Menimbang Kejujuran Imam Bukhari!

Keburukan dan Kefasikan Sebagian Sahabat harus Disembunyikan dari Umat!

I’tiqad itu mungkin yang mendasari berbagai sikap “amanat” Imam Bukhari dalam kitab tersuci setelah Al Qur’an al-Karim ketika beliau dengan terpaksa -karena dorongan kecemburuannya atas agama- menyembunyikan bukti-bukti kefasikan pembawa agama yang penting diketahui umat Islam di sepanjang zaman…. beliau dalam banyak kesempatan selau manyembunyikan data-data sejarah agama yang dapat membuat buta para pembaca kitab Shahih-nya, sebab kebutaan mereka akan mebuat mereka mapan dalam beragama! itu barangkali yang ada dalam pikiran beliau.

Data di bawah ini salah satu dari puluhan bahkan mungkin ratusan bukti dalam hal ini.

Perhatikan scan di bawah ini:

Teks Hadis Dalam Musnad Al-Hamidi

musnad al-hamidi, juz-1, hal-9

13. ” … Thawus mengabarkan bahwa ia mendengar Ibnu Abbas: “Telah sampai kepada Umar bahwa Samurah menjual khamr, maka ia berkata, “Semoga Allah membunuh Samurah. Tidakkan ia mengetahui bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Allah mengutuk bangsa yahudi, Allah mengharamkan atas mereka lemak (babi) lalu mereka mencairkannya kemudian mereka menjualnya.”

.

Dalam catatan kaki diterangkan: Hadis itu diriwayatkan Muslim dan Ibnu Majah dari jalur Ibnu Abi Syaibah dari Sufyan di dalamnya juga disebutkan nama terang Samurah. Akan tetapi Bukhari meriwayatkannya dari jalur al-Hamidi, ia mengatakannya: si fulan (dengan merahasiakan nama Samurah_red). Dan itu dalam hemat saya dari perbuatan Bukhari, dn tindakan (dengan merahasiakan nama Samurah_red) itu baik, dan Ibnu Hajar tidak pemberikan peringatan atasnya.

Teks Hadis Dalam Shahih Bukhari:

shahih bukhari_juz_3_kitab_al-buyu'

Perhatikan hadis dalam Shahih Bukhari, ia mengganti nama Samurah dengan kata penyamar fulanan/si fulan dan kata la’ana/Allah mengutuk dengan kata qatala/semoga Allah membunuh!

.

Ibnu Jakfari berkata:

Dengan tindakan seperti ini dalam banyak tempat Imam Bukhari berandil dalam memperindah gambar kaum munafik dan para penentang syari’at serta membuat buta generasi pelanjut sehingga “keblinger” dengan menganggap indah semua potret sahabat, tidak terkecuali yang munafik dan fasiq!!

___________________________________

ARTIKEL TERKAIT

  1. Astaghfirullah, Ahlusunnah Menvonis Sahabat Murtad Massal Sepeninggal Nabi saw.!
  2. Astaghfirulâh, Sahabat Mengancam Nabi saw. Dengan Mau Menikahi Istri Tercintanya!
  3. Gila!! Para Sahabat Menuduh Nabi saw. Mencuri Selimut Bekas!
  4. Subhanallâh, Ternyata Nabi saw. Juga Melaknat Sahabatnya!
  5. Aneh, Sahabat Anshar Kok Munafik?!
  6. Siapa Bilang Kaum Munafik Bukan Sahabat Nabi Saw.?!
  7. Badut Salafi Kuwait Mengakui Bahwa Nabi Tidak Mengenali Seluruh Sahabatnya Yang Munafik
  8. Imam Besar Wahhâbi Mengakui Bahwa Di Antara Para Sahabat Nabi saw. Ada Yang Munafik!
  9. Imam Bukhari Membongkar Kedurhakaan Sahabat Nabi saw.
  10. Imam Ahmad Ibn Hanbal Membongkar Kefasikan Sahabat Nabi saw.Yang Berdagang Miras!
  11. Silahkan Berteladan Dengan Sahabat Pacandu Miras, pasti Anda Mendapat Petunjuk Allah!

7 Tanggapan

  1. Salam ‘alaykum.. Ustadz, mungkin tdk jika kitab shahih bukhari/muslim yg ternyata byk cacatnya ini akibat diintervensi oleh penguasa jamannya?

  2. ga usah disebut ustadz, ibnu jakfari ini tentunya orang syia`h, ya ga aneh sebab syia`h itu bukan ahlu sunnah dah dari dulunya juga begitu bisanya cuma caci maki,

  3. @ ahmadsyahid

    Ternyata Imam Hadis idola anda adalah pemalsu hadis, demi menyembunyikan kesesatan Samurah Bin Jundub maka dia memalsukannya menjadi si ‘fulan’. Kayaknya setiap kata ‘fulan’ dalam hadis Bukhari pasti ada orangnya yang namanya sengaja disembunyikan.

    Bukhari oh Bukhari, tega nian dikau, kau tipu mengikut Sunni mentah2. Mereka mimpi masuk surga dengan mengamalkan hadis bohong-bohongan dari kamu ternyata….oh…ternyata kau tipu mereka. Patutlah gurumu sangat benci padamu sehingga kau terusir dari tempatmu mencari rejeki.

    Wah…..wahhh….wahhh….ketahuan juga rupanya. Bertahun-tahun ngumpulin fitnah dan berkubang dosa dengan menuduh Syiah sesat ternyata penuduhnya yang sesat.

    Memang Nabi.saw telah menegaskan: ” Barangsiapa yang menuduh sesat/kafir terhadap saudaranya bila tuduhan tidak terbukti maka itu akan kembali padanya.”

    Dan tampaklah sekarang bukti sesuai dengan sabda Nabi.saw bahwa MUSUH MUSUH SYIAH TELAH TERJAMIN KESESATANNYA termasuk setan yang bernama ahmadsyahid al-munafiq di atas.

  4. @ahmadsyahid

    Menurut saya yg terpenting bukan masalah mas Jakfari itu Syiah atau bukan Syiah tapi apakah tulisannya ini fakta obyektif atau cuma pelintiran saja, anda bisa cross-check umpamanya ke kitab aslinya atau ke website Saudi.

    Saya sering menemukan tulisan2 dari org2 non Syiah yg mengungkapkan ketidak-jujuran Bukhori ketika ada riwayat yg memojokkan para sahabat. Sebaliknya Bukhori bersikap “jujur” ketika mengungkapkan riwayat2 yg memojokkan Nabi saw !

    Kalau tulisan mas Jakfari diatas memang obyektif, saya kira para ulama Sunni harus berlapang dada mengakui dan kalau perlu mengoreksi doktrin keadilan para sahabat, karena toh doktrin ini diciptakan bukan oleh Nabi saw sendiri apalagi Allah Swt, melainkan oleh para ulama yg direstui oleh para penguasa Bani Umayah dan Bani Abbasyiyah dalam usahanya membendung pengaruh ajaran Ahlul Bait.

  5. I like it

  6. […] Menimbang Kejujuran Imam Bukhari! Keburukan dan Kefasikan Sebagian Sahabat harus Disembunyikan dari … […]

  7. […] Menimbang Kejujuran Imam Bukhari! Keburukan dan Kefasikan Sebagian Sahabat harus Disembunyikan dari Umat! […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: