Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (I)

Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (I)

Sepertinya ada kenikmatan tersendiri yang dirasakan para ulaama Ahlusunnah wal Jama’ah (ASWAJA) ketika mereka menghinakan kehormatan dan menjatuhkan kemuliaan Nabi agung Muhammad saw. demi membuat keutamaan palsu sahabat tertentu.. Setiap hadis palsu yang menghinakan Nabi mulia saw. pasti Anda temukan di dalamnya pengagungan sahabat tertentu yang dimaukan oleh para penguasa bani Umayyah dan bani Abbas dan yang disanjung oleh Ahlusunnah. Beberapa tulisan membongkar masalah ini sudah kami terbitkan di sini… Kali ini, Anda kami ajak menyaksikan penghinaan lain lagi yang dilakukankan ulama Sunni terhadap Nabi saw.

Kata Siti Aisyah Nabi Saw. itu Sangat Takut kepada Umar!

Entah apa yang ada dalam benak si pemalsu hadis yang sangat digemari para ulama Sunni itu ketika mereka mengisahkan bahwa Nabi saw. sangat menikmati pertengkaran seru antara para istri beliau bahkan sampai-sampai beliau tertawa terbahak-bahak bak seorang yang sedang menyaksikan pentas Lawak Sri Mulat! Subhanallah, apa sebenarnya yang sedang terjadi di dalam rumah Nabi saw. sehingga beliau tertawa terbahak-bahak seperti yang dikisahkan hadis andalan Sunni itu?

Ikuti laporan langsungnya dari dalam rumah Nabi pada hadis di bawah ini:

Dari Siti Aisyah, ia berkata, “Aku membawakan untuk Rasulullah saw. satu talam bubur Kharizah yang aku masaknya sendiri. Lalu aku berkata kepada Saudah, ‘Makanlah! Saat itu Nabi berada di antara aku dan Saudah. Aku berkata kepada Saudah, ‘Makanlah bubur ini, jika tidak, aku akan lumuri wajahmu dengan bubur ini!

Saudah tidak mau memakannya, maka aku letakkan tanganku di bubur Kharizah kemudian aku lumuri wajahnya dengan bubur itu. Maka Nabi tertawa dan beliau meletakkan pahanya di atas Saudah dan berkata kepadanya, ‘Lumuri juga wajah Aisyah dengannya! Maka ia melumuri wajahku dengannya, dan Nabi pun tertawa.

Lalu Umar lewat dan memanggil, ‘Hai Abdullah! Hai Abdullah!’ Nabi saw. mengira bahwa Umar akan masuk, maka beliau berkata, ‘Masuklah kalian berdua dan bersihkan wajah kalian!

Aisyah berkata, Sejak saat itu aku takut kepada Umar karena aku melihat takutnya Nabi kepada Umar.!

Sumber Hadis:

Hadis lucu dan pelecehan itu dapat Anda temukan dalam, misalnya: Majma’ az Zawâid, 4/578 dan Kanzul ‘Ummâl,12/593.

.

Ibnu Jakfari berkata:

Demikianlah kalian menggambarkan Nabi mulia dalam kehidupan rumah tangganya! Beliau menikmati pertengkaran antara kedua istrinya!

Apakah benar kalian meyakini bahwa akhlak siti Aisyah itu seperti itu? Tidak berakhlak karimah? Bertindak seperti wanita yang tidak terhormat? Hanya kerena Saudah tidak mau mencicipi bubur buatannya ia serang secara brutal dengan melumuri wajahnya dengan bubur Khazîrah yang mungkin masih panas?

Bukankah kalian juga meriwayatkan bahwa ketika ada seorang istri Nabi saw mengirim makanan ke rumah Rasulullah saw. Aisyah segera menampel talam terbuat dari kereweng sehingga jatuh dan pecah berantakan serta makanannya berserakan? Mengapa Ahlusunnah mengggambarkan siti Aisyah segalak itu? Bukankah itu pengihnaan atas siti Aisyah?

