Tuhan Wahhâbi Salafi Bisa Saja Bersemayam Di Atas Punggung Seekor Nyamuk!!

Tuhan Wahhâbi Salafi Bisa Saja Bersemayam Di Atas Punggung Seekor Nyamuk!

Sungguh memalukan akidah ketuhanan Wahhâabi Salafi yang selalu mereka atas namakan Islam… tidak puas mengatakan bahwa Allah duduk di atas Arsy-Nya yang dipikul delapan ekor kambing hutan jantan yang mengapung di atas air di atas sana…. kina mereka hendak mempertagas akidah andalan meerka dengan mengatakan, seperti dilontarkan –tanpa malu- oleh Imam agung Wahhâbi Salafi Utsman ibn Sa’id ad-Darimi dan diamini oleh para masyâikh wahhâbi Salafi gurun pasir tandus pegunungan tanah terkutuk Najd!!

Dalam kitab Aqâid as-Salaf:443 ad-Darimi berkata:


.

وقد بلغنا أنـهم -الملائكة- حين حملوا العرش وفــوقــه الجــبارفي عزته وبهائه ، ضعفوا عن حــمــلــه  واستكانوا وحنوا على ركبهم (!) حتى لقنوا ( لا حول ولا قوة إلا بالله ) فاستقلوا به بقدرة الله وإرادته ، ولولا ذلك ما استقل به العرش ، ولا الحملة ولا السماوات ولا الأرض ولا من فيهن .

ولو قد شاء لاستقر على ظهر بعوضة فاستقلت به بقدرته ولطف ربوبيته ، فكيف على عرش عظيم أكبر من السماوات السبع ؟!

وكيف تنكر أيها النفاج أن عرشه يقلّه -أي يحمله- والعرش أكبر من السماوات السبع والارضين السبع ؟! ”

.

“Telah sampai kepada kami bahwa para malaikat ketika memikul Arsy yang di atasnya terdapat Tuhan maha Jabbâr dalam kemegahan dan keanggunan-Nya… mereka menjadi lemah untuk memikulnya. Mereka tunduk dan berdiri di atas lutut-lutut mereka, sehingga mere diilhami untuk membaca, “Lâ haula wala Quwwata ill^a billâh (tiada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah).” Maka mereka menjadi kuat memikulnya dengan kekuasaan dan kehendak Allah. Andai bukan karenanya pastilah Arys tidak mapu memikul-Nya, tidak juga para malaikat dan juga langit-langit dan bumi dan apapun yang berada di dalamnya.

Andai Ia (Allah) berkehendak pastilah Ia mampu berdiam di atas punggung seekor nyamuk lalu ia memikul-Nya dengan kekuasaan, kelemah-lembutan dan ketuhanan-Nya… lalu bagaimana tidak mampu berada di atas Arsy yang agung melebihi tujuh langit…..” (Aqâid as-Salaf:443)

.

Ibnu Jakfari Berkata:

Untuk mengomentarinya sepenuhnya saya serahkan kepada kaum yang masih waras pikirannya..!!

7 Tanggapan

  1. Salam kenal om…..

  2. Emang lucu-lucu klo kita baca aqidah org” yg ngakunya memurnikan ajaran tauhid dr unsur” TBC. Merek dagang mrk jg sangat keren “Menebar Sunnah & Mengikis Bid’ah”.

  3. dasar wahabi otak udang… mana bisa mikir… jadi pak jakfari percuma ngadepin wahabi bin salafi bin yahudi mujassimin..
    kalau ajaran sesat kaya’ gini masih laku ya memang otaknya yang ndak beras

  4. dari sisimana dia mempercayai cerita murahan ini, mungkin untuk menunujukan kehebatan aqidahnya hingga susah difahami oleh akal waras.
    dan banyak sekali cerita2 yg sama disuguhkan ke masyarakat seperti bila murka tubuh Tuhan tambah berat, kursi tuhan berbunyi kriet….kriet dll.

  5. subhanallah, nggak nyangka kalau akidahnya ahabret gila sampai segitu

  6. KALAU BERSEMAYAM DI KELOPAK MATA ULAMA WAHABI YANG BUTA BISA NGGAK YA

  7. […] Tuhan Wahhâbi Salafi Bisa Saja Bersemayam Di Atas Punggung Seekor Nyamuk! […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: