Mengenang Hari Syahadah Cucu Agung Rasulullah Saw.; Imam Ja’far ash Shadiq as.

Imam keenam: Imam Ja’far ash Shadiq as.

Mengenang Hari Syahadah Cucu Agung Rasulullah Saw.; Imam Ja’far ash Shadiq as.

Ayah: Imam Muhammad al Baqir as.

Ibu: Fathimah (putri al Qasim bin Muhammad putra Abu Bakar).

Temapat & tanggal lahir: Madinah al Munawwarah pada tanggal sepuluh bulan Rabiulawal tahun 83 H.

Wafat: Di Madinah pada tanggal dua puluh lima [25] bulan Syawwal tahun 148 H dalam usia 65 tahun. Dan ada yang mengatakan dalam usia 68 tahun, akibat diracun. Beliau meninggalkan enam orang putra dan satu anak perempuan.

Beliau dikebumikan di pemakaman al Baqi’.

Sekelumit tentang keutamaan Imam Ja’far ash Shadiq as. Baca lebih lanjut

Lima Alasan Mengapa Imam Ali as. Disingkirkan Dari Kekhalifahan!

Lima Alasan Mengapa Imam Ali as. Disingkirkan Dari Kekhalifahan!

Sebuah Tinjauan Historis Ideologis

Penggeseran posisi Imam Ali as. dari kekhilafahan yang dilakukan oleh Kelompok Saqifah pimpinan sahabat dari pak Quraisy bukan dikarenakan tidak adanya nash penunjukan, akan tetapi lebih dikerenakan adanya pertimbangan ‘maslahat’ mereka dan pertimbangan-pertimbangan tertentu lainnya. Hal itu dapat kita saksikan dalam beberapa pernyataan para arsitek Kelompok Saqifah itu sendiri.

Dan dalam sejarah hidup para sahabat terlihat jelas adanya pola pandang pada sebagian mereka yang lebih memilih ‘bersikap sendiri’ dan mengedepankan pertimbangan kepentingan dan maslahat, khususnya dalam hal-hal sosial dan bahkan dalam sebagian masalah ibadah. Baca lebih lanjut

Dahulu Bani Umayyah Memerangi Imam Ali! Kini Salafy Wahhâbi Memerangi Syi’ah Ali!

Dahulu Bani Umayyah Memerangi Imam Ali! Kini Salafy Wahhâbi Memerangi Syi’ah Ali!

Perda Anti Syi’ah Itu Sudah Ketinggalan Zaman!

Jika dahulu bani Umayyah,  dimulai dengan Abu Sufyan, Mu’awiyah dan Yazid kemudian setelahnya dilanjutkan oleh para penguasa tiran bani Umayyah tak henti-hentinya dengan segala cara memerangi Imam Ali as. simbol Islam dan keimanan… Mulai kekerasan teratur yang mereka langsungkan semasa hidup Nabi saw. terhadap Nabi saw dan Ahlulbait as. serta para sahabat setia beliau hingga mengobarkan peperangan demi peperangan; peran Badar, Uhud, Khandaq dll sebagaimana dicatat dalam sejarah… semua itu telah mereka lakukan untuk memusnahkan Dakwah Islam tetapi hasilnya adalah Islam terus berjaya hingga kota Mekkah (yang saat itu menjadi benteng terakhir kemusyrikan) ditaklukkkan… Islam berjaya… Abu Sfyan, Mu’awiyah, Yazid (abang Mu’awiyah, bukan Yazid anaknya) dan sisa-sisa aimmatul kufri/gembong-gembong kekafiran (bukan-bukan sekedan gembong kaum Musyrik, perhatikan baik-baik!) lainnya betekuk lutut di hadapan kejayaan Islam dan Nabi Muhammad saw. dan kegigihan perjuangan Ali bin Abi Thalib as. dan para sahabat setia lainnya. Baca lebih lanjut

Mengimani Wilayah Ahlulbait as. Adalah Jaminan Keselamatan Dari Api Neraka Jahannam

Mengimani Wilayah Ahlulbait as. Adalah Jaminan Keselamatan Dari Api Neraka Jahannam

Allah SWT berfirman:

و قِفُوْهُمْ إنَّهُم مَسْؤُوْلُونَ

“Dan hentikan mereka sesungguhnya mereka akan ditayai.” (QS. ash Shaffat:24)

 Keterangan:

Di antara peristiwa-peristiwa mengerikan nun menentukan nasib di hari kiamat adalah diberhentikannya manusia di jembatan pemeriksaan di atas neraka Jahim. Allah memerintahkan para malaikat-Nya agar menahan umat manusia karena akan ada pertanyaan yang mesti mereka jawab. Pertanyaan yang akan mengungkap jati diri setiap orang. Allah berfiaman, “Hentikan (tahan) mereka karena mereka akan ditanyai.” Baca lebih lanjut

Gembong Kaum Nawashib Wahhâbi: Al Kadzdazb Ibnu Jibrîn Mengkufuri Hadis Kisâ’ Yang Mutawâtir!!

Gembong Kaum Nawashib Wahhâbi: Al-Kadzdzab Ibnu Jibrîn Mengkufuri Hadis Kisâ’ Yang Mutawâtir!!

Tak henti-hentinya kaum Nawâshib  (para pembenci Nabi saw dan keluarga sucinya yang kini banyak diwakili oleh masyâikh dan kader-kader dungu Salafi Wahhâbi) selau bersusah payah mencurahkan segenap kekuataan mereka dengan bantuan setan-setan gentayangan yang racunnya mengalir dalam urat nadi dan pembuluh darah mereka serta pikiran busuk… selau berusaha mengkufuri hadis-hadis shahih yang disabdakan Nabi mulia Muhammad saw. untuk keluarga sucinya!!

Kali ini hadis Kisâ’ yang mengisahkan sebab turunnya Ayat at-Tath-hîr (ayat 33 surah al Ahzâb[33]) yang telah diriwayatkan dari belasan sahabat Nabi saw. melalui tidak kurang dari seratus lima puluh jalur/isnâd dan telah dishahihkan oleh banyak ulama Sunni sendiri… kini hadis Kisâ’ menjadi korban kebiadaban mereka!

Perhatikan pengkufuran Ibnu Jibrin terhadap sabda suci Nabi tersebut sebagaimana ia muntahkan dalam komentarnya atas kitab Syarah Aqidah al Wasithiyah andalan kaum Wahhabi Salafi!

Baca lebih lanjut

Imamah, Studi Komperatif Sunnah-Syi’ah (2)

Apakah Imamah Ushûlddîn/Prinsip agama atau Furû’uddîn?

  • Pendapat Ahlusunnah:

Imamah dalam pandangan madzab Ahlusunnah bukan merupakan Ushuluddin, ia digolongkan furu’uddin dan masalah-masalah fiqih yang harus dipecahkan dengan dalil-dalil naqliah bukan aqliah. Bahkan mereka menganggapnya bukan hal penting yang harus dibicarakan dan di diskusikan. Baca lebih lanjut

Tafsir Salaf Shaleh dan Kaum Salafiyah (2)

Di antara ayat yang juga mendapat perhatian dari para Salaf Shaleh adalah ayat Ikmâluddîn yang menegaskan bahwa Allah telah menyempurnakan agama-Nya, melengkapi nikmat-Nya dan meridhai Islam sebagai agama-Nya. Perhatian Salaf Shaleh meliputi; kapan dan dalam peristiwa apa ayat itu turun, dan faktor apa yang menyebabkan disempurnakannya agama Allah SWT? Baca lebih lanjut