Lalu di balik penghinaan kalian terhadap kemuliaan Nabi Muhammad saw., kalian mengada-ngada kepalsuan tentang kemulian dan keagungan Umar ibn al Khaththab… yang dengan sekedar mendengar suaranya saja Nabi saw. langusng ketakutan dan meminta kedua istri beliau yang sedang melampiaskan adegan konyolnya di hadapan Nabi saw. dan segera pula menghentikan canda tawa yang dilakukan Nabi mulia Muhammad saw.

Apa kalian beranggapan bahwa adalah kebiasaan Umar jika masuk rumah Nabi tanpa izin, langsung nyelonong begitu saja?

Demi Allah hadis-hadis palsu yang menghinakan Nabi saw. yang diriwayatkan ulama Ahlusunnah dan dipercayai keshahihannya serta dibangun di atasnya berbagai hukum dan pandangan atas nama Islam telah memberi peluang besar bagi musuh-musuh Islam untuk menghinakan Nabi kita dan mencemooh agama Islam kita!

Keberkahan Hadis-hadis Palsu Produk Ulama Sunni

Namun sebagaimana hadis-hadis palsu yang menghinakan Nabi mulia Muhammad saw. itu memberikan bahan empuk bagi musuh-musuh Islam untuk menyerang Islam dan Nabinya, ia juga ternyata membawa keberkahan yang tak terhinggga karena dengannya banyak kaum berakal waras dan berfitrah suci dari kalangan para pemikir Sunni segera menaruh curiga atas mazhab Sunni dan kemudian menelitinya kembali dan hasilnya adalah mereka memdapat hidayah Allah bahwa mazhab yang haq ‘indallah adalah mazhabnya Ahlulbaitt Nabi as. bukan mazhab para pemalsu.. bukan mazhabnya Ka’abul Ahbâr –si Yahudi yang menyusup di kalangan kaum Muslimin Sunni-, bukan mazhabnya ‘Ikrimah –si gembong Khawarij yang sangat benci Nabi saw. dan keluarganya- dan bukan pula mazhabnya Ibnu Taimiyah Cs yang selalu menjulurkan lidah beracunya untuk mengkufuri kebenaran tentang Ahlulbait Nabi as. … dan akhirnya hadis-hadis seperti itu menjadi inspirasi bagi pencari kebenaran untuk menemukannya bukan pada mazhab-mazhab selain mazhab Ahlulbait, keluarga suci Nabi as. maka mereka berbondong-bondong yadkhulûna fî dînillâhi AFWÂJA, wa yatrûkûna ASWAJA. Wal hamdulillahi alladzi hadânâ li hâdza!

14 Tanggapan

  1. gila tuh cerita.. masak keluarga Nabi digambarkan seperti gituan… maunya sih meninggikan Aisyah tapi nabinya yang disikat.. biasa sih Sunni memang begitu!!!!!!!!!!!!

  2. memang syiah rafidaha ndak ada kerjaannya selain menghina istri nabi yang paling nabi cintai… mereka demdam kepada Aisyah ra. makanya mereka buat-buat riwayat palsu.. saya tidak akan percaya kepada tipu muslihat syiah rafidhah biar kalian membawa-bawa nama kitab kami Ahlu Sunnah.. dasar penipu

    • Buktikan wahai pandir bahwa ini riwayat palsu kalangan syiah …
      ajma’ az Zawâid, dan Kanzul ‘Ummâl, itu kumpulan hadits siapa ??
      Ahlussunah atau syiah ???

  3. @anti rafidhah
    hai bahlul….. tulisan di atas justeru mengecam riwayat tersebut. Untuk apa? untuk menjaga kemuliaan siti aisyah dan nabi. apakah anda sedemikian bahlulnya sehingga tidak memahami tulisan di atas? masya Allah….

    Lihat riwayat itu ada di kitab syi’ah atau pada kitab sunni?
    sontoloyo….. bahlul kok dipelihara.

  4. Mas anti rafidhah, sebaiknya anda langsung cek di kitab2 itu sendiri yg telah disebutkan sdr ibnu jakfari yaitu Majma’ az Zawâid, 4/578 dan Kanzul ‘Ummâl,12/593.. Kl memang tdk ada di dlm kitab2 tsb, anda baru boleh mengatakan kl sdr ibnu jakfari adalah penipu… Disini justru sdr ibnu jakfari mengecam kisah tsb yg terdapat pd kitab2 ahlussunnah.. Jgn terbalik atuh pola pikirnya

  5. Nabinya ummat islam jangan ditiru ya !!

  6. @Orang Kafir

    Berita yang patut dipercaya tentang Nabinya umat Islam adalah apa yang ada dalam al-Quran. Sedangkan yang ada dalam berta-berita selain al-Quran harus diuji dengan berita lain yang lebih valid dan al-Quran juga akal sehat. Kenapa?

    Karena banyaknya orang munafik, orang bodoh, dan yang mendengki beliau saww. Anda tahu? kalau cucu nabi Suci ini beserta keluarganya telah dibantai oleh orang-orang yang mengaku Islam?. Pikirkanlah…. Bila ummat dahulu para penguasa di zaman awal Islam sedemikian rupa sikapnya, adakah kita patut percaya begitu saja atas berita-berita yang disampaikan oleh para penyokong kekuasaan? pikirkanlah… semoga anda mendapat petunjuk.

  7. thankNKs atas tulisannya buat amunisi ndebat islam di indonesia faithfreedom’ byak byakin mas artikel objek disekeliling nabi yg dibacklis,serang salafy terusssss mass syechnya jga yang seneng kawin terus

  8. Ada istilah yang berbunyi : SIMALING TERIAK MALING inilah pribahasa yang paling COCOK untuk ibnu Jakfari…..!!!!………………

    Wassalammmm……!!!

    • @jatmika

      anda harusnya protes kepada ahli hadis yang hobi meriwayatkan hadis-hadis palsu seperti ini
      dan berterimakasih kpda Ibnu jakfari yang membongkar kepalsuannya?

  9. @Ibnu Jakfari

    Saya haturkan banyak terima kasih antum telah menyajikan hadis-hadis palsu yang menghinakan dan melecehkan Nabi saw yang suci..

    Saya tidak bisa membayangkan kepada umat Islam (apapun mazhabnya) yang menerima hadis-hadis penghinaan seperti ini.

    Apakah mereka tidak sadar atau tolol bahwa hadis-hadis seperti ini adalah senjata musuh2 islam untuk menghinakan Nabi saw dan umatnya…

    kenapa mereka ribut jika situs2 kafir menghinakan Nabi saw dengan dasar hadis-hadis seperti ini yang ada di kitab2 hadis kita seperti bukhari dll nya sementara kita menshahihkannya?

    kenapa kita ribut dengan salman rusdi yg mengutip hadis-hadis seperti ini?

    kenapa kita ribut dengan situs faith freedom yang mengutip hadis-hadis seperti ini? toh kita mempercayainya (menshahikannya)?

    Buat Ustad Ibnu Jakfari tolong hadis2 palsu seperti ini diungkap terus sebagai bab tersendiri… terutama yang ada di kitab bukhari – muslim!

    Barakallahu fiikum

    Ibnu Jakfari:

    Terima kasih. Insya Allah.

  10. smoga allah swt panjang umur antum ya ust ibnu ja’fari ….

    __________
    Ibnu Jakfari
    :

    Syukron akhi, begitu juga InsyaAllah dengan anda. Amin

  11. klo boleh ..antum kasih postingan tentang pernikahan umar bin khattab dengan umu khulsum bin ali as ,,apakah itu benar2 terjadi apa cmn fitnh murahan saja dri kaum pembenci imam ali as ,,,sukron …

    smoga allah swt panjangkan umur antum ya ust ibnu ja’fari …..

    __________
    Ibnu Jakfari:

    Doakan Insya Allah kalo ada waktu akan saya usahakan
    Syukron

  12. […] Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (I) […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: