Kata Ulama Sunni: Rumah Nabi saw. Adalah Rumah Singgah Kaum Waria!

Kata Ulama Sunni: Rumah Nabi saw. Adalah Rumah Singgah Kaum Waria!

Para ulama Ahlusunnah, seperti Muslim dan lainnya meriwayatkan bahwa ada seorang waria yang biasa main-main ke rumah istri-istri Nabi saw. Demikian ditegaskan Ibnu Hajar dalam Fathu al Bâri-nya19/398.

Karena Nabi saw. adalah sumber syari’at maka para ulama Ahlusunnah segera menarik sebuah kesimpulan hukum bahwa: pria yang berlagak seperti kaum perempuan karena adanya kecenderungan bawaan, maka ia boleh dan bebas masuk ke dalam rumah-rumah untuk bergaul dengan dengan istri-istri/anak-anak perempuan kita. Demikian difatwakan oleh Imam ath Thabari.

Ibnu Hajar berkata, “Ath Thabari berdalil untuk hal itu dengan tidak melarangnya Nabi saw. masuknya si waria itu ke rumah beliau, sehingga setelah terbukti waria itu mulai merusak moral para istri beliau barulah beliau memerintahkan agar ia tidak diizinkan lagi masuk dan bergaul dengan istri-istri beliau… “[1]

Ibnu Jakfari:

Setujukan Anda dengan prilaku para istri Nabi saw. yang gemar bergaul dan ngobrol dengan kaum waria, sehingga disebutkan dalam riwayat Imam Bukhari, ia mensifati bagian-bagian tubuh paling sensual kaum wanita kota Thaif kepada saudara Ummu Salamah istri Nabi yang bernama Abdullah bin Abi Umayyah dan juga merangsangnya agar memburu gadis-gadis kota Thaif jika nanti pada suatu hari Nabi saw. menyerang dan menaklukan kota Thaif?

Setujukan Anda menerima kenyataan bahwa rumah Nabi saw. sebagai rumah singgah dan tempat ngerumpi kaum waria?

Relakah Anda jika istri Anda bergaul dan gemar ngerumpi dengan kaum waria?

Lalu mengapakah para ahli hadis itu menisbatkannya kepada Nabi mulia Muhammad saw.?!


[1] Fathu al Bâri,19/398

8 Tanggapan

  1. Kni aku sedang menunggunya dan dia selalu akan aku tunggu walau setiap detik telah berlalu!

    Aku tak bisa hidup tanpa dia dan dia adalah pujaan hati ku yang terdalam!

    .

    Maka izinkanlah aku untuk bernyanyi!:

    “Aku ingin engkau selalu;
    Hadir dan temani aku;
    Di setiap langkah yang meyakiniku;
    Kau tercipta untukku.
    Meski waktu akan mampu;
    Memanggil seluruh raga ku;
    Ku ingin kau tahu ku selalu milik mu;
    Yang mencintaimu;
    Sepanjang hidup ku!”.

    “Aku inginkan dirimu;
    Datang dan temui aku;
    Kan ku katakan padamu;
    Aku sangat mencintai dirimu.
    Aku inginkan dirimu;
    Datang dan temui aku;
    Kan ku katakan padamu;
    Aku sangat mencinta!”.

    “Takkan pernah ada yang lain di sisi;
    Segenap jiwa hanya hanya untukmu;
    Dan takkan mungkin ada yang lain disisi;
    Ku ingin kau disini;
    Habiskan hidup ku bersamamu;
    Hingga akhir waktu!”.

    “Meskipun hatimu tak lagi;
    Menemani diriku ini;
    Aku bisa yakinkan;
    Cintaku takkan hilang.
    Sisa hati tetap ku simpan;
    Melewati ribuan malam;
    Aku bisa bertahan;
    Cintaku takkan hilang!”.

    “Biarkan waktu teruslah berputar;
    Mencintai kamu penuh rasa sabar;
    Meski sakit hati ini kau tinggalkan;
    Ku ikhlas tuk bertahan.
    Meninggalkan ku tanpa perasaan;
    Hingga ku jatuhkan air mata;
    Kekecewaanku sungguh tak berarah;
    Biarkan ku harus bertahan.
    Jangan pernah kau coba untuk berubah;
    Tak relakan yang indah hilanglah sudah;
    Jangan pernah kau coba untuk berubah;
    Tak relakan yang indah hilanglah sudah!”.

    “Tak pernah terfikir olehku;
    Tak sedikitpun ku bayangkan;
    Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri.
    Begitu sulit ku bayangkan;
    Begitu sakit ku rasakan;
    Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri!”.

    “Andai bisa ku mengulang waktu hilang dan terbuang;
    Andai bisa ku kembali hapus semua pedih;
    Andai mungkin aku bisa kembali tulus padanya;
    Tapi hidup takkan bisa meski dan air mata!”.

    “Detik waktu terus berjalan;
    Berhias gelap dan terang;
    Suka dan duka, tangis dan tawa;
    Tergores bagai lukisan.
    Seribu mimpi berjuta sepi;
    Hadir bagai teman sejati;
    Diantara lelahnya jiwa;
    Dalam resah dan air mata;
    Ku persembahkan kepadamu;
    Yang terindah dalam hidupku.
    Meski ku rapuh dalam langkah;
    Dan tak setia kepadamu;
    Namun cinta dalam jiwa hanyalah padamu.
    Ma’afkanlah bila hati;
    Tak sempurna mencintaimu;
    Dalam dada ku harap hanya dirimu yang bertahkta!”.

    .

    Sampai detik ini, dia tetep belum kembali kepadaku dan belum bersama aku lagi.

    Namun aku akan tetap setia menunggunya, dan aku akan selalu mendoakan agar dia cepat-cepat kembali kepadaku lagi seperti sedia kala!

    Semoga Allah yang maha pengabul doa, mau secepatnya mengabulkan doa ku ini, karena aku sudah tidak tahan lagi ingin secepatnya bersama dia kembali dan menghilangkan segala keresahan didalam batin ku!

    Amin!

  2. WEBSITE AMORAL INI ADALAH WEBSITE TERBEJAT YANG SAYA PERNAH BACA, KARENA ISINYA MENGHUJAT ISTRI & SAHABAT NABI SAW.

    Ibnu Jakfari:

    Kang Mas, sepertinya Anda keliru memahami artikel di atas… Itu kan riwayat Ahlusunnah… saya hanya menukilnya… kalau itu dinilai menghujat istri & sahabatNabi saw. ya salahkan yang meriwayatkan Mas!
    Apa sih defenisi MENGHUJAT menurut Anda ?

  3. heeeei pak admin dan pak jakfari, anda kalau menulis jangan asal saja tanpa menyertakan sumber/sanadnya
    itu hadist Ibnu hajar Asqalani statusnya hadistnya apa dn sanadnya mana??
    Tolong deh jangan menyesatkan umat, anda Syi’ah ya Syi’ah aja sendiri kasihan umat yang awam!!!!!!!!!

  4. hadist itu banyak statusnya, palsu,mursal, mutafaq alaih, hasan , dhaif, dll
    jdi jangan asal mennyandarkan masalah kepada 1 hadist yg tidak jelas status hadistnya!

    Ibnu Jakfari:

    Tadinya saya pikir Anda cerdas dan teliti.. tapi ternyata dugaan saya meleset… Apa artinya bahwa ath Thabari berdalil dengannya, jika hadis itu tidak shahih?
    Lagi pula, itu urusan ulama Ahlusunnah… bukan urusan saya!

  5. syiah preettttt…

  6. bersatulah umat islam, kalau begini terus yang masih ketawa orang Yahudi… Berhenti saling menghina, berhenti saling menyerang, satukan umat Islam untuk menyerang Yahudi….

  7. rumah muhammad saw tempat pelacuran. Kemarin malam saya mendapat bisikan dari jibril kalau muhammad saw sekarang menjadi penghuni gua hira di akhirat dan menantikan tendangan ke neraka. Ayo umat muslim,allah swt dan malaikat jangan diam saja berdoa yg keras. Inilah salah satu ketololan islam yaitu mendoakan manusia bejat agar cepat masuk neraka

  8. […] Kata Ulama Sunni: Rumah Nabi saw. Adalah Rumah Singgah Kaum Waria! […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: