Gara-gara Tidak Mau Ta’at Kepada Umar, Allah Mengancam Akan Menyiksa Rasulullah Muhammad Saw!

Gara-gara Tidak Mau Ta’at Kepada Umar, Allah Mengancam Akan Menyiksa Rasulullah Muhammad Saw

Seringkali kita menemukan kajian ulama Ahlusunnah tentang apakah Nabi berijtihad atau tidak; semuanya terikat dengan bimbingan wahyu suci, kita menemukan bahwa mayoritas atau boleh jadi seluruh ulama Ahlusunnah menerima konsep ijtihad Nabi saw…. bahkan lebih jauh mereka dengan bangganya mengatakan bahwa betapa sering Rasulullah saw. salah dalam berijtihad, sehingga Allah menegurnya bahwa mengancamnya dengan siksa sementara para sahabat ijtihadnya benar dan diapresiasi Allah.

Sepertinya ada komposisi yang selalu bersandingan, merendahkan kewibawaan Nabi saw. dan kenabian, dan pengagungan sahabat… seakan tidak absah mengagungkan sabahat tanpa menjatuhkan dan melecehkan wibawa Nabi saw…. atau memang demikian adanya ketika keagungan itu diukir dengan pahat kepalsuan. Baca lebih lanjut

Hadis-hadis Ahlusunnah Menghinakan Kehormatan Nabi Mulia Muhammad saw.

Siti Aisyah ra. Mengbongkar Hubungan Ranjangnya dengan Nabi saw.

Jika pada beberapa hadis shahih Sunni (seperti telah kami paparkan dalam sebuah atikel kami), Nabi mulia Muhammad saw. digambarkan (wal iyâdzu billâh) sebagai seorang pria yang bersyahwat besar dan memiliki kekuatan birahi yang menandingi kekuatan birahi tiga puluh atau empat puluh pria jantan, karenanya beliau mampu menghabiskan waktu-waktu malamnya dengan menggilir sembilan istri beliau dengan sekali mandi (sekali lagi, ini kata riwayat dan keterangan ulama Sunni. Rasanya saya malu terhadap Nabi mulia saw. menuliskan ini andai bukan demi membela kesucian beliau saw.) Baca lebih lanjut

Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (II)

Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (II)

Tidak berhenti di sini, para ulama kepercayaam Ahlusunnah seperti Imam agung mereka Bukhari dll meriwayatkan banyak hadis tentang protes istri-istri Nabi kerena beliau berlaku zalim terhadap para istri beliau selain Siti Aisyah… karenanya delegasi demi delegasi mereka utus untuk menekan Nabi saw agar menghentikan ketidak adilan dalam perlakuan terhadap mereka…. Kata ulama dan riwayat Ahluusnnah itu, para istri Nabi saw. meminta kaadilan kerena tentunya Nabi saw zalim terhadap mereka (wal iyadh billah).[1]

Setelah delegasi gagal menundukkan Nabi saw. untuk berlaku adil, seorang istri beliau yaitu Zainab bintu Jahsy mendatangi sendiri rumah Aisyah… saat itu Nabi saw. sedang bermesraan dan bercumbu dengan Aisyah dalam satu selimut (maaf, terpaksa kami mengutarakannya, karena memang demikian hadis Sunni melaporkannya). Zainab langsung mencaci maki Aisyah dan Aisyah pun terkejut sejenak dan tak tau apa yang harus ia kalukan, apakah membalasnya dengan caci-maki juga atau berdiam… setelah mendapat lampu hijau dari nabi saw. untuk membalasnya langsung Aisyah tidak menyia-nyiakan kesempatan itu… mencaci-maki Zainab (yang juga istri Nabi saw.) setelah tuntas ia mencaci-maki, Nabi memberikan penghargaan kepada Aisyah (istri terkasihnya) dengan memujinya… Aisyah kok dilawan! Dia anaknya Abu Bakar lho! Baca lebih lanjut

Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (I)

Mengintip Kehidupan Rumah Tangga Nabi Saw. Untuk Tidak Dicontoh dan Ditiru! (I)

Sepertinya ada kenikmatan tersendiri yang dirasakan para ulaama Ahlusunnah wal Jama’ah (ASWAJA) ketika mereka menghinakan kehormatan dan menjatuhkan kemuliaan Nabi agung Muhammad saw. demi membuat keutamaan palsu sahabat tertentu.. Setiap hadis palsu yang menghinakan Nabi mulia saw. pasti Anda temukan di dalamnya pengagungan sahabat tertentu yang dimaukan oleh para penguasa bani Umayyah dan bani Abbas dan yang disanjung oleh Ahlusunnah. Beberapa tulisan membongkar masalah ini sudah kami terbitkan di sini… Kali ini, Anda kami ajak menyaksikan penghinaan lain lagi yang dilakukankan ulama Sunni terhadap Nabi saw. Baca lebih lanjut

Aisyah Menuduh Nabi Saw. Zalim, Abu Bakar Menamparnya!

Aisyah Menuduh Nabi Saw. Zalim, Abu Bakar Menamparnya!

Sepertinya, Nabi saw. berkali-kali dituduh sebagai berlaku tidak adil…. Ada di antara sahabat beliau menuduhnya tidak adil dalam pembagian harta rampasan perang!… beberapa istri beliau –beramai-ramai memprotes ketidak-adilan Nabi saw. dalam berumah tangga terhadap istri-istri beliau… beliau lebih berpihak kepada Aisyah…. Namun kali ini tuduhan menyakitkan itu datang dari Aisyah … hanya gara-gara masalah sepele… namun mungkin perasaan kewanitaannya merasa dilukai. Karenanya ia segera menuduh Nabi saw. tidak adil bahkan terkesan mempermasalahkan kabsahan kenabian dan kerasulan Nabi Muhammad saw. Baca lebih lanjut

Benarkah Ahlusunnah Tidak Mempertuhankan Para Khalifah?!

Benarkah Ahlusunnah Tidak Mempertuhankan Para Khalifah?!

Bagi Anda yang telah mendapat hidayah Allah mengenal kebenaran mazhab Ahlulbait Nabi suci as. pasti merasa bahagia tak terhingga atas karunia istimewa itu. Tetapi pada waktu yang sama mungkin Anda juga merasa sedih kerena manyaksikan ternyata tidak sedikit di antara masyarakat Muslim yang hidup di sekitar Anda masih jauh dari hidayah itu…. Di samping itu Anda pasti akan bersedih dan kebingungan menyaksikan kenyataan bahwa ternyata tidak sedikit pula hukum Allah SWT mereka campakkan hanya gara-gara meta’ati hukum-hukum buatan manusia yang tidak pernah Allah wahyukan dan bahkan bertentangan terang-terang dengan ketetapan Rasul-Nya! Baca lebih lanjut

Membela Kehormatan Ummul Mukminin Aisyah Dari Hinaan Ulama Ahlusunnah Wal Jama’ah!!

Membela Kehormatan Ummul Mukminin Aisyah Dari Hinaan Ulama Ahlusunnah Wal Jama’ah!!

Betapa sering genderang perang anti Syi’ah (pengikut setia Ahlulbait as.) dibunyikan para penabur fitnah dari kalangan nawâshib (para musuh Ahlulbait as.) dan mereka yang tertipu dengan kepalsuan dan fitnahan bahwa Syi’ah menghina Aisyah Ummul Mukmini dan mencacinya!

Dan betapa pun ulama Syi’ah dan para penganjur Wahdah Islamiyah dari kalangan ulama Sunni menyadarkan kaum awam Sunni bahwa semua itu adalah fitnah dan tidak mewakili pandangan Mazhab Syi’ah Ja’fairiyah Itsnâ Asyariyah tetap saja para penebar fitnah itu getol menjajakan fitnahannya dan tetap juga banyak kaum awam tertipu dengannya (namanya juga awam, ya pasti rawan dibodohi kaum cerdik jahat!) Baca lebih lanjut