Kehormatan Wanita Dalam Pandangan Sayyidina Umar ibn al Khaththab

Kehormatan Wanita Dalam Pandangan Sayyidina Umar ibn al Khaththab

Sebagaimana kita ketahui bahwa Islam sangat meninggikan harkat dan martabat kaum wanita. Ayat-ayat Al Qur’an pun turun untuk menegesakan pandangan Islam ini… Demikian pula dengan sabda-sabda Nabi saw.

Tetapi bagaimanakah pandanga Khalifa Umar? Khalifah Rasulullah dan Pemimpin Tertinggi Islam terhadap wanita dan harga dirinya? Apakah ia memandang wanita sebagai makhluk terhormat yang harus dijunjung tinggi dan dihormati harkatnya? Atau sebaliknya, ia memandangnya sebagai SETAN, SI PEMBAWA KESIALAN yang hanya pantas “DITUNGGANGI” untuk melampiaskan nasfu birahi dan setelahnya dicampakkan sambil menunggu datangnya luapan syahwat untuk di tunggangi lagi dan demikian seterusnya… dan bahwa wanita mandul tidak lebih berharga dari tikar kusang di pojok rumah kita? (ma’af – ini menurut riwayat kitab-kitab sunni). Apakah justeru demikian nilai wanita di mata Sayyidina Umar? Ikuti laporan yang menyajikan data-data akurat di bawah ini!

Dalam Pandangau Sayyidina Umar Wanita Adalah Pendatang Kesialan Belaka!

Untuk meyakinkan kita akan pandangannya itu beliau meriwayatkan sebuah hadis atas nama Nabi saw. seperti diabadikan oleh Abu Daud dalam Sunan-nya,2/232 dan al-haitsmai dalam Majma’ az Zawâid-nya,5/104:

“Kesialan itu ada pada tiga benda: Tunggangan (unta, kuda dll-pen), tempat tinggal dan wanita.”

.

Dalam Pandangau Sayyidina Umar Wanita Adalah Hanya Untuk dijadikan Tempat Pemuas Syahwat Yang Setelahnya Dibuang!

Umar ibn Syubbah –seorang ulama besar Ahlusunnah- meriwayatkan dalam kitab-nya Târîkh al Madînah,3/818:

“Bahwa istri (Sayyidina _pen) Umar menanyakan kepadanya tentang sebab kemarahannya atas seorang dari kerabatnya, ia berkata, ‘Wahai Amirul Mukminin, apa sebab kemarahanmu atas ‘Iyâdh?

Maka Umar berkata membentaknya:

.

يا عدوةَ اللهِ, و فيمَ أنتِ هذا, و متىَ كنتِ تدخلينَ بيني و بين المسلمين؟! إنما أنتِ لُعْبةٌ يُلْعَبُ بِكِ ثُمَّ تُترَكِيْنَ

.

Hai musuh Allah! Apa urusanmu dengan masalah ini?! Mulai kapan engkau ikut campur dalam urusanku dengan kaum Muslimin? Engkau tiada lain hanyalah mainan yang dipermainkan, setelah selesai ditingggalkan!”

 

Kata Nabi Muhammad Saw.: Wanita Bagai Sekumtum Bunga Harum…  Kata Sayyidina  Umar: Wanita Bagaikan Setan

Tidak sedikit sabda Nabi Muhammad saw. yang meninggikan kehormatan dan martabat kaum perempuan, tetapi Ibnu Taimiyah melaporkan pandangan Umar tentang wanita bahwa ia tiad lain hanyalah SETAN yang kita semua harus berlindung dari kejahatannya.

Ibnu Taimiyah melaporkan dalam tafsirnya, 2/18:

.

“Umar mendengar seorang wanita membacakan syair yang berbunyi:

إنَّ النساءَ رياحينُ خُلِقْنَ لكم *** و كُلُّكُم يشْتهِي شَمَّ الرياحينِ

“Sesungguhnya wanita bagaikan sekuntum bunga harum yang diciptakan untuk kalian (kaum pria)… dan semua kalian pasti menyukai mencium semerbak harum baunya melati.

Maka Sayyidina Umar menyahuti wanita itu dengan melantunkan bait syair juga:

.

إنَّ النساءَ شياطِينُ خُلِقْن لنا *** نعُوذُ باللهِ مِن شرِّ الشياطِينِ

“Wanita adalah SETAN-SETAN yang diciptakan untuk kita… kami berlindung kepada Allah dari kejahatan SETAN-SETAN”

.

Sayyidina Umar Memerintah Para Budak Wanitanya Untuk Melayani Tamunya Dengan Busana Seksi

Dalam pandangan Sayyidina Umar, para budak wanita tidak boleh mengenakan busana yang sama dengan kaum wanita muslimat lainnya untuk membedakan mereka dari kaum merdeka bahkan ia memukuli budak wanita yang mengenakan kerudung penutup kepala dan rambutnya.

Imam as-Sarakhsi (seorang ulama besar Ahlusunnah wal Jama’ah) melaporkan bahwa Dalam kitab Al-Mabsûth-nya,9/12:

.

(و كانت جواريه) يخْدمنَ الضيفان كاشفات الرؤوسِ, مضطربات البدن, مضطربات الثديِ.

“Adalah budak-budak wanita Umar melayani para tamu dengan membuka kerudung penutup kepala mereka, badan mereka, mereka bergoyang-goyang dan juga payu dara mereka bergoyang-goyang.”

.

Dan adalah Sayyidina Umar jika berniat membeli seorang budak wanita ia memeriksanya dengan memegang-megang dadanya! (baca dalam Badâ’in al Fawâid,5/121)

14 Tanggapan

  1. syiah bisanya hanya menghina sahabat.. sampai mati pun kami tetap akan membela sahabat… biar seperti apa mereka tetap sehabat terhormat…
    laknat atas syiah keparat..
    apa kamu tidak tau bahwa budak itu punya hukum sendiri beda dengan wanita merdeka?!
    apa yang dilakukan Sayidina Umar bin Khotahb tidak keluar dari jitihad dan siapa yang ijtihad pasti diberi bahala atas ijtihadnya. kalau benar dua kalausalah satu!

    • Dan adlah Sayyidina Umar jika berniat membelu seorang budak wanita ia memeriksanya dengan memegang-megang dadanya! (baca dalam Badâ’in al Fawâid,5/121)

      Kalianlah yang terlaknat wahai pembela kerusakan seorang Umar ….
      beraninya kalian berkata seorang yang telah merendahkan derajat wanita seperti itu sebagai panutan dan menyebut ijtihadnya diterima …
      Bisa jadi betapa merajalelanya pemerkosaan TKW kita di Saudi adalah bukti betapa para pengikut Umar yang buta (salafiyyun) hendak mengikuti sunnah para “sahabat” idolanya ….

    • Tolong Komen tentang apa yang dibahas … bukan siapa yang membahas !!!
      Logika sehat saudara dimana … Kalau Umar loncat ke neraka apa anda akan ikut ?
      pegang2 dada wanita budak yang belum jadi miliknya apakah itu halal ??

    • Hukum apa yang and maksud disini. Kalo memang begitu, Umar telah melakukan ketidak adilan dalam ijtihadnya….

  2. @antisyiahfaridhah
    hai bahlul……. kamu pengikut nabi atau syetan? Kalau cerita kelakuan buruk sahabat dianggap menghina, maka ketahuilah wahai bahlul, bahwa Allah SWT telah menceritakan kelakuan buruk sahabat sampai-sampai Allah menurunkan azab buat mereka hanya saja terhalang karena adanya sahabat yang shaleh meski sedikit.

    Baca ini:

    Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah). Katakanlah: “Apa yang di sisi Allah lebih baik daripada permainan dan perniagaan”, dan Allah Sebaik-baik Pemberi rezki.
    (QS. 62:11)

    lihatlah tafsir atau keterangan tentang ayat ini di kitab-kitab tafsir atau kitab-kitab hadits.

  3. blog ini seperti blog-blog orang yang ingin umat itu murtad dari islam. inilah metamorfosis yang dilakukan iblis dalam menyesatkan umat..

    • Antum itu fikirannya kurang jernih coba tinggalkan fanatisme dulu…bukamkah itu riwayatnya shahih apa anda kalau ada riwayat yg kurang berkenan maka anda marah dan menolak.

    • Siapa yang mau memurtadkan umat ini dari ISLAM. Namanya juga menyampaikan kebenaran kepada sesama. Saya kira kita sepakat untuk menyampaiakn kebenaran ini semua. Bukan begitu kawan…!!!!

  4. kacau juga yaaaa. ijtihad umar sambil memegang dada dapat satu pahala…. asyiik bukan main. hidup umar . gue mau ikut ijtihad umar ahhhhhh supaya dapat pahala….

  5. astgfirullah,siapakah si penulis yang imanya tidak pernah diuji seperti saidina Umar?bahkan hidup di zaman Ar rasul pun jauh skali..semoga Allah memberi mu hidayah atas penghinaan keatas 10 sahabat yang dijanjikan surga ini…

  6. saya harap pemilik blog ini tidak menuliskan nama Umar dengan gelar sayyidina karena itu merupakan gelar yang agung yg tidak pantas dikenakan atasnya

  7. @adzim
    Anda kena doktrin…. silakan baca dan ikuti terus artikel2 di sini semoga anda tercerahkan.

  8. Alhamdulillah, Penulis n Komentator tdk Ubahx Thoghut “Masakini” (Golongan Orng Miskin Ideologi).

  9. […] Kehormatan Wanita Dalam Pandangan Sayyidina Umar ibn al Khaththab […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: