Kuliah Akhlak [15]: Cinta Dunia

Kuliah Akhlak: Cinta Dunia

Berkata Syeikh al Arif Billah; Syeikhul Islam Abbas al Qummi –radhiyallahu ‘anhu-:

Hati-hatilah wahai saudaraku yang mulia dari cinta dunia hina karena “cinta dunia adalah pangkal segala kesalahan” dan pemburu dunia rusak dan sia-sia amalnya.

Dunia adalah bagian yang diperoleh hamba setelah kematiannya, yaitu yang membawa manfaat baginya setelah kematiannya. Dunia yang dicari hamba untuk meraih pahala dan buah di akhirat bukanlah dunia yang tercela. Sebagaimana dikecualikan dari dunia tercela adalah kadar lazim yang dikonsumsi hamba untuk melangsungkan kehidupannya dan mencukupi kebutuhannya dan kebutuhan keluarganya serta untuk menjaga harga dirinya. Bahkan mencari dunia seperti itu termasuk dari bagian amal-amal saleh.

Ketahuilah sesungguhnya perumpamaan dunia seperti air laut, semakin seorang yang dahaga meminumnya semakin ia kehauasan… haingga ia mati.

Dunia bagaikan ular, tampilan luarnya lembut, bercorak menawan, tetapi batinnya penuh dengan bisa mematikan dan kerusakannya tak terbatas.

Diantara yang Allah wahyukan kepada Musa as. adalah:

إِعْلَمْ أَنَّ كُلَّ فِتْنَةٍ بَذْرُها حُبُّ الدنيا.

“Ketahuialah bahwa semua fitnah benihnya adalah cinta dunia.”[1]

Telah diriwayatkan dari Rasulullah saw., beliau bersabnda:

أَكْبَرُ الكبائِرِ حُبُّ الدنيا.

“Dosa terbesar adalah cinta dunia.”

حُبُّ الدنيا أَصْلُ كُلِّ مَعْصِيَةٍ وَ أَولُ كلِّ ذَنْبٍ.

“Cinta dunia adalah asal muasal setiap maksiat dan awal dari semua dosa.”[2]

Dan telah diriwayatkan dari Amirul Mukminin as., beliau bersabda:

حُبُّ الدُّنْيَا رَاْسُ الْفِتَنِ وَ أَصْلُ الْمِحَنِ.

“Cinta dunia adalah pangkal semua fitnah dan asal muasal cobaan.”

رَاْسُ الآفاتِ الوَلَهُ بِالدُّنْيَا.

“Pangkal kerusakan adalah rakus dunia.”

إِنَّكَ لَنْ تَلْقَى اللهَ – سبحانه- بِعَمَلٍ أَضَرَّ عليْكَ مِنْ حُبِّ الدُّنْيَا.

“Sesungguhnya kamu tidak berjumpa dengan Allah –subhanahu wata’ala– dengan amal yang lebih berbahaya atasmu darui kecintaan kepada dunia.”

إِنَّ الدُّنْيَا لَمُفْسِدَةُ الدينِ وَ مُسْلِبَةُ اليقينِ.

“Sesungguhnya cinta dunia adalah perusak agama dan perampas keyakinan.”[3]

_____________

[1] Bihâr al Anwâr,13/315.

[2] Kanz al ‘Ummâl, hadis 6074 dan Tanbîh al Khawâthir:362.

[3] Tashnîf Ghurar al Hikam:139 bab ad Dunia wa Hubbuha/Bab Tentang Dunia dan Kecintaan kepadanya .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: