Benarkan Para Ulama Ahlusunnah Mencemooh Seorang Yang Belajar Hadis Dari Imam Ja’far ash Shadiq as.?!

 

Persembahan Untuk Mereka yang Suka Mengaku-ngaku!

Seperti yang selama ini kita kenal bahwa kemunitas Muslim Sunni (ASWAJA) adalah mencintai dan menghormati Ahlulbait, keluarga dan keturunan Nabi saw. bahkan lebih dari itu mereka mengklaim sebagai pewaris sejati ajaran Ahlulbait as. (dan bukan Syi’ah)… Ketika kaum Syi’ah menegaskan bahwa mereka adalah pengikut Ahlulbait as. dan mazhab mereka dinamakan mazhab Ja’fari karena Imam Ja’far-lah yang terbuka kesempatan di masa beliau untuk mewariskan ajaran leluhur beliau para imam suci Ahlulbait as. yang mereka warisi dsari Nabi mulia Muhammad saw…. ketika kaum Syi’ah menyatakan itu… segera teman-teman Ahlusunnah berteriak mengatakan: Bohooong! Syi’ah bukan pengikut Imam Ja’far… bukanpengikut Ahlulbait! Kamilah Ahlusunnah pengikut sejati Imam Ja’far!

Baca lebih lanjut

Kata Ulama Sunni: Rumah Nabi saw. Adalah Rumah Singgah Kaum Waria!

Kata Ulama Sunni: Rumah Nabi saw. Adalah Rumah Singgah Kaum Waria!

Para ulama Ahlusunnah, seperti Muslim dan lainnya meriwayatkan bahwa ada seorang waria yang biasa main-main ke rumah istri-istri Nabi saw. Demikian ditegaskan Ibnu Hajar dalam Fathu al Bâri-nya19/398. Baca lebih lanjut

Potret Sahabat Agung Kebanggaan Salafy-Wahhabi (2): al Walîd bin ‘Uqbah

Potret Sahabat Agung Kebanggaan Salafy-Wahhabi (2): al Walîd bin ‘Uqbah

Sahabat agung, jalîl lain kebanggaan Ahlusunnnah (khususnya Salafy/Wahhabi) adalah al Walîd bin ‘Uqbah bin Abi Mu’aith saudara seibu Khalifah Utsman bin Affân yang hingga masa kekhalifahaannya ia percayai untuk menjabat sebagai Gubenur kendati ia fasik.

Tentang siapa dan bagaimana sepak-terjangnya yang mungkin dapat “menjadi teladan” bagi para pemuda  Salafy/Sunni penuh semangat, simak uraian di bawah ini! Baca lebih lanjut

Hakikat Sejarah Yang Dirahasiakan Demi Politik dan Ideologis!

Hakikat Sejarah Yang Dirahasiakan Demi Politik dan Ideologis!

Penulisan sejarah Islam benar-benar telah dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan politik dan ideologis. Banyak data-data sejarah dirahasiakan demi meloloskan sederatan agenda ideologis sebagaimana tidak sedikit kepalsuan dipasarkan dengan serius juga demi membangun kesimpulan-kesimpulan tertentu yang diharapkan mampu membangun ide-ide politik dan kemazhaban tertentu.

Tulisan ini tidak bermaksud menyajikan secara tuntas masalah ini. ia hanya akan menyajikan beberapa contoh yang diharap dapat menjadi pembuka wawasan baru yang sehat dan bertanggung jawab dalam mengkaji sejarah Islam jauh dari kepentingan dan tujuan apapun selain menemukan kebenaran sejarah sejati dan hakikan apa yang terjadi… Baca lebih lanjut

Laporan: Potret Hauzah Najaf

Laporan: Potret Hauzah Najaf

SUMBER TULISAN: Irib Indonesia Radio

Hauzah bukanlah istilah asing bagi sejumlah negara di Timur Tengah, khususnya Irak dan Iran. Hauzah adalah pusat pendidikan tradisional yang menelurkan para pemikir dan ulama. Meski hauzah disebut sebagai pusat pendidikan tradisional, namun banyak ulama dan pemikir kontemporer dan progresif muncul dari tempat ini. Sosok seperti Pendiri Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini, pemikir kontemporer, Murtadha Muthahari, penulis Tafsir Mizan, Allamah Thathaba’i, penulis Falsafatuna dan Iqtisaduna, Ayatollah Mohammad Bagir Sadr adalah di antara tokoh-tokoh yang muncul dari hauzah. Bahkan peta perlawanan anti-imperialis dan arogansi di Timur Tengah kini dikendalikan penuh oleh para tokoh yang berasal dari hauzah seperti Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Udzma Sayid Ali Khamenei, Marji Besar Irak, Ayatollah Al-Udzma Sayid Ali Sistani dan Sekjen Gerakan Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrallah. Semua itu menunjukkan bahwa hauzah tidak dapat dipisahkan dari pergerakan dan pencerahan di Timur Tengah.

Baca lebih lanjut