di uji oleh sahabatnya sendiri (pengikutnya) yaitu Imam Ahmad bin Hanbal di uji oleh pengikutnya yang mujassimah dan imam Jakfar Asshodiq di uji oleh pengikutnya yang Rofidloh, tapi baik Imam Ahmad maupun Imam Jakfar sama-sama bersih dari pengikutnya yang sesat

  12. […] Ulama Ahlusunnah Mengecam Kaum Hanbaliyah (Wahabi) Sebagai Mujassimah! […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